ForexSignal88.com l Jakarta, 28/11/2017 – Seorang trader pemula yang baru memulai di pasar forex sering tidak siap menghadapi risiko yang akan dihadapi dan akhirnya menjalani siklus trader yang umum, yaitu pertama trader pemula terjun seperti dengan kepala terlebih dahulu, biasanya mereka akan kehilangan akun pertama dan kemudian mereka menyerah, atau mereka tidak kapok dan melakukan sedikit riset (belajar) dan membuka akun demo untuk berlatih.

Trader pemula sering melakukan ini dengan membuka akun real lainnya dan dimungkinkan mengalami sedikit kesuksesan bahkan mendapatkan keuntungan.

Dalam memilih strategi, trader pemula selalu disarankan menjadi tipe trader jangka menengah. Mengapa tidak strategi jangka panjang atau jangka pendek? Mari kita lihat Pro dan Kontra Tipe Trader menurut waktu posisi.

Jangka Pendek (Scalper)

Seorang trader yang terlihat membuka dan menutup trading dalam hitungan menit, sering mengambil keuntungan dari pergerakan harga kecil dengan leverage yang berjumlah besar.

Pros: Realisasi yang cepat terhadap keuntungan atau kerugian karena sifat yang cepat dari jenis trading ini.

Cons: Kebutuhan modal dan / atau risiko yang besar karena besarnya jumlah leverage yang dibutuhkan untuk mendapatkan keuntungan dari pergerakan kecil tersebut.

Jangka menengah

Tipe trader ini biasanya ingin memegang posisi selama satu atau beberapa hari, sering memanfaatkan situasi teknis oportunistik atau melihat peluang teknikal (swing, breakout, dll).

Pros: Kebutuhan modal terendah dari ketiga tipe trader karena leverage yang diperlukan hanya untuk mendongkrak keuntungan.

Cons: Kesempatan yang lebih sedikit karena jenis perdagangan ini lebih sulit ditemukan dan dieksekusi.

Jangka panjang

Tipe trader yang ingin memegang posisi selama berbulan-bulan atau bertahun-tahun, sering mendasarkan keputusan pada faktor fundamental jangka panjang.

Pros: Keuntungan jangka panjang yang lebih handal karena ini tergantung pada faktor fundamental yang handal.

Cons: Kebutuhan modal yang besar untuk menutupi pergerakan fluktuasi terhadap posisi yang terbuka.

Sekarang, Anda akan melihat bahwa baik trader jangka pendek dan jangka panjang memerlukan sejumlah modal yang besar. Jenis pertama membutuhkannya untuk menghasilkan leverage yang cukup, dan yang lainnya menutupi volatilitas. Meskipun kedua jenis trader ini ada di pasar, mereka sering dipegang oleh individu yang bernilai tinggi atau dana yang lebih besar. Untuk alasan ini, trader eceran paling mungkin berhasil menggunakan strategi jangka menengah.

Sumber Gambar: elearnmarkets.com

Share This

Artikel Terkait Lainnya

 

Kumpulan Artikel BELAJAR FOREX Lainnya

Dec 16, 2018 149

Forex Factory dan 7 Hal Yang Harus Dimanfaatkan Trader Forex dan Yang Membuat Situs Ini Popular Di Dunia.

Forexsignal88.Com - Situs yang satu ini bisa sangat bermanfaat kalau kamu sedikit lebih…
Oct 28, 2018 872

Yakin Anda Mengerti Tentang Forex?

Buktikan jika anda memang trader Forex sejati dengan menjawab 10 pertanyaan tentang Forex…
Mar 14, 2018 1377

Teknik Heiken Ashi

ForexSignal88.com l Jakarta, 14/03/2018 – Teknik Heikin-Ashi merata-ratakan data harga…
Mar 12, 2018 864

Mengelola Momentum Trading (2)

Waktu Entry Yang Sempurna Transaksi dengan Momentum terbaik terjadi saat terjadi kejutan…
Mar 12, 2018 860

Mengelola Momentum Trading (1)

Strategi momentum trading, selain dipraktekkan di pasar saham, ini juga bisa dilakukan di…
Mar 12, 2018 825

Apakah Momentum Trading Cocok Untuk Anda?

Ada beberapa keuntungan yang bisa didapat dari momentum trading. Namun, belum tentu ini…
Feb 28, 2018 1558

Mengenal Volatilitas Pasar

ForexSignal88.com l Jakarta, 28/02/2018 – Selama masa pergerakan berfluktuasi (volatile),…
Feb 28, 2018 1127

Luangkan Waktu Dua Jam Sehari Membuat Trading Plan

ForexSignal88.com l Jakarta, 28/02/2018 – Setiap investor yang baik tahu bahwa untuk…
Feb 28, 2018 620

Bagaimana Volatilitas Memberikan Efek Pada Perdagangan?

ForexSignal88.com l Jakarta, 28/02/2018 – Investor, terutama yang menggunakan broker…
Feb 19, 2018 981

LIBOR – Suku Bunga Acuan Dunia

ForexSignal88.com l Jakarta, 19/02/2018 – LIBOR atau ICE LIBOR (sebelumnya BBA LIBOR)…