ForexSignal88.com l Jakarta, 27/12/2018 – Para bulls emas gagal untuk mempertahankan dominasi mereka pada perdagangan emas di sesi Rabu. Harga emas terpaksa memangkas semua kenaikan intraday yang sebelumnya terjadi karena pemulihan ekuitas AS membuat aset safe haven tersebut menjadi kurang menguntungkan bagi para investor

Di saat yang sama dolar AS yang tampil lebih kuat terhadap para rival utamanya pun menjadi hambatan lain bagi tren naik harga logam mulia tersebut.

Data MetaTrader yang digunakan tim analisis pasar keuangan ForexSignal88.com (FS88) menunjukkan harga emas menanjak ke $1.278,90 kemudian berbalik turun hingga pada akhir sesi perdagangan Rabu ditutup negatif di $1.266,75.

Josh Graves, ahli strategi komoditas senior di RJO Futures di Chicago, menjelaskan bahwa dengan bursa ekuitas AS yang rebound dari aksi jual Malam Natal, para investor pun mulai bergerak lebih dari sekadar pendekatan “menunggu dan melihat” dan mulai menarik sedikit dana mereka keluar dari aset safe haven dan mengirim lebih banyak dana mereka ke bursa ekuitas.

Lonjakan kuat saham-saham para pengecer dan perusahaan teknologi di AS membuat bursa ekuitas negara itu bangkit kembali dari posisi terendah 20-bulan sekaligus mengerek dolar AS.

Namun, kisruh politik setelah penutupan sebagian pemerintah dan ketidakpuasan Presiden AS Donald Trump terhadap Federal Reserve masih berpotensi untuk terus menekan greenback.

Sedangkan David Song, seorang analis di DailyFX, menegaskan pihaknya tetap konstruktif untuk tren jangka pendek harga emas seraya menjelaskan bahwa ada kekhawatiran tentang pertumbuhan global pada tahun depan, ketidakpastian geopolitik global dan serangan lanjutan Trump terhadap The Fed dan belum pastinya akhir dari penutupan sebagian pemerintah AS.

Kekhawatiran lainnya yang berkecamuk di benak para investor adalah mundurnya Menteri Pertahanan AS James Mattis dan ketegangan perdagangan AS-China.

Harga emas spot tercatat naik 3,6 persen sejak awal bulan Desember dan berada di jalur untuk kenaikan Desember terbesar dalam 10 tahun terakhir.

Emas dipandang sebagai aset lindung nilai saat terjadi ekskalasi kekhawatiran atas politik dan ekonomi. Kepemilikan dari SPDR Gold, ETF berbasis emas terbesar di dunia, berada pada titik tertinggi sejak Agustus dan telah meningkat sekitar 6 persen sejak menyentuh posisi terendah lebih dari 2½ tahun pada bulan Oktober.

Sumber berita: ForexSignal88, Reuters

Sumber gambar: World Mint Coins

Share This

Berita Komoditas Lainnya

June 03, 2020

Aksi Taking Profit Emas Gairahkan Bursa Saham

in Berita Komoditas by Super User
Forexsignal88.Com - Harga emas berjangka turun pada akhir perdagangan Selasa (Rabu pagi WIB), memperpanjang kerugian sesi sebelumnya karena investor mengambil keuntungan dan Wall Street reli ditopang optimisme kebangkitan ekonomi setelah penutupan akibat…
June 03, 2020

Harga Minyak Perpanjang Pergerakan Naik Jelang Pertemuan OPEC

in Berita Komoditas by Super User
Forexsignal88.Com - Harga minyak melonjak pada akhir perdagangan Selasa (Rabu pagi WIB), di tengah harapan bahwa produsen minyak mentah setuju memperpanjang pemotongan produksi selama pertemuan melalui konferensi video pada pekan ini, serta ketika sejumlah…
June 02, 2020

Gesekan AS Vs China Masih Menaikkan Harga Emas

in Berita Komoditas by Super User
Forexsignal88.Com - Harga emas berjangka masih naik tipis pada akhir perdagangan Senin (Selasa pagi WIB) setelah akhir pekan lalu melonjak tajam, ketika data ekonomi Amerika Serikat menunjukkan tanda-tanda perbaikan. Walau masih dalam koridor naik ada gerakan…
May 31, 2020

Harga Emas Kembali Meroket di Tengah Ketidakpastian Respon Trump Terhadap China

in Berita Komoditas by Super User
Forexsignal88.Com - Emas melonjak pada akhir perdagangan Jumat (Sabtu pagi WIB), di tengah kehati-hatian investor menunggu respon Presiden AS Donald Trump terhadap hukum keamanan nasional China untuk Hong Kong dan dampak potensial pada ekonomi global yang…
May 31, 2020

Harga Minyak Teruskan Pergerakan Naiknya di Sesi Akhir Pekan

in Berita Komoditas by Super User
Forexsignal88.Com - Harga minyak melonjak pada akhir perdagangan Jumat (Sabtu pagi WIB), dengan kontrak berjangka AS menutup Mei dengan rekor kenaikan bulanan, di tengah harapan bahwa kesepakatan perdagangan AS-China akan tetap utuh dan karena penurunan…