ForexSignal88.com l Jakarta, 16/11/2018 – Harga emas (XAUUSD) tetap stabil pada Kamis siang, setelah naik hampir satu persen di sesi sebelumnya, karena dolar AS mundur lebih jauh dari puncak 16 bulan terhadap sekumpulan mata uang utama.

Saat berita ini ditulis, harga spot emas terpantau sedikit berubah pada $1.212,20 per troy ounce dan harga emas berjangka di AS mendatar 0,1 persen pada $1.204,00 per troy ounce.

Indeks dolar AS, yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama, turun sekitar 0,1 persen, didorong turun oleh pound sterling dan euro yang lebih kuat.

Perdana Menteri Inggris Theresa May berhasil meraih dukungan dari para menteri seniornya untuk sebuah rancangan kesepakatan perpisahan dengan Uni Eropa (Brexit) pada hari Rabu (14/11), sehingga ia bakal lebih leluasa untuk menghadapi tantangan yang jauh lebih berat yaitu membuat parlemen Inggris menyetujui draft perjanjian tersebut.

Kabar lain dari geopolitik adalah mengenai Italia yang menyerahkan kembali rancangan anggaran tahun 2019 kepada Komisi Eropa dengan asumsi pertumbuhan dan defisit yang sama seperti rancangan yang ditolak karena dinilai melanggar aturan Uni Eropa, meningkatkan konfrontasinya dengan blok tersebut atas kebijakan fiskalnya.

Sementara itu indeks harga konsumen AS yang dirilis semalam meningkat paling besar dalam sembilan bulan pada bulan Oktober di tengah kenaikan biaya bensin dan sewa, menunjukkan inflasi di AS terus meningkat yang kemungkinan akan membuat Federal Reserve tetap di jalur untuk kenaikan suku bunga lagi pada bulan depan.

Ketua The Fed Jerome Powell pernah menyebut bahwa pengenalan gelaran konferensi pers pada setiap akhir pertemuan The Fed pada tahun depan berarti semua pertemuan bank tersebut sekarang terbuka untuk kemungkinan kenaikan suku bunga.

Selama ini pada akhir rapat kebijakan Federal Open Market Committee (FOMC) tidak selalu digelar konferensi pers dan sesi tanya jawab dengan para awak media.

Suku bunga AS yang lebih tinggi cenderung untuk meningkatkan dolar AS dan juga mendorong imbal hasil obligasi, mengurangi daya tarik bullion yang tidak memberikan imbal hasil atau bunga.

Para pelaku pasar kini cenderung untuk menunggu rilis sejumlah data penting terutama data penjualan eceran AS yang akan menjadi materi pengukuran kekuatan ekonomi AS, khususnya daya beli konsumen di ekonomi terbesar di dunia tersebut.

Pidato Ketua Federal Reserve Jerome Powell juga akan disoroti pasar meskipun dia akan berbicara pada sebuah acara yang berkaitan dengan dampak bencana badai yang belum lama ini menerjang sebagian wilayah AS.

Para pelaku pasar berharap bisa mendapatkan indikasi baru dari Powell mengenai ekonomi AS dan prospek kenaikan suku bunga acuan bank tersebut.

Peter Fung, kepala perdagangan di Wing Fung Precious Metals di Hong Kong, berpendapat bahwa untuk emas, level $1.200 memberikan dukungan yang baik dan pasar bisa bergerak lebih kuat dari sini.

Kabar geopolitik lain adalah berita mengenai China yang telah menyampaikan tanggapan tertulis terhadap permintaan AS untuk reformasi perdagangan yang luas, demikian menurut tiga sumber dari pemerintah AS pada hari Rabu (14/11).

Langkah yang dapat memicu negosiasi untuk mengakhiri perang perdagangan antara dua ekonomi terbesar di dunia tersebut. Jika benar terjadi, langkah bullish harga emas mungkin dapat tersendat seiring dengan turunnya permintaan pasar terhadap aset safe haven.

Sumber berita: ForexSignal88, Reuters

Sumber gambar: BNN Canada

Share This

Berita Komoditas Lainnya

June 17, 2019

Berita Emas: Apa Penyebab Harga Emas Naik Sepekan Kemarin? Berikut Ulasannya!

in Berita Komoditas by Super User
Forexsignal88.Com - Harga emas menguat seiring fokus pelaku pasar terhadap ekonomi China yang dapat berisiko terhadap harga komoditas. Selain itu, ketegangan Timur Tengah juga mendorong investor beralih investasi ke aset safe haven. Harga emas sempat sentuh…
June 14, 2019

Berita Emas: Proyeksi Penurunan FED Rate Kembali Mendorong Harga Emas ke Utara

in Berita Komoditas by Super User
Forexsignal88.Com - Harga emas naik ke posisi tertinggi dalam sepekan didukung ekspektasi penurunan suku bunga oleh Federal Reserve AS mengacu pada data inflasi yang rendah, meskipun kenaikan ekuitas membatasinya. Melansir halaman Reuters, Jumat (14/6/2019),…
June 13, 2019

Harga Minyak Kembali Anjlok Terkait Prospek Suram Permintaan Minyak Global

in Berita Komoditas by Super User
Forexsignal88.Com - Harga minyak anjlok empat persen ke level terendah dalam lima bulan. Hal tersebut dipengaruhi kenaikan persediaan minyak Amerika Serikat (AS) dan prospek suram permintaan minyak global. Harga minyak Brent turun USD 2,32 atau 3,7 persen ke…
June 13, 2019

Berita Emas: Harga Emas Berpotensi ke Harga $1400an Menurut Merrill Lynch. Apa Benar?

in Berita Komoditas by Super User
Forexsignal88.Com - Harga emas menguat didorong sejumlah sentimen mulai dari ketidakpastian perang dagang, ketegangan di Timur Tengah dan aksi protes di Hong Kong. Hal itu meningkatkan harga logam. "Kekhawatiran perang dagang antara Amerika Serikat (AS) dan…
June 12, 2019

Harga Minyak Ditutup Stabil Namun Memiliki Kecenderungan Untuk Bergerak Ke Bawah

in Berita Komoditas by Super User
Forexsignal88.Com - Harga minyak bergerak stabil pada penutupan perdagangan Selasa (Rabu pagi waktu Jakarta). Hal ini terjadi karena pengaruh dua sentimen yaitu kekhawatiran perlambatan ekonomi global dan ekpektasi pembatasan pasokan oleh OPEC. Mengutip…