ForexSignal88.com l Jakarta, 17/12/2018 – Harga emas jatuh ke level terendah dalam lebih dari seminggu pada hari Jumat (14/12) dan membukukan penurunan mingguan terbesar dalam lebih dari sebulan karena dolar AS naik pada data ekonomi AS yang kuat menjelang pertemuan Federal Reserve pekan ini.

Data MetaTrader yang digunakan oleh tim analisis pasar keuangan Forexsignal88.com (FS88) menunjukkan pada hari Jumat harga emas (XAUUSD) berakhir negatif 0,29 persen di $1.238,20 sedangkan pada basis mingguan tercatat negatif 0,81 persen.

Dolar AS naik ke titik tertinggi 19-bulan setelah data-data menunjukkan belanja konsumen AS terlihat sedang mengumpulkan momentum sementara produksi industri rebound pada November.

Pasar kini sedang menunggu pertemuan Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) pada 18-19 Desember di mana bank sentral AS secara luas diperkirakan akan menaikkan suku bunga acuannya namun fokus pasar sebenarnya adalah pada prospek suku bunga di tahun 2019.

Harga emas naik ke puncak lima bulan di $1.250,55 per troy ounce pada hari Senin (10/12) tetapi melepas semua kenaikannya karena dolar AS menguat terhadap sejumlah mata uang utama.

Dengan terjadinya perlambatan ekonomi China, bersama dengan Jerman dan bagian lain dari Uni Eropa, para pelaku pasar berharap besar di pasar emas tapi dengan dolar AS yang begitu kuat maka diperlukan berita besar untuk membawa harga emas kembali menguntungkan para investor.

Di antara perdagangan logam mulia lainnya, paladium spot turun 1,9 persen ke $1.236,50 per ounce, setelah mencapai harga tertinggi sepanjang masa di $1.269,25 pada hari Kamis (13/12). Meskipun terjadi penurunan di hari Jumat, harga logam itu tetap berada di jalur untuk menandai minggu ketiga kenaikannya dengan harga naik sekitar 1 persen.

Suki Cooper, analis pasar logam mulia di Standard Chartered Bank, menjelaskan bahwa pasar paladium masih akan mengalami defisit pada tahun 2019 tetapi akan terjadi beberapa aksi ambil untung dan sebagian kekhawatiran atas pasar mobil atau otomotif dapat membebani harga paladium hingga akhir tahun.

Sumber berita: ForexSignal88, Reuters

Sumber gambar: Modern Survival Blog

Share This

Berita Komoditas Lainnya

June 25, 2019

Berita Emas: Harga Emas Semakin Berkilau di Sesi Awal Pekan Dekati Posisi Tertinggi 6 Tahun

in Berita Komoditas by Super User
Forexsignal88.Com - Harga emas dunia naik lebih dari 1 persen mendekati puncak posisi puncak dalam enam tahun di sesi awal pekan dipicu melemahnya Dolar Amerika Serikat (AS). Penyebab lain, didorong langkah Presiden AS Donald Trump yang mengumumkan untuk…
June 24, 2019

Berita Emas: Harga Emas Naik Terdukung Tingginya Kemungkinan Rate Cut The Fed

in Berita Komoditas by Super User
Forexsignal88.Com - Dalam sesi perdagangan sepekan kemarin, emas sudah menghimpun 4 persen kenaikan harga. Hal itu disebabkan oleh perubahan sinyal Outlook kebijakan bank sentral AS (The Fed) yang menjadi sangat dovish. Mengutip Reuters, Jerome Powell dan…
June 21, 2019

Berita Emas: Harga Emas NAIK Dekati Level Tertinggi 6 Tahun

in Berita Komoditas by Super User
Forexsignal88.Com - Harga emas melonjak mendekati posisi puncak dalam enam tahun, usai Federal Reserve Amerika Serikat (AS) mengisyaratkan siap untuk memotong suku bunga pada awal bulan depan untuk mendorong pertumbuhan, yang memicu penurunan tajam Dolar.…
June 20, 2019

Berita Emas: Rilis Data FED Rate Kembali Membuat Harga Emas Semakin 'BERKILAU'

in Berita Komoditas by Super User
Forexsignal88.Com - Harga emas kembali naik dari posisi tertinggi 14 bulan. Sebelumnya, harga emas menguat usai the Federal Reserve atau bank sentral Amerika Serikat (AS) mempertahankan suku bunga acuan. Dalam pernyataan, the Federal Reserve mempertahankan…
June 19, 2019

Berita Emas: Kenaikan Harga Emas Masih Terbatas Terkait Rencana Pertemuan Trump Dengan Xi Jinping

in Berita Komoditas by Super User
Forexsignal88.Com - Kenaikan harga emas pada perdagangan Selasa terpangkas setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengkonfirmasi bahwa ia akan bertemu dengan Presiden China Xi Jinping ada pertemuan G20 di Jepang. Sebelumnya, di awal sesi harga…