ForexSignal88.com l Jakarta, 10/10/2018 – Pada perdagangan komoditas emas di siang hingga sore hari ini pada perdagangan di bursa komoditi logam mulia yang memasuki pasar London, kondisi harga emas saat ini masih berada di ruang yang negatif dengan masih muncul bibit-bibit jual disaat perundingan Brexit akan selesai.

Aksi safe haven dolar sebelumnya muncul lebih besar sejak data ekonomi AS dinyatakan terus membaik, sehingga dukungan kepada naiknya suku bunga the Fed makin besar di pekan lalu. Harga emas sempat berada di bawah level psikologisnya lagi sejak perang tarif memanas, dimana beberapa negara akan terimbas tarif baru dari Presiden Trump, dan akibat dari data pekerja AS yang membaik telah berhasil membuat harga emas dalam tekanan jual lebih besar lagi sehingga sempat berada dibawah level psikologis $1200.

Dan AS saling memberikan tarif baru kepada produk China. Begitu pula dengan China juga memberlakukan tarif tambahan juga kepada barang asal AS, di mana Beijing masih enggan untuk berdialog dengan AS sehingga tensi perang dagang makin membara. Beruntung pasar keuangan China libur seminggu dan China belum melakukan aksi likuiditas sehingga pasar komoditas sedikit tenang.

Di sisi lain the Fed sendiri sangat khawatir dengan masa depan ekonomi AS jika kondisi perang tarif makin memanas. Namun bank sentral AS telah menaikkan suku bunganya sebesar 25 bps dan ketua Fed Jerome Powell berkata bahwa ekonomi AS butuh kenaikan tersebut. Dalam pernyataannya pekan lalu, ketua Fed Jerome Powell juga kembali menyatakan bahwa kenaikan suku bunga lanjutan memang masih bisa dibutuhkan sehingga membuka kemungkinan akhir tahun naik lagi dan juga tahun depan.

Emas akan alami situasi yang sulit membaik disaat dihadapkan dengan masalah kenaikan suku bunga. Harga emas sempat membaik di akhir pekan lalu setelah data nonfarm payroll dinyatakan sangat buruk, sehingga aksi beli emas cukup marak. Harapannya awal pekan kondisi ini berlanjut, namun sayang bank sentral China, PBOC telah mengeluarkan paket bantuan ekonomi atau stimulusnya ke pasar uang sehingga menimbulkan aksi safe haven.

Dana Moneter Internasional mengeluarkan outlook ekonomi yang mulai khawatir dengan masa depan ekonomi dunia yang akan turun kinerjanya akibat dari perang dagang sehingga membangkitkan aksi mencari aset pelindung nilai yaitu mencari emas. Kondisi safe haven emas ini muncul setelah harga emas sejak April lalu terkoreksi lebih 12% akibat perang dagang dan aksi kenaikan suku bunga Fed.

Namun kondisi perundingan Brexit yang akan selesai telah membangkitkan aksi ambil untung emas karena investor beralih ke pound dan euro. Proses perpisahan Inggris akan selesai minggu depan.

Hal ini membuat harga emas untuk kontrak Desember di bursa berjangka New York Mercantile Exchange divisi Comex sementara melemah $1,50 atau 0,13% di level $1193.00 per troy ounce. Untuk harga perak kontrak September di Comex untuk sementara menguat $0,01 atau 0,07% di level $14,41 per troy ounce.

Sumber berita: Reuters, Investing, Kitco, Bloomberg, ForexSignal88.com, CNBC

Sumber gambar: Reuters

Share This

Berita Komoditas Lainnya

May 27, 2020

Kemilau Harga Emas Meredup di Tengah Harapan Akan Kembali Menggeliatnya Kegiatan Perekonomian

in Berita Komoditas by Super User
Forexsignal88.Com - Harga emas jatuh lebih dari satu persen pada akhir perdagangan Selasa (Rabu pagi WIB) ketika semakin banyak negara-negara utama melonggarkan penguncian Virus Corona, yang memicu harapan untuk pemulihan ekonomi dan memperkuat selera…
May 27, 2020

Komitmen Potong Pasokan dan Kenaikan Permintaan Mendukung Harga Minyak di Zona Rally

in Berita Komoditas by Super User
Forexsignal88.Com - Harga minyak naik pada akhir perdagangan Selasa (Rabu pagi WIB) didukung oleh tanda-tanda bahwa produsen menindaklanjuti komitmen untuk memotong pasokan dan permintaan bahan bakar meningkat dengan berkurangnya pembatasan Virus Corona.…
May 26, 2020

Harga Emas Turun Ditekan Paket Stimulus Jepang Namun Tertahan Demo Hongkong

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 26/05/2020 – Harga emas turun pada Senin (25/5) karena pasar saham Jepang menguat di tengah berita tentang program stimulus Jepang yang mendorong minat investor masuk ke portofolio berisiko. Namun, ketegangan baru di Hong Kong…
May 20, 2020

Harga Emas Kembali Rebound Dipicu Kekhawatiran Resesi Walau Lockdown Mulai Dibuka

in Berita Komoditas by Super User
Forexsignal88.Com - Emas naik pada akhir perdagangan Selasa (Rabu pagi WIB), rebound dari kerugian hari sebelumnya di tengah ketidakpastian tentang bagaimana ekonomi akan bangkit dari perlambatan yang dalam, meski optimisme tentang vaksin potensial untuk…
May 20, 2020

Harga Minyak Mentah US Masih Menguat Didukung Kebijakan Stimulus

in Berita Komoditas by Super User
Forexsignal88.Com - Minyak mentah AS sedikit menguat pada akhir perdagangan Selasa (Rabu pagi WIB), karena Menteri Keuangan AS Steven Mnuchin mengatakan ia mendukung perluasan langkah-langkah tertentu untuk meningkatkan ekonomi, sementara Brent lebih rendah…