ForexSignal88.com l Jakarta, 28/11/2018 – Harga emas masih stabil pada hari Rabu siang setelah mencapai titik terendah dalam hampir dua minggu di sesi sebelumnya karena penguatan dolar AS terjadi setelah seorang pejabat senior Federal Reserve menegaskan kembali perlunya kenaikan suku bunga lebih lanjut.

Sementara itu saham-saham Asia tampak gamang dan dolar AS masih berada di dekat titik tertinggi 1½ tahun karena aset berisiko tersendat di tengah sinyal-sinyal yang saling kontradiktif pada prospek untuk de-eskalasi sengketa perdagangan Sino-AS.

Richard Clarida, Wakil Ketua The Fed, mengatakan kemarin bahwa bank sentral AS harus lebih memperhatikan data ekonomi terbaru karena kenaikan suku bunga bertahap semakin mendekati sikap netral.

Fokus pasar selanjutnya bergeser ke pidato Ketua Fed Jerome Powell pada hari Rabu waktu setempat atau Kamis dini hari waktu Indonesia dan notulen dari pertemuan The Fed 7-8 November yang akan dipublikasikan pada Jumat dini hari waktu Indonesia.

Baik imbal hasil Treasury dan dolar AS kemungkinan akan mengalami kenaikan tajam jika Powell mengatakan bahwa kebijakan moneter akan harus restriktif (di atas tingkat netral) untuk beberapa waktu ke depan.

Sebaliknya, kedua instrumen itu dapat terpukul jika Powell lebih menekankan pidatonya pada risiko ekonomi AS dari pasar perumahan dan perlambatan ekonomi global dan memudarnya dampak stimulus fiskal.

Sementara itu, Presiden AS Donald Trump mempertahankan kritiknya terhadap Ketua Fed Jerome Powell, mengatakan meningkatnya suku bunga dan kebijakan The Fed lainnya telah merusak ekonomi AS, demikian yang dikabarkan The Washington Post pada hari Selasa.

Trump pun secara terbuka siap untuk mencapai kesepakatan pada perdagangan AS-China saat acara makan malam pada hari Sabtu dengan pemimpin China Xi Jinping.

Namun ia tetap siap untuk menaikkan tarif pada impor dari China jika tidak ada terobosan, demikian penjelasan penasihat ekonomi Gedung Putih Larry Kudlow pada hari Selasa.

Dari wilayah lain, pemerintah UK dan Bank of England (BoE) kemungkinan akan meningkatkan peringatannya pada Rabu sore mengenai sebuah pukulan dari Brexit terhadap ekonomi jika tidak ada kesepakatan (no-deal Brexit), yang berpotensi membantu Perdana Menteri Theresa May untuk mengatasi penolakan yang dari parlemen dan pihak lain terhadap rencananya.

Sumber berita: ForexSignal88, Reuters

Sumber gambar: International Business Times

Share This

Berita Komoditas Lainnya

January 23, 2019

Harga Emas Terseret Penguatan Ekuitas Asia

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 23/01/2019 – Hingga Rabu siang ini, dari pantauan tim analisis pasar keuangan ForexSignal88.com (FS88), harga emas (XAUUSD) masih bergerak tipis ke arah selatan dengan level terendah sementara di $1.282,90. Dolar AS yang sempat…
January 23, 2019

Pandangan IMF Dukung Harga Emas

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 23/01/2019 – Harga emas menguat pada hari Selasa, didukung oleh minat para investor yang mencari perlindungan di tengah kembalinya kekhawatiran pasar terhadap perlambatan pertumbuhan global. Namun untuk sementara penguatan harga…
January 22, 2019

Selera Risiko Perlahan Bergeser, Harga Emas Tetap di Bawah Tekanan

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 22/01/2019 – Hingga Selasa siang pergerakan harga emas masih tipis dan dibayangi tekanan jual, bergerak di dekat posisi terendah tiga minggu yang disentuh pada sesi Senin, di tengah gelombang pemulihan dolar AS. Greenback yang…
January 22, 2019

Risk-On Masih Bebani Harga Emas

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 22/01/2019 – Harga emas tergelincir ke level terendah dalam hampir sebulan pada hari Senin karena dolar AS dan selera risiko yang lebih besar menyapu dukungan bagi emas yang datang dari potensi jeda kenaikan suku bunga AS di tahun…
January 21, 2019

Harga Emas Stabil Setelah Terkikis di Pekan Lalu

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 21/01/2019 – Harga emas bergerak tipis dan relatif stabil pada hari Senin karena ekspektasi pasar bahwa Federal Reserve akan menghentikan siklus kenaikan suku bunga multi-tahunnya, diimbangi oleh pemulihan selera para investor…