ForexSignal88.com l Jakarta, 05/12/2018 – Harga emas menorehkan penutupan positif pada sesi perdagangan Selasa. Data MetaTrader yang digunakan tim analis ForexSignal88.com (FS88) mencatat harga emas berakhir di $1.238,25 atau lebih tinggi 0,63 persen setelah sempat menanjak ke $1241,75. Pada Rabu pagi harga emas terlihat terkoreksi ke $1.235,00.

Harga emas menguat karena greenback merosot setelah Amerika Serikat (AS) dan China menyetujui ‘gencatan senjata’ sementara dalam konflik perdagangan mereka yang mengguncang pasar global.

“Setelah KTT G-20, pembelian safe haven yang terlihat dalam indeks dolar telah berkurang, maka emas terlihat sangat kuat,” kata Vandana Bharti, asisten wakil presiden riset komoditas SMC Comtrade Ltd, menambahkan bahwa $1.250 adalah target berikutnya untuk bullion.

Dolar AS melemah terhadap mata uang utama pada Selasa karena mencairnya ketegangan perdagangan antara Washington dan Beijing mendukung kepercayaan para investor pada aset berisiko, sementara greenback mendapat tekanan yang lebih besar oleh imbal hasil Treasury AS yang jatuh ke posisi terendah tiga bulan.

Para analis sekarang berkespektasi fokus pasar akan pindah ke kebijakan moneter Federal Reserve. Para pelaku pasar memproyeksikan kenaikan suku bunga keempat pada pertemuan The Fed 18-19 Desember.

Harga emas telah jatuh sekitar 10 persen dari puncaknya di bulan April karena para investor lebih menyukai dolar AS sebagai safe haven dengan adanya gesekan perdagangan AS-China ditambah latar belakang suku bunga AS yang lebih tinggi.

Harga logam mulia sangat sensitif terhadap kenaikan suku bunga, yang mengangkat biaya peluang (opportunity cost) bagi para investor bullion yang tidak memberikan imbal hasil. Suku bunga yang bergerak naik juga berpotensi meningkatkan nilai tukar dolar AS, denominasi harga logam kuning.

Hari ini sejumlah data penting, seperti yang terlihat di situs DailyFX, akan mendapat sorotan para pelaku perdagangan emas, terutama ADP Employment Change yang menjadi ‘data pemanasan’ sebelum rilis data nonfarm payrolls AS pada hari Jumat.

Sumber berita: ForexSignal88, Daily FX, Reuters

Sumber gambar: Investors Guide 360

Share This

Berita Komoditas Lainnya

June 25, 2019

Berita Emas: Harga Emas Semakin Berkilau di Sesi Awal Pekan Dekati Posisi Tertinggi 6 Tahun

in Berita Komoditas by Super User
Forexsignal88.Com - Harga emas dunia naik lebih dari 1 persen mendekati puncak posisi puncak dalam enam tahun di sesi awal pekan dipicu melemahnya Dolar Amerika Serikat (AS). Penyebab lain, didorong langkah Presiden AS Donald Trump yang mengumumkan untuk…
June 24, 2019

Berita Emas: Harga Emas Naik Terdukung Tingginya Kemungkinan Rate Cut The Fed

in Berita Komoditas by Super User
Forexsignal88.Com - Dalam sesi perdagangan sepekan kemarin, emas sudah menghimpun 4 persen kenaikan harga. Hal itu disebabkan oleh perubahan sinyal Outlook kebijakan bank sentral AS (The Fed) yang menjadi sangat dovish. Mengutip Reuters, Jerome Powell dan…
June 21, 2019

Berita Emas: Harga Emas NAIK Dekati Level Tertinggi 6 Tahun

in Berita Komoditas by Super User
Forexsignal88.Com - Harga emas melonjak mendekati posisi puncak dalam enam tahun, usai Federal Reserve Amerika Serikat (AS) mengisyaratkan siap untuk memotong suku bunga pada awal bulan depan untuk mendorong pertumbuhan, yang memicu penurunan tajam Dolar.…
June 20, 2019

Berita Emas: Rilis Data FED Rate Kembali Membuat Harga Emas Semakin 'BERKILAU'

in Berita Komoditas by Super User
Forexsignal88.Com - Harga emas kembali naik dari posisi tertinggi 14 bulan. Sebelumnya, harga emas menguat usai the Federal Reserve atau bank sentral Amerika Serikat (AS) mempertahankan suku bunga acuan. Dalam pernyataan, the Federal Reserve mempertahankan…
June 19, 2019

Berita Emas: Kenaikan Harga Emas Masih Terbatas Terkait Rencana Pertemuan Trump Dengan Xi Jinping

in Berita Komoditas by Super User
Forexsignal88.Com - Kenaikan harga emas pada perdagangan Selasa terpangkas setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengkonfirmasi bahwa ia akan bertemu dengan Presiden China Xi Jinping ada pertemuan G20 di Jepang. Sebelumnya, di awal sesi harga…