ForexSignal88.com l Jakarta, 24/12/2018 – Pada Senin pagi perdagangan emas dibuka menguat di $1.258,65 yang didorong oleh semakin kisruhnya politik AS di akhir pekan lalu.

Sebelumnya harga emas bergerak lebih rendah pada hari Jumat (21/12), berakhir negatif di $1.255,30, karena dolar AS menguat terhadap sebagian besar mata uang utama setelah bursa ekuitas menurun menjelang penutupan sebagian pemerintahan (partial government shutdown) AS yang akhirnya terjadi sejak Sabtu dini hari.

Menurut laporan berbagai media, Presiden AS Donald Trump telah berjanji bahwa shutdown tersebut akan berlangsung “sangat lama” jika Demokrat tidak mendanai rencana pembangunan tembok perbatasan AS-Meksiko.

Trump menuntut dana $5,7 miliar, yang telah disahkan oleh House namun permintaan itu ditolak di Senat.

“Saya harap kami tidak melakukannya tetapi kami benar-benar siap untuk penutupan yang sangat lama,” kata Trump pada hari sebelumnya.

Pada Senin pagi ini BBC mengabarkan seorang asisten Trump mengatakan bahwa partial government shutdown itu dapat terus berlanjut hingga pembukaan Kongres berikutnya pada 3 Januari.

Dari berita ekonomi AS terkini, sebuah laporan dari Departemen Perdagangan pada hari Jumat (21/12) menunjukkan rebound dalam pesanan barang tahan lama (barang modal) di bulan November.

Laporan itu menyebut pesanan barang tahan lama naik 0,8% pada November setelah jatuh 4,3% pada Oktober. Para ekonom memperkirakan pesanan barang tahan lama naik 1,6%.

Tidak termasuk rebound yang terjadi dalam pesanan untuk peralatan transportasi, pesanan barang tahan lama turun 0,3% pada November setelah naik 0,4% pada Oktober. Pesanan barang di luar transportasi sebelumnya diperkirakan naik 0,2%.

Laporan lain dari Departemen Perdagangan menunjukkan produk domestik bruto nyata naik 3,4% pada kuartal ketiga dibandingkan dengan kenaikan 3,5% yang sebelumnya diperkirakan. Laju pertumbuhan PDB diperkirakan tidak direvisi.

Sementara itu peningkatan dalam pengeluaran konsumen, yang menyumbang sekitar 70% dari perekonomian, sedikit direvisi turun menjadi 3,5% dari 3,6%.

Data yang direvisi juga menunjukkan ekspor anjlok sebesar 4,9% pada kuartal ketiga setelah melonjak sebesar 9,3% pada kuartal kedua.

Departemen Perdagangan AS mengatakan adanya revisi ke bawah untuk belanja konsumen dan ekspor sebagian diimbangi oleh revisi ke atas untuk investasi inventaris swasta sehingga menghasilkan gambaran umum pertumbuhan ekonomi AS yang tetap sama.

Sementara itu, data yang direvisi dari Universitas Michigan menunjukkan indeks sentimen konsumen untuk Desember direvisi naik menjadi 98,3 dari pembacaan awal 97,5. Para ekonom sebelumnya memprediksi indeks itu tidak direvisi.

Dengan revisi ke atas yang tidak terduga, angka sentimen konsumen pada bulan Desember berada di atas angka pada akhir November sebesar 97,5.

Meskipun terjadi aksi jual masif baru-baru ini di Wall Street, kepala ekonom Survei Konsumen Richard Curtin mengatakan hanya 12% dari konsumen menyebut penurunan harga saham sebagai perhatian utama tentang perkembangan ekonomi baru-baru ini di minggu terakhir survei tersebut.

Laporan itu mengatakan indeks kondisi ekonomi saat ini melonjak menjadi 116,1 pada Desember dari 112,3 pada November, sementara indeks ekspektasi konsumen turun menjadi 87,0 dari 88,1.

Terkait dengan inflasi, ekspektasi inflasi satu tahun turun menjadi 2,7% pada Desember dari 2,8% pada November dan ekspektasi inflasi lima tahun turun menjadi 2,5% dari 2,6%.

Sumber berita: ForexSignal88, Reuters

Sumber gambar: The Telegraph

Share This

Berita Komoditas Lainnya

January 23, 2019

Harga Emas Terseret Penguatan Ekuitas Asia

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 23/01/2019 – Hingga Rabu siang ini, dari pantauan tim analisis pasar keuangan ForexSignal88.com (FS88), harga emas (XAUUSD) masih bergerak tipis ke arah selatan dengan level terendah sementara di $1.282,90. Dolar AS yang sempat…
January 23, 2019

Pandangan IMF Dukung Harga Emas

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 23/01/2019 – Harga emas menguat pada hari Selasa, didukung oleh minat para investor yang mencari perlindungan di tengah kembalinya kekhawatiran pasar terhadap perlambatan pertumbuhan global. Namun untuk sementara penguatan harga…
January 22, 2019

Selera Risiko Perlahan Bergeser, Harga Emas Tetap di Bawah Tekanan

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 22/01/2019 – Hingga Selasa siang pergerakan harga emas masih tipis dan dibayangi tekanan jual, bergerak di dekat posisi terendah tiga minggu yang disentuh pada sesi Senin, di tengah gelombang pemulihan dolar AS. Greenback yang…
January 22, 2019

Risk-On Masih Bebani Harga Emas

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 22/01/2019 – Harga emas tergelincir ke level terendah dalam hampir sebulan pada hari Senin karena dolar AS dan selera risiko yang lebih besar menyapu dukungan bagi emas yang datang dari potensi jeda kenaikan suku bunga AS di tahun…
January 21, 2019

Harga Emas Stabil Setelah Terkikis di Pekan Lalu

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 21/01/2019 – Harga emas bergerak tipis dan relatif stabil pada hari Senin karena ekspektasi pasar bahwa Federal Reserve akan menghentikan siklus kenaikan suku bunga multi-tahunnya, diimbangi oleh pemulihan selera para investor…