ForexSignal88.com l Jakarta, 26/12/2018 – Harga emas terus bergerak positif hingga mencapai titik tertinggi 6-bulan pada hari Rabu karena kekhawatiran atas pertumbuhan global dan penutupan sebagian pemerintah di Amerika Serikat (AS) yang memicu aksi penghindaran risiko, mendorong para investor untuk mencari perlindungan di logam mulia tersebut.

Harga emas spot naik 0,3 persen menjadi $1.274,49 per troy ounce, tertinggi sejak 20 Juni. Sedangkan harga emas berjangka AS naik 0,3 persen menjadi $1.275,80 per troy ounce.

Para investor semakin gelisah tentang pertumbuhan ekonomi global dan mencari emas sebagai aset safe haven, kata Yuichi Ikemizu, manajer cabang ICBC Standard Bank di Tokyo, menambahkan bahwa aksi jual tajam di bursa saham juga telah memberikan dukungan bagi harga komoditas tersebut.

Ia pun menjelaskan lagi bahwa permintaan yang baik untuk emas terjadi lagi di akhir tahun dan ia meyakini harga emas bakal melampaui level psikologis $1.300 dalam waktu dekat.

Ekuitas Asia goyah setelah anjloknya saham Wall Street yang telah turun tajam dalam beberapa pekan terakhir karena kekhawatiran atas pertumbuhan ekonomi yang lebih lemah, ditambah lagi dengan ketidakstabilan politik di AS dengan terjadinya penutupan sebagian pemerintah.

Senat AS tidak dapat memecahkan kebuntuan perdebatan atas permintaan Trump untuk lebih banyak dana untuk pembangunan tembok perbatasan AS dengan Meksiko, dan seorang pejabat senior negara itu mengatakan penutupan itu dapat berlanjut sampai 3 Januari.

Ketegangan antara Gedung Putih dan Federal Reserve karena pengetatan kebijakan moneter juga semakin membebani sentimen di pasar yang lebih luas.

Presiden AS Donald Trump sebagian besar menyalahkan hambatan ekonomi pada The Fed, dan secara terbuka mengkritik ketuanya, Jerome Powell, yang telah ditunjuknya untuk mengemudi bank sentral tersebut.

Stephen Innes, perdagangan APAC kepala di OANDA di Singapura, menjelaskan bahwa langkah terbaru harga emas harus menjadi pengingat bagi para investor bahwa emas dalam bentuk apa pun harus menjadi bagian penting dari setiap strategi investasi jangka panjang karena sekali lagi logam kuning telah membuktikan dirinya ketika pasar berubah penuh gejolak.

Sumber berita: ForexSignal88, Reuters

Sumber gambar: Jay Taylor Media

Share This

Berita Komoditas Lainnya

January 23, 2019

Harga Emas Terseret Penguatan Ekuitas Asia

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 23/01/2019 – Hingga Rabu siang ini, dari pantauan tim analisis pasar keuangan ForexSignal88.com (FS88), harga emas (XAUUSD) masih bergerak tipis ke arah selatan dengan level terendah sementara di $1.282,90. Dolar AS yang sempat…
January 23, 2019

Pandangan IMF Dukung Harga Emas

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 23/01/2019 – Harga emas menguat pada hari Selasa, didukung oleh minat para investor yang mencari perlindungan di tengah kembalinya kekhawatiran pasar terhadap perlambatan pertumbuhan global. Namun untuk sementara penguatan harga…
January 22, 2019

Selera Risiko Perlahan Bergeser, Harga Emas Tetap di Bawah Tekanan

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 22/01/2019 – Hingga Selasa siang pergerakan harga emas masih tipis dan dibayangi tekanan jual, bergerak di dekat posisi terendah tiga minggu yang disentuh pada sesi Senin, di tengah gelombang pemulihan dolar AS. Greenback yang…
January 22, 2019

Risk-On Masih Bebani Harga Emas

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 22/01/2019 – Harga emas tergelincir ke level terendah dalam hampir sebulan pada hari Senin karena dolar AS dan selera risiko yang lebih besar menyapu dukungan bagi emas yang datang dari potensi jeda kenaikan suku bunga AS di tahun…
January 21, 2019

Harga Emas Stabil Setelah Terkikis di Pekan Lalu

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 21/01/2019 – Harga emas bergerak tipis dan relatif stabil pada hari Senin karena ekspektasi pasar bahwa Federal Reserve akan menghentikan siklus kenaikan suku bunga multi-tahunnya, diimbangi oleh pemulihan selera para investor…