ForexSignal88.com l Jakarta, 10/12/2018 – Harga emas tampak stabil pada Senin pagi ini setelah pada sesi penutupan pekan lalu mencapai titik tertinggi sejak Juli sekaligus mencatatkan kenaikan mingguan terbesar sejak Agustus di tengah gejolak pasar yang membuat bursa saham terguncang dan menekan imbal hasil Treasury dan dolar AS.

Data MetaTrader yang digunakan tim analisis pasar keuangan ForexSignal88.com (FS88) mencatat pada akhir sesi pekan lalu harga emas ditutup di $1.248,25 atau lebih tinggi 0,88 persen dari penutupan sesi Kamis.

Sedangkan pada basis mingguan, harga emas tercatat berakhir positif 2,18 persen, kenaikan mingguan terbesar sejak 24 Agustus di mana saat itu harga emas membukukan kenaikan mingguan sebesar 2,5 persen.

Jim Wyckoff, analis senior di Kitco, pada catatan riset hariannya mengatakan bahwa harga emas naik di tengah laporan pekerjaan AS yang tidak memenuhi ekspektasi pasar terutama pada komponen kunci pertumbuhan pekerjaan (nonfarm payrolls).

Menurut Wyckoff laporan situasi ketenagakerjaan AS adalah laporan ekonomi negara itu yang paling penting bulan ini.

Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan untuk bulan November data kunci pembayaran gaji pekerjaan sektor non-pertanian adalah 155.000, jauh di bawah perkiraan konsensus sebesar 198.000.

Masih menurut Wyckoff, laporan tersebut cenderung untuk mendukung para kebijakan moneter AS yang bersikap dovish, yang lebih suka Federal Reserve memperketat kebijakan moneter pada kecepatan yang lebih lambat.

Saham-saham AS jatuh tajam pada hari Kamis dan mencatatkan kerugian yang cukup besar pada hari Jumat saat harga emas berjangka berakhir positif.

Indeks Dolar AS, indeks yang mengukur kinerja mata uang AS terhadap enam rival utamanya, turun 0,2% pada hari Jumat, pada kecepatan untuk penurunan mingguan sebesar 0,6%, sementara imbal hasil pada obligasi Treasury 10-tahun, rebound sedikit dari titik terendah 3-bulan dan diperdagangkan pada 2,867 persen.

Pelemahan dolar AS dapat mendorong harga komoditas berdenominasi greenback karena membuatnya lebih murah bagi para pengguna mata uang lainnya. Imbal hasil obligasi yang lebih rendah juga bisa berdampak positif untuk komoditas tersebut, sebuah aset investasi yang tidak menawarkan imbal hasil.

Sumber berita: ForexSignal88, Reuters

Sumber gambar: CLS Investment

Share This

Berita Komoditas Lainnya

March 25, 2019

HOT ALERT ! Arab Berpotensi Membawa Harga Minyak ke Harga $70 per Barrel !!

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 25/03/2019 – Kebutuhan anggaran yang mendesak memaksa Arab Saudi untuk mendorong harga minyak setidaknya US$ 70 per barel tahun ini. Merujuk Reuters, Jumat (22/3) beberapa pelaku industri mengatakan, meski produsen minyak serpih…
March 25, 2019

Positif di Akhir Jumat, Harga Emas Lanjutkan Gerakan Bullish Mingguan

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 25/03/2019 – Mimpi buruk kembar dari Eropa dan China membantu para bulls emas bergerak maju dalam misi mereka, berjalan terus ke sisi utara wilayah pertahanan $1.300, bahkan ketika dolar AS pulih sebagian pasca mendapat pukulan…
March 22, 2019

Harga Emas Stabil, Pasar Pantau AS-China dan Brexit

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 22/03/2019 – Harga emas perlahan bergerak naik pada Jumat siang dan tetap di atas level kunci $1.300. Data MetaTrader yang digunakan oleh tim analisis pasar keuangan Forexsignal88.com (FS88) menunjukkan sejak pagi harga emas…
March 22, 2019

Harga Emas Bergeser ke Selatan Saat Data Ekonomi Menopang Dolar AS

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 22/03/2019 – Harga emas merosot dalam sesi perdagangan Kamis yang fluktuatif setelah sempat mencapai titik tertinggi tiga minggu di awal sesi tersebut. Penurunan harga emas terjadi karena serangkaian data AS yang lebih baik dari…
March 21, 2019

Masih Didorong Keputusan The Fed, Harga Emas Stabil Mendaki

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 21/03/2019 – Harga emas sedang bergerak naik saat berita ini dihimpun pada Kamis siang, diperdagangkan mendekati puncak tertinggi tiga minggu setelah Federal Reserve membuang opsi kenaikan suku bunga tahun ini, sementara paladium…