ForexSignal88.com l Jakarta, 27/11/2018 – Harga emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange bergerak dan berakhir sedikit lebih rendah pada hari Senin, karena logam mulia tersebut berada di bawah tekanan dolar AS yang lebih kuat serta kenaikan dalam indeks-indeks saham AS.

Harga emas biasanya bergerak berlawanan arah dengan dolar AS, yang berarti jika dolar AS menguat, harga emas akan turun karena harga komoditas berdenominasi dolar AS tersebut menjadi tinggi nilainya bagi para investor yang menggunakan mata uang lainnya.

Sementara itu, Dow Jones Industrial Average bertambah 339,6 poin, atau 1,4 persen. Indeks S&P 500 dan Nasdaq juga mengikuti kenaikan Dow. Ketika ekuitas bergerak naik, para investor dapat berhenti membeli aset safe haven seperti emas.

Pada Selasa pagi tekanan tipis masih terlihat pada harga emas. Para investor dan pedagang emas pun tampaknya harus menunggu hingga hari Rabu untuk mendapatkan ide-ide terbaru Jerome Powell tentang kebijakan moneter Federal Reserve.

Sampai saat itu, para investor dan pedagang emas hanya bisa mencoba untuk memindahkan barang-barang tanpa mengayunkan perahu alias tidak begitu aktif di perdagangan emas.

Ketua Fed Jerome Powell dijadwalkan untuk berbicara pada hari Rabu tentang "Kerangka Federal Reserve untuk Memantau Stabilitas Keuangan" di New York Economic Club. Bank sentral itu juga akan mengeluarkan notulen rapat kebijakan 7-8 November pada hari berikutnya.

The Fed secara luas diperkirakan akan menaikkan suku bunga federal untuk keempat kalinya tahun ini pada pertemuan bulan Desember. Kedua agenda The Fed di minggu ini tersebut diperkirakan diteliti ketat oleh para investor untuk mendapatkan isyarat arah pasar emas selanjutnya.

Sementara itu dalam sebuah laporan Goldman Sachs yang diterbitkan pada hari Senin, tim analis bank investasi tersebut optimis pada pasar komoditas, menyatakan bahwa mereka melihat perdagangan emas yang bullish.

“Kami melihat nilai diversifikasi dengan menambahkan emas ke portofolio. Jika pertumbuhan AS melambat pada tahun depan, seperti yang diperkirakan, emas akan mendapat manfaat dari permintaan yang lebih tinggi untuk aset defensif,“ kata Goldman.

Sumber berita: ForexSignal88, Reuters

Sumber gambar: Finanza

Share This

Berita Komoditas Lainnya

July 18, 2019

Berita Emas: Kebijakan FED Kembali Mendong Harga Emas ke Utara

in Berita Komoditas by Super User
Forexsignal88.Com - Harga emas rebound dan kembali naik pada sesi perdagangan tengah pekan Kamis. Ini lantaran Bank Sentral Amerika Serikat (AS) atau The Fed menjadi lebih agresif dengan kebijakan yang mendevaluasi mata uang dan akan menyebabkan pergeseran…
July 19, 2019

Berita Emas: Kemilau Harga Emas Kembali Bersinar Terkait Tensi FED CUT Rate

in Berita Komoditas by Super User
Forexsignal88.com - Harga emas di pasar spot naik pesat dan ditutup positif pada penutupan sesi perdagangan tengah pekan Kamis 18/07 (atau Jumat 19/07 dinihari WIB) karena dolar yang melemah efek dari meningkatnya ekspektasi penurunan suku bunga oleh Bank…
July 17, 2019

Berita Emas: Harga Emas Kembali Melandai Akibat Pengaruh Rilis Data AS

in Berita Komoditas by Super User
Forexsignal88.com - Harga emas kembali turun pada sesi perdagangan hari Selasa. Penurunan ini setelah angka data penjualan ritel AS lebih baik dari perkiraan. Data ini sekaligus menurunkan ekspektasi penurunan suku bunga oleh Federal Reserve AS dan mendorong…
July 16, 2019

Berita Emas: Kemilau Harga Emas Memudar di Sesi Perdagangan Awal Pekan

in Berita Komoditas by Super User
Forexsignal88.com - Harga emas di pasar spot tertekan pada penutupan sesi perdagangan awal pekan Senin 15/07 ( atau Selasa 16/07 dinihari WIB) karena kenaikan bursa saham global. Investor cukup optimistis melihat data ekonomi China. Mengutip CNBC, Selasa…
July 15, 2019

Berita Emas: Tensi FED Cut Rate dan Perang Dagang yang Tak Kunjung Usai Meninggikan Harga Emas

in Berita Komoditas by Super User
Foresignal88.com - Meski emas sempat anjlok hingga USD1385.50 per troy ounce minggu lalu, tetapi harga berhasil rebound dan ditutup pada USD1414.51 per troy ounce, atau menguat 1.14% dibandingkan harga penutupan minggu sebelumnya. Kembalinya harga emas ke…