ForexSignal88.com l Jakarta, 11/12/2018 – Harga emas bergerak lebih rendah pada hari Senin karena dolar AS menguat, terutama terhadap pound sterling, karena keraguan pasar tentang keluarnya Inggris dari Uni Eropa.

Namun penurunan ekuitas dan prospek laju kenaikan suku bunga AS yang lebih rendah pada tahun 2019 masih mempertahankan harga emas di dekat puncak tertinggi 5-bulan.

Mata uang Inggris merosot tajam ke posisi terendah 21-bulan setelah Perdana Menteri Inggris Theresa May membatalkan pemungutan suara parlemen untuk kesepakatan Brexit yang sebelumnya dijadwalkan untuk digelar hari ini, meningkatkan ketidakpastian lebih lanjut tentang keluarnya negara itu dari Uni Eropa.

Rebound dolar AS terjadi setelah mata uang itu membukukan penurunan mingguan terbesar dalam lebih dari tiga bulan di pekan lalu karena kekhawatiran Brexit dan data AS yang lemah mengurangi ekspektasi kenaikan suku bunga AS.

Federal Reserve secara luas diperkirakan akan menaikkan suku bunga pada rapat kebijakan di 18-19 Desember tetapi fokus pasar saat ini adalah pada berapa banyak kenaikan suku bunga bank itu di tahun depan.

Harga emas cenderung menguat ketika ekspektasi kenaikan suku bunga turun karena suku bunga yang lebih rendah dapat mengurangi biaya peluang (opportunity cost) untuk berinvestasi pada bullion yang tidak memberikan yield dan interest sekaligus membebani dolar AS yang menjadi denominasi harga emas dan komoditas lainnya.

Sementara itu, penurunan saham-saham global semakin menjadi-jadi pada hari Senin karena tanda-tanda baru yang muncul terkait perselisihan perdagangan AS-China dapat berdampak besar pada pertumbuhan ekonomi dunia.

Harga emas naik lebih dari 2 persen di pekan lalu, kinerja terbaiknya sejak pekan 23 Maret dan telah pulih sekitar 8 persen dari harga terendah 19-bulan di $1.159,95 pada pertengahan Agustus.

Tim analis di TD Securities memperkirakan dengan perdagangan harga emas di atas $1.240 per troy ounce, harga emas masih dapat mempertahankan potensi tren naiknya.

Sementara itu, sebagai cerminan minat para investor terhadap bullion, kepemilikan di SPDR Gold Trust, ETF terbesar di dunia, naik 0,20 persen menjadi 759,73 ton pada hari Jumat.

Sumber berita: ForexSignal88, Reuters

Sumber gambar: Lombardi Letter

Share This

Berita Komoditas Lainnya

March 25, 2019

HOT ALERT ! Arab Berpotensi Membawa Harga Minyak ke Harga $70 per Barrel !!

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 25/03/2019 – Kebutuhan anggaran yang mendesak memaksa Arab Saudi untuk mendorong harga minyak setidaknya US$ 70 per barel tahun ini. Merujuk Reuters, Jumat (22/3) beberapa pelaku industri mengatakan, meski produsen minyak serpih…
March 25, 2019

Positif di Akhir Jumat, Harga Emas Lanjutkan Gerakan Bullish Mingguan

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 25/03/2019 – Mimpi buruk kembar dari Eropa dan China membantu para bulls emas bergerak maju dalam misi mereka, berjalan terus ke sisi utara wilayah pertahanan $1.300, bahkan ketika dolar AS pulih sebagian pasca mendapat pukulan…
March 22, 2019

Harga Emas Stabil, Pasar Pantau AS-China dan Brexit

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 22/03/2019 – Harga emas perlahan bergerak naik pada Jumat siang dan tetap di atas level kunci $1.300. Data MetaTrader yang digunakan oleh tim analisis pasar keuangan Forexsignal88.com (FS88) menunjukkan sejak pagi harga emas…
March 22, 2019

Harga Emas Bergeser ke Selatan Saat Data Ekonomi Menopang Dolar AS

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 22/03/2019 – Harga emas merosot dalam sesi perdagangan Kamis yang fluktuatif setelah sempat mencapai titik tertinggi tiga minggu di awal sesi tersebut. Penurunan harga emas terjadi karena serangkaian data AS yang lebih baik dari…
March 21, 2019

Masih Didorong Keputusan The Fed, Harga Emas Stabil Mendaki

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 21/03/2019 – Harga emas sedang bergerak naik saat berita ini dihimpun pada Kamis siang, diperdagangkan mendekati puncak tertinggi tiga minggu setelah Federal Reserve membuang opsi kenaikan suku bunga tahun ini, sementara paladium…