ForexSignal88.com l Jakarta, 30/10/2018 – Pada perdagangan emas di pagi hari ini, secara umum emas kali ini sedikit untuk bergerak memburuk disaat pasar melihat ada peluang jual sejenak ditengah terpuruknya pasar saham Asia.

Seperti kita ketahui bahwa di perdagangan sebelumnya, kondisi greenback berhasil memberikan tekanannya kepada emas, sehingga hal ini masih membuat harga emas kontrak Desember di bursa berjangka New York Mercantile Exchange divisi Comex ditutup melemah $4,90 atau 0,40% di level $1230,90 per troy ounce.

Dan pagi ini kondisi ini berlanjut kejadiannya ketika perdagangan pasar komoditi di Tokyo berlangsung, di mana harga emas kontrak Desember untuk sementara masih mengalami kondisi yang melemah $1.60 atau 0,08% di level $1229.30 per troy ounce.

Harga emas sebelumnya dalam kondisi memburuk, di mana muncul aksi jual sejenak dengan diiringi pergerakan dolar AS yang menguat dengan diiringi data ekonomi AS yang sangat mendukung kenaikan suku bunga Fed, membuat dolar kembali menguat membatasi gerak kepulihan emas lagi, meskipun pasar saham AS semalam juga mengalami koreksi hebat, emas juga masih tetap gagal naik.

Pasar saham AS turun tajam semalam, dan diikuti bursa saham Asia pagi ini dimana hampir semua bursa saham Asia dalam kondisi yang negatif. Belum begitu kondusifnya bursa Asia ini sebagian besar disebabkan oleh kekhawatiran investor terhadap kinerja ekonomi China dan Asia yang sepertinya bisa turun akibat dari perang dagang AS dengan China yang belum berhenti sengketanya.

investor berubah memburu emas untuk dijadikan pengaman asetnya disaat pasar saham terlihat tidak kondusif dalam jangka lama. Kondisi ini dimanfaatkan emas untuk berusaha pulih pada pagi ini karena pasar saham Asia pagi ini juga masih terlihat melemah mengikuti perkembangan jelang rilis data pertumbuhan AS.

Beberapa agenda politik dan ekonomi dunia juga menyedot perhatian rasa aman investor dunia untuk beralih ke emas. Situasi konsolidasi harga emas bisa muncul mengingat harga emas terus terkoreksi semenjak bank sentral AS menaikkan suku bunganya sehingga fungsi emas sebagai pelindung nilai juga masih terus dipertanyakan.

Faktor beli kembali emas memang bisa muncul terbatas mengingat keinginan kenaikan suku bunga Fed cukup tinggi. Namun melihat beberapa agenda yang sedang tidak memihak penguatan dolar, maka ruang beli emas masih ada hingga ada kepastian politik di AS dalam waktu dekat.

Masalah suku bunga Fed masih akan terus menganggu posisi beli emas di masa mendatang, dengan tidak kondusifnya pasar saham, maka dapat dipastikan emas masih bisa pulih terbatas. Keinginan investor untuk mulai menekan dolar bisa menjadikan waktu bagi emas untuk pulih lebih besar jika memang data ekonomi AS memburuk kembali.

Sumber berita: ForexSignal88, Bloomberg, Investing, fa, Reuters,

Sumber gambar: Reuters

Share This

Berita Komoditas Lainnya

May 27, 2020

Kemilau Harga Emas Meredup di Tengah Harapan Akan Kembali Menggeliatnya Kegiatan Perekonomian

in Berita Komoditas by Super User
Forexsignal88.Com - Harga emas jatuh lebih dari satu persen pada akhir perdagangan Selasa (Rabu pagi WIB) ketika semakin banyak negara-negara utama melonggarkan penguncian Virus Corona, yang memicu harapan untuk pemulihan ekonomi dan memperkuat selera…
May 27, 2020

Komitmen Potong Pasokan dan Kenaikan Permintaan Mendukung Harga Minyak di Zona Rally

in Berita Komoditas by Super User
Forexsignal88.Com - Harga minyak naik pada akhir perdagangan Selasa (Rabu pagi WIB) didukung oleh tanda-tanda bahwa produsen menindaklanjuti komitmen untuk memotong pasokan dan permintaan bahan bakar meningkat dengan berkurangnya pembatasan Virus Corona.…
May 26, 2020

Harga Emas Turun Ditekan Paket Stimulus Jepang Namun Tertahan Demo Hongkong

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 26/05/2020 – Harga emas turun pada Senin (25/5) karena pasar saham Jepang menguat di tengah berita tentang program stimulus Jepang yang mendorong minat investor masuk ke portofolio berisiko. Namun, ketegangan baru di Hong Kong…
May 20, 2020

Harga Emas Kembali Rebound Dipicu Kekhawatiran Resesi Walau Lockdown Mulai Dibuka

in Berita Komoditas by Super User
Forexsignal88.Com - Emas naik pada akhir perdagangan Selasa (Rabu pagi WIB), rebound dari kerugian hari sebelumnya di tengah ketidakpastian tentang bagaimana ekonomi akan bangkit dari perlambatan yang dalam, meski optimisme tentang vaksin potensial untuk…
May 20, 2020

Harga Minyak Mentah US Masih Menguat Didukung Kebijakan Stimulus

in Berita Komoditas by Super User
Forexsignal88.Com - Minyak mentah AS sedikit menguat pada akhir perdagangan Selasa (Rabu pagi WIB), karena Menteri Keuangan AS Steven Mnuchin mengatakan ia mendukung perluasan langkah-langkah tertentu untuk meningkatkan ekonomi, sementara Brent lebih rendah…