ForexSignal88.com l Jakarta, 18/12/2017 – ATR adalah indikator volatilitas yang dikembangkan oleh J. Welles Wilder dan digunakan untuk mengukur volatilitas atau tingkat pergerakan harga suatu keamanan. Ini diperkenalkan dalam buku Wilder, New Concepts in Technical Trading Systems pada tahun 1978. Awalnya dirancang untuk perdagangan komoditas, yang seringkali mengalami kesenjangan dan membatasi pergerakan. Hasilnya, ATR memperhitungkan gap, membatasi pergerakan dan jarak high low yang kecil dalam menentukan kisaran komoditas yang 'sebenarnya'.

Namun, ATR didasarkan pada nilai absolut dalam harga daripada perubahan persentase. Oleh karena itu komoditas dengan harga yang lebih tinggi cenderung memiliki ATR lebih tinggi daripada komoditas dengan harga lebih rendah.

Meskipun ATR dirancang untuk perdagangan komoditas, namun juga dapat digunakan untuk sekuritas lain, seperti saham dan derivatif seperti single stock futures (SSF) dan indeks berjangka.

Ada dua langkah dalam perhitungan ATR: Pertama, jarak sebenarnya (TR) dari sekuritas yang ditentukan; dan Kedua, sebuah moving average (MA) digunakan untuk memperhalus ATR, namun moving average bukanlah moving average dari TR.

TR adalah yang terbesar dari yang berikut ini:
TR = High - Low
TR = abs (high - close sebelumnya)
TR = abs (low – close sebelumnya)

Begitu TR ditentukan, kita mengalikan ATR sebelumnya dengan periode rata-rata kurang satu, tambahkan ke ATR saat ini dan membaginya dengan periode rata-rata.

Jadi, jika menggunakan periode default 14 maka ATR akan dihitung sebagai berikut:

ATR = ((ATR sebelumnya x 13) + TR saat ini) / 14

ATR tidak memberikan arahan bullish maupun bearish namun merupakan indikator kuat dari harga breakout karena pergerakan harga sekuritas yang kuat seringkali disertai oleh kisaran harga yang besar, terutama pada awal pergerakan. Dengan demikian, ATR dapat digunakan sebagai indikator tambahan untuk mengkonfirmasi harga breakout.

Jika ATR meningkat, dukungan atau kecenderungan untuk harga breakout juga meningkat. ATR juga bisa digunakan sebagai panduan untuk menentukan tingkat stop loss karena sekuritas dengan ATR yang lebih tinggi akan memerlukan stop loss yang lebih tinggi.

Sumber Gambar: aboutcurrency.com

Share This

Artikel Terkait Lainnya

 

Kumpulan Artikel BELAJAR FOREX Lainnya

Dec 16, 2018 150

Forex Factory dan 7 Hal Yang Harus Dimanfaatkan Trader Forex dan Yang Membuat Situs Ini Popular Di Dunia.

Forexsignal88.Com - Situs yang satu ini bisa sangat bermanfaat kalau kamu sedikit lebih…
Oct 28, 2018 872

Yakin Anda Mengerti Tentang Forex?

Buktikan jika anda memang trader Forex sejati dengan menjawab 10 pertanyaan tentang Forex…
Mar 14, 2018 1377

Teknik Heiken Ashi

ForexSignal88.com l Jakarta, 14/03/2018 – Teknik Heikin-Ashi merata-ratakan data harga…
Mar 12, 2018 864

Mengelola Momentum Trading (2)

Waktu Entry Yang Sempurna Transaksi dengan Momentum terbaik terjadi saat terjadi kejutan…
Mar 12, 2018 860

Mengelola Momentum Trading (1)

Strategi momentum trading, selain dipraktekkan di pasar saham, ini juga bisa dilakukan di…
Mar 12, 2018 825

Apakah Momentum Trading Cocok Untuk Anda?

Ada beberapa keuntungan yang bisa didapat dari momentum trading. Namun, belum tentu ini…
Feb 28, 2018 1559

Mengenal Volatilitas Pasar

ForexSignal88.com l Jakarta, 28/02/2018 – Selama masa pergerakan berfluktuasi (volatile),…
Feb 28, 2018 1127

Luangkan Waktu Dua Jam Sehari Membuat Trading Plan

ForexSignal88.com l Jakarta, 28/02/2018 – Setiap investor yang baik tahu bahwa untuk…
Feb 28, 2018 620

Bagaimana Volatilitas Memberikan Efek Pada Perdagangan?

ForexSignal88.com l Jakarta, 28/02/2018 – Investor, terutama yang menggunakan broker…
Feb 19, 2018 981

LIBOR – Suku Bunga Acuan Dunia

ForexSignal88.com l Jakarta, 19/02/2018 – LIBOR atau ICE LIBOR (sebelumnya BBA LIBOR)…