ForexSignal88.com l Jakarta, 04/12/2018 – Harga emas sempat naik lebih dari satu persen pada hari Senin, mencapai titik tertinggi dalam lebih dari tiga minggu, didorong oleh aksi jual greenback setelah Amerika Serikat (AS) dan China menyerukan ‘gencatan senjata’ pada rencana penerapan tarif perdagangan baru selama 90 hari.

Hasil positif pembicaraan Presiden AS Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping pada pertemuan G20 di Buenos Aires, Argentina, pada akhir pekan lalu menjadi penyebab utama peningkatan harga emas.

Jeff Klearman, manajer portofolio di GraniteShares, menjelaskan bahwa itu bukan hasil yang paling positif yang bisa terjadi tetapi kesepakatan tersebut telah membantu melemahkan dolar AS dan mendukung harga logam kuning.

Trump dan Xi sepakat untuk menunda penerapan tarif baru selama 90 hari setelah keduanya bertemu di sela-sela KTT Group 20 di Argentina selama akhir pekan lalu. Kedua negara tersebut selama berbulan-bulan bergelut di dalam ketegangan pada perdagangan dan masalah lainnya.

‘Gencatan senjata’ tersebut mendorong para investor untuk menjual dolar AS, membuat harga emas lebih murah bagi para pemegang mata uang lainnya.

Jim Wyckoff, analis senior Kitco Metals, mengatakan bahwa ‘gencatan senjata’ perdagangan AS-China memberi para pedagang dan investor berita bullish berlipat ganda, menyusul komentar mengejutkan di pekan lalu dari Ketua Federal Reserve Jerome “Jay” Powell.

Indeks Dolar AS bergerak turun karena mata uang sekunder dunia terdorong naik, termasuk yuan China, oleh ‘gencatan senjata’ tersebut, menghasilkan kekuatan pasar lain yang bullish untuk pasar logam, demikian penjelasan Wyckoff.

Mata uang AS telah menjadi aset safe haven yang lebih disukai pada tahun ini karena konflik perdagangan AS-China terjadi dengan latar belakang suku bunga AS yang lebih tinggi, yang menghambat daya tarik emas.

Carlo Alberto De Casa, kepala analis ActivTrades, dalam sebuah catatannya, menyebut bullion kemungkinan akan mendapatkan dorongan lebih lanjut jika harga berhasil berdiri kokoh di atas $1.230,00 dan terutama jika melampaui $1.235,00.

Ia menambahkan bahwa pergerakan naik lanjutan akan menjadi lebih mungkin untuk terjadi jika The Fed mengurangi jumlah kenaikan suku bunganya pada 2019/20.

Suku bunga yang lebih rendah dapat mengurangi biaya peluang (opportunity cost) untuk menyimpan bullion yang tidak memberikan imbal hasil (yield dan bunga) sekaligus membebani dolar AS.

Indeks Dolar AS tercatat turun sekitar 0,32 persen pada sesi perdagangan kemarin. Sejumlah mata uang utama, kecuali yen dan pound sterling, terus memukul dolar AS.

Namun pelemahan dolar AS kemarin sedikit terhambat oleh indeks manajer pembelian sektor manufaktur AS dari ISM yang membaik, naik dari 57,5 ke 59,3 sekaligus melebihi perkiraan para ekonom yaitu 57,5.

Sumber berita: ForexSignal88, Kitco, Reuters

Sumber gambar: InvestorPlace

Share This

Berita Komoditas Lainnya

March 26, 2019

Harga Emas Kehilangan Momentum Setelah Mencapai Harga Tertinggi Satu Bulan

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 26/03/2019 –Harga emas diperdagangkan lebih rendah pada hari Selasa sejak sesi Asia hingga saat berita ini dihimpun menjelang sesi Eropa. Sebelumnya, harga emas mencapai titik tertinggi satu bulan pada hari Senin. Emas Berjangka…
March 26, 2019

Bayang-bayang Resesi Lambungkan Harga Emas

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 26/03/2019 – Harga emas naik ke level tertinggi lebih dari tiga minggu pada hari Senin, dibantu oleh dolar AS yang lebih lemah dan karena kekhawatiran pasar atas pertumbuhan ekonomi global mendorong investor ke aset safe haven.…
March 25, 2019

Potensi Resesi AS Dongkrak Harga Emas

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 25/03/2019 – Harga emas naik pada hari Senin karena selera investor untuk aset berisiko memudar di tengah kekhawatiran tentang potensi resesi AS dan perlambatan pertumbuhan global, meningkatkan daya tarik untuk emas batangan…
March 25, 2019

HOT ALERT ! Arab Berpotensi Membawa Harga Minyak ke Harga $70 per Barrel !!

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 25/03/2019 – Kebutuhan anggaran yang mendesak memaksa Arab Saudi untuk mendorong harga minyak setidaknya US$ 70 per barel tahun ini. Merujuk Reuters, Jumat (22/3) beberapa pelaku industri mengatakan, meski produsen minyak serpih…
March 25, 2019

Positif di Akhir Jumat, Harga Emas Lanjutkan Gerakan Bullish Mingguan

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 25/03/2019 – Mimpi buruk kembar dari Eropa dan China membantu para bulls emas bergerak maju dalam misi mereka, berjalan terus ke sisi utara wilayah pertahanan $1.300, bahkan ketika dolar AS pulih sebagian pasca mendapat pukulan…