ForexSignal88.com l Jakarta, 12/12/2018 – Harga emas naik tipis pada awal sesi Rabu setelah ada indikasi bahwa Federal Reserve mungkin akan menurunkan kecepatan kenaikan biaya pinjaman dalam dua tahun ke depan.

Data MetaTrader yang digunakan tim analisis pasar keuangan ForexSignal88.com (FS88) mencatat harga emas (XAUUSD) sejak pagi hingga siang ini bergerak di kisaran tipis yaitu $1.242,70 hingga $1.245,95.

Bart Melek, kepala strategi komoditas di TD Securities, kepada Reuters mengatakan bahwa kini pasar emas berada dalam situasi di mana Federal Reserve mulai memberi sinyal bahwa mereka mungkin sangat dekat dengan netralitas, yang berarti hanya ada lebih sedikit kenaikan suku bunga.

Menurut Melek, selama beberapa minggu terakhir, beberapa pembicara dari The Fed, termasuk Ketua Jerome Powell, membiarkan pasar tahu bahwa mereka akan melihat data ketika memutuskan kebijakan moneter ke depan sehingga pasar menafsirkannya sebagai suku bunga yang lebih rendah pada tahun 2019 dan 2020.

Sementara itu Gubernur Fed Lael Brainard mengatakan pada Jumat lalu bahwa risiko meningkat di luar negeri dan di pasar hutang perusahaan domestik.

Seperti dilansir oleh Reuters, Brainard mengatakan bahwa kenaikan suku bunga “telah membantu kami dengan baik dengan memberi kami waktu untuk menilai dampak dari kebijakan seperti yang kami lakukan tetapi jalur kebijakan semakin akan tergantung pada bagaimana prospek berevolusi”.

Turunnya ekspektasi kenaikan suku bunga biasanya meningkatkan permintaan pasar untuk aset safe haven seperti logam kuning ketimbang terhadap dolar AS atau saham. Namun pasar emas yang beranjak bullish mungkin bakal dipengaruhi oleh pandangan suram tentang perlambatan pasar global tahun depan.

UBS dan Bank of America Merrill Lynch menerbitkan laporan perkiraan pasar untuk 2019 di pekan lalu dan keduanya memprediksi pertumbuhan ekonomi yang lebih lambat pada tahun 2019 di 3,6%.

“Pandangan kami adalah bahwa pertumbuhan AS akan dibatasi oleh stimulus fiskal dan suku bunga yang lebih tinggi. Di zona euro, permintaan domestik yang solid tidak akan cukup untuk mengimbangi penurunan pertumbuhan ekspor. China, sementara itu, menghadapi tekanan kembar dari tarif impor AS dan penyeimbangan ekonomi,” kata laporan UBS.

Sedangkan Bank of America Merrill Lynch memperkirakan bahwa cash dan komoditas akan menjadi bullish di tahun depan.

“Pertumbuhan laba diperkirakan menurun tajam pada tahun depan, dari lebih dari 15% menjadi kurang dari 5% pada basis tahun-ke tahun. Faktor-faktor yang mempengaruhi adalah saham, obligasi dan dolar AS yang bearish; cash dan komoditas yang bullish; dan aksi beli saat terjadi volatilitas,” kata bank tersebut dalam sebuah laporannya.

Selanjutnya hari ini para pelaku perdagangan emas akan memantau indeks inflasi konsumen (CPI) AS yang akan diumumkan pada jam 20.30 wib. CPI diperkirakan turun dari 0,3% ke 0,0% sedangkan Core CPI diprediksi stabil di 0,2%.

Sumber berita: ForexSignal88, Reuters

Sumber gambar: Reuters

Share This

Berita Komoditas Lainnya

January 24, 2019

Shutdown AS dan Pertumbuhan Global Masih Jaga Stabilitas Harga Emas

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 24/01/2019 – Harga emas turun tipis pada Kamis siang saat dolar AS mendatar karena kekhawatiran penutupan pemerintah (shutdown) AS yang berkepanjangan akan membatasi pertumbuhan ekonomi negara itu dan pada saat yang sama…
January 24, 2019

Harga Emas Relatif Stabil Saat Ekuitas Alami Tekanan Ringan

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 24/01/2019 – Harga emas bergerak stabil, bangkit kembali, mengurangi kerugian yang terjadi di awal sesi perdagangan kemarin, karena pemulihan di bursa saham gagal akibat meningginya kekhawatiran para investor atas ketidakpastian…
January 23, 2019

Harga Emas Terseret Penguatan Ekuitas Asia

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 23/01/2019 – Hingga Rabu siang ini, dari pantauan tim analisis pasar keuangan ForexSignal88.com (FS88), harga emas (XAUUSD) masih bergerak tipis ke arah selatan dengan level terendah sementara di $1.282,90. Dolar AS yang sempat…
January 23, 2019

Pandangan IMF Dukung Harga Emas

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 23/01/2019 – Harga emas menguat pada hari Selasa, didukung oleh minat para investor yang mencari perlindungan di tengah kembalinya kekhawatiran pasar terhadap perlambatan pertumbuhan global. Namun untuk sementara penguatan harga…
January 22, 2019

Selera Risiko Perlahan Bergeser, Harga Emas Tetap di Bawah Tekanan

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 22/01/2019 – Hingga Selasa siang pergerakan harga emas masih tipis dan dibayangi tekanan jual, bergerak di dekat posisi terendah tiga minggu yang disentuh pada sesi Senin, di tengah gelombang pemulihan dolar AS. Greenback yang…