ForexSignal88.com l Jakarta, 30/11/2018 – Hingga Jumat siang ini harga emas masih bergerak di kisaran sempit karena dolar AS mencoba rebound setelah Presiden AS Donald Trump mengirimkan sinyal beragam tentang prospek kesepakatan perdagangan dengan Beijing, sementara paladium kembali mencatatkan rekor tertinggi baru.

Trump dan pemimpin China Xi Jinping diperkirakan akan membahas masalah perdagangan di sela-sela KTT G20 di Argentina pada hari Sabtu, di mana ketegangan perdagangan global diperkirakan mendominasi agenda pertemuan tersebut.

Namun pada hari Kamis, Trump mengirim sinyal beragam tentang kesepakatan perdagangan, mengatakan kesepakatan sudah dekat tetapi dia tidak yakin dia menginginkannya.

Sugandha Sachdeva, wakil kepala riset pasar logam, energi dan mata uang di Religare Broking, berpendapat bahwa pasar emas akan memantau G20 dengan ketat untuk mencari petunjuk lebih lanjut.

Menurut Sachdeva, setiap perkembangan positif akan berarti negatif untuk indeks dolar AS, yang telah diuntungkan sebagai aset safe haven tahun ini ketika ketegangan terlihat meningkat. Sebaliknya, jika konflik perdagangan semakin intensif, pasar akan melihat penurunan harga emas lebih lanjut.

Indeks dolar AS, yang mengukur greenback terhadap perdagangan-tertimbang enam mata uang utama, sedikit berubah pada hari Jumat siang.

Harga emas telah merosot sekitar 10 persen dari puncaknya di bulan April karena para investor beralih ke dolar AS sebagai instrumen safe haven karena perang perdagangan AS-China yang berlangsung yang berpadu dengan latar belakang suku bunga AS yang lebih tinggi.

Notulen dari pertemuan kebijakan November Federal Reserve menunjukkan bahwa kenaikan suku bunga lainnya masih di atas meja. Namun, para pejabat The Fed juga terus berdebat tentang kapan kiranya bank sentral AS mungkin menghentikan pengetatan moneter dan bagaimana cara menyampaikan rencana tersebut kepada publik.

Suku bunga yang lebih tinggi meningkatkan biaya peluang (opportunity cost) saat menyimpan emas, yang tidak menghasilkan bunga dan memerlukan biaya untuk penyimpanan dan asuransinya.

Seorang pedagang emas yang berbasis di Hong Kong berpendapat bahwa harga emas telah menembus pergerakan rata-rata (moving average) 100-hari di $1.211 dan pergerakan rata-rata 50-hari di $1.215, jadi harga pasti dapat bergerak di area $1.215-$1.230.

Sumber berita: ForexSignal88, Reuters

Sumber gambar: Pound Sterling LIVE

Share This

Berita Komoditas Lainnya

January 23, 2019

Harga Emas Terseret Penguatan Ekuitas Asia

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 23/01/2019 – Hingga Rabu siang ini, dari pantauan tim analisis pasar keuangan ForexSignal88.com (FS88), harga emas (XAUUSD) masih bergerak tipis ke arah selatan dengan level terendah sementara di $1.282,90. Dolar AS yang sempat…
January 23, 2019

Pandangan IMF Dukung Harga Emas

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 23/01/2019 – Harga emas menguat pada hari Selasa, didukung oleh minat para investor yang mencari perlindungan di tengah kembalinya kekhawatiran pasar terhadap perlambatan pertumbuhan global. Namun untuk sementara penguatan harga…
January 22, 2019

Selera Risiko Perlahan Bergeser, Harga Emas Tetap di Bawah Tekanan

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 22/01/2019 – Hingga Selasa siang pergerakan harga emas masih tipis dan dibayangi tekanan jual, bergerak di dekat posisi terendah tiga minggu yang disentuh pada sesi Senin, di tengah gelombang pemulihan dolar AS. Greenback yang…
January 22, 2019

Risk-On Masih Bebani Harga Emas

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 22/01/2019 – Harga emas tergelincir ke level terendah dalam hampir sebulan pada hari Senin karena dolar AS dan selera risiko yang lebih besar menyapu dukungan bagi emas yang datang dari potensi jeda kenaikan suku bunga AS di tahun…
January 21, 2019

Harga Emas Stabil Setelah Terkikis di Pekan Lalu

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 21/01/2019 – Harga emas bergerak tipis dan relatif stabil pada hari Senin karena ekspektasi pasar bahwa Federal Reserve akan menghentikan siklus kenaikan suku bunga multi-tahunnya, diimbangi oleh pemulihan selera para investor…