ForexSignal88.com l Jakarta, 29/11/2018 – Harga emas menjauh dari dekat titik terendah dua minggu pada hari Rabu setelah Ketua Federal Reserve Jerome Powell mengatakan suku bunga akan “di bawah” netral, menenangkan kekhawatiran para investor saham atas laju kenaikan suku bunga bank tersebut.

“Suku bunga masih rendah menurut standar historis, dan mereka tetap hanya di bawah kisaran luas perkiraan tingkat [suku bunga] yang akan netral bagi perekonomian - yaitu, tidak mempercepat atau memperlambat pertumbuhan,” kata Powell di hadapan Economic Club of New York.

Peter Boockvar, kepala investasi di Bleakley Advisory Group, menjelaskan bahwa dengan asumsi kenaikan bulan depan dan tingkat suku bunga 3 persen, tingkat suku bunga yang ingin dicapai The Fed, maka memang tingkat itu ‘tepat di bawah’ dari ‘tingkat netral’.

Boockvar berpendapat bahwa komentar itu menjadi penegasan bahwa The Fed tidak ingin jauh dari tingkat suku bunga netral yang mereka patok di 3 persen.

Sebagian pedagang masih meyakini Powell juga memberi isyarat akan ada kenaikan suku bunga lebih sedikit pada tahun 2019, yang secara teoritis akan meningkatkan nilai emas karena dipandang sebagai aset pelindung nilai terhadap inflasi.

Sehari sebelumnya, indeks dolar AS sempat naik ke titik tertinggi sejak 13 November. Mata uang AS itu telah meningkat untuk tiga sesi sebelumnya, mendekati level tertinggi tahun ini di 97,69.

Dolar AS saat itu memperoleh momentum bullish setelah Wakil Ketua Fed Richard Clarida mendukung kenaikan suku bunga lebih lanjut secara bertahap, membebani bullion yang merupakan aset non-bunga.

“Kata buzz (dalam pidato Powell tersebut) tampaknya kita ‘hanya sedikit di bawah’ status netral terkait kenaikan tingkat suku bunga,” kata Walter Pehowich, wakil presiden eksekutif layanan investasi di Dillon Gage Metals.

Pehowich menambahkan, dengan kenaikan suku bunga di bulan Desember dan satu atau dua kenaikan lagi pada tahun depan seharusnya cukup untuk menempatkan The Fed di tingkat yang mereka inginkan.

Suku bunga AS yang lebih tinggi cenderung memperkuat dolar AS, membuat harga emas lebih tinggi bagi para investor yang memegang mata uang lainnya. Tingkat suku bunga yang lebih tinggi juga meningkatkan biaya peluang (opportunity cost) emas sebagai aset investasi yang tidak memberikan imbal hasil atau bunga.

Selanjutnya untuk hari ini para investor akan memperhatikan risalah dari pertemuan The Fed pada 7-8 November, yang akan diumumkan pada Kamis waktu setempat atau Jumat dini hari waktu Indonesia, untuk melihat petunjuk kebijakan The Fed pada tahun 2019.

Sumber berita: ForexSignal88, CNBC,Reuters

Sumber gambar: Japan Times

Share This


Berita Komoditas Lainnya

January 24, 2019

Shutdown AS dan Pertumbuhan Global Masih Jaga Stabilitas Harga Emas

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 24/01/2019 – Harga emas turun tipis pada Kamis siang saat dolar AS mendatar karena kekhawatiran penutupan pemerintah (shutdown) AS yang berkepanjangan akan membatasi pertumbuhan ekonomi negara itu dan pada saat yang sama…
January 24, 2019

Harga Emas Relatif Stabil Saat Ekuitas Alami Tekanan Ringan

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 24/01/2019 – Harga emas bergerak stabil, bangkit kembali, mengurangi kerugian yang terjadi di awal sesi perdagangan kemarin, karena pemulihan di bursa saham gagal akibat meningginya kekhawatiran para investor atas ketidakpastian…
January 23, 2019

Harga Emas Terseret Penguatan Ekuitas Asia

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 23/01/2019 – Hingga Rabu siang ini, dari pantauan tim analisis pasar keuangan ForexSignal88.com (FS88), harga emas (XAUUSD) masih bergerak tipis ke arah selatan dengan level terendah sementara di $1.282,90. Dolar AS yang sempat…
January 23, 2019

Pandangan IMF Dukung Harga Emas

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 23/01/2019 – Harga emas menguat pada hari Selasa, didukung oleh minat para investor yang mencari perlindungan di tengah kembalinya kekhawatiran pasar terhadap perlambatan pertumbuhan global. Namun untuk sementara penguatan harga…
January 22, 2019

Selera Risiko Perlahan Bergeser, Harga Emas Tetap di Bawah Tekanan

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 22/01/2019 – Hingga Selasa siang pergerakan harga emas masih tipis dan dibayangi tekanan jual, bergerak di dekat posisi terendah tiga minggu yang disentuh pada sesi Senin, di tengah gelombang pemulihan dolar AS. Greenback yang…