ForexSignal88.com l Jakarta, 12/11/2018 – Harga emas jatuh ke level terendah dalam sebulan pada hari Jumat (9/11) karena terbebani apresiasi dolar AS setelah Federal Reserve (The Fed) menegaskan kembali sikapnya mengenai laju pengetatan moneter yang dipandang sebagai faktor negatif untuk bullion selaku non-yielding asset (aset yang tidak memberikan imbal hasil).

The Fed mempertahankan suku bunga acuannya tidak berubah pada hari Kamis (8/10) atau Jumat (9/11) dini hari waktu Indonesia, tetapi secara luas diperkirakan akan menaikkan suku bunganya pada bulan Desember - yang akan menjadi kenaikan keempat di tahun ini - karena ekonomi AS yang terlihat sehat yang hanya akan terbebani oleh penurunan dalam pertumbuhan investasi bisnis.

Data MetaTrader 4 yang digunakan tim analis ForexSignal88 menunjukkan harga emas (XAUUSD) berakhir negatif di $1.209,70 atau lebih rendah 1,02 persen dari penutupan sesi Kamis. Harga emas pun mengakhiri perdagangan minggu lalu 1,88% lebih rendah dari penutupan minggu sebelumnya, penurunan mingguan paling curam sejak 17 Agustus.

Bob Haberkorn, ahli strategi pasar senior di RJO Futures, berpendapat bahwa pengumuman The Fed telah menyebabkan dolar AS menguat dan prospek suku bunga AS yang lebih tinggi memaksa harga emas di posisi defensif.

Suku bunga AS yang lebih tinggi akan menjadi bullish untuk greenback karena para investor di luar AS lebih memilih mengkonversi mata uang lokal mereka ke greenback ketimbang berburu emas.

Sementara itu indeks dolar AS, pengukur kinerja greenback terhadap enam mata uang utama, berakhir stabil setelah menyentuh tertinggi satu minggu di 96,916, tidak jauh dari titik tertinggi 16-bulan di 97,2 yang dicapai pada 31 Oktober.

Sentimen pasar komoditas secara keseluruhan pun masih negatif sehingga turut berdampak pada harga emas. Harga minyak dunia terus bergerak turun, dengan minyak mentah Brent, yang menjadi patokan internasional, jatuh ke titik terendahnya sejak awal April di lalu berakhir negatif di $70,18 per barel atau turun 0,67 persen pada hari Jumat.

Harga perak turun 1,7 persen menjadi $14,17 per troy ounce, setelah menyentuh titik terendah sejak 18 September. Harga logam ini mencatatkan minggu terburuk sejak Februari.

Sumber berita: ForexSignal88, Reuters

Sumber gambar: Backan TV Vietnam

Share This

Berita Komoditas Lainnya

August 16, 2019

Berita Emas: Harga Emas Masih Perpanjang Kenaikan di Sesi Tengah Pekan

in Berita Komoditas by Super User
Forexsignal88.Com - Harga emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange memperpanjang kenaikannya pada akhir perdagangan Kamis (Jumat pagi WIB), didorong oleh selera safe haven meskipun terjadi beberapa pemulihan di pasar saham Amerika Serikat.…
August 15, 2019

Berita Emas: Harga Emas Kembali Terkerek Naik Terimbas Data Ekonomi Eropa yang BURUK

in Berita Komoditas by Super User
Forexsignal88.Com - Harga emas naik 1 persen pada perdagangan hari Rabu (14/8). Kenaikan karena kurva yield Treasury AS berbalik arah dan data ekonomi yang buruk dari zona euro memicu kekhawatiran resesi dan mendorong investor memilih ke safe-haven. Dikutip…
August 14, 2019

Berita Emas: Kok Bisa Harga Emas Tiba-Tiba Anjlok 2 Persen? Ini Ulasannya!

in Berita Komoditas by Super User
Forexsignal88.Com - Harga emas turun 2 persen pada penutupan sesi perdagangan Selasa 13/08 (Rabu 14/08 dinihari WIB), berbalik arah dari sesi sebelumnya ketika mencapai puncaknya sejak 6 tahun terakhir. Ini setelah Amerika Serikat (AS) mengatakan akan menunda…
August 13, 2019

Berita Emas: Demand Meningkat, Harga Emas Semakin Melonjak

in Berita Komoditas by Super User
Forexsignal88.Com - Emas berjangka di Divisi COMEX New York Mercantile Exchange naik tajam di akhir perdagangan awal pekan Senin (Selasa pagi WIB) karena ketegangan perdagangan yang berkepanjangan meningkatkan daya tarik aset-aset safe haven. Kontrak emas…
August 12, 2019

Berita Emas: Bocoran Signal Open Posisi Harga Emas Hari Ini!

in Berita Komoditas by Super User
Forexsignal88.Com - Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange ditutup sedikit lebih rendah pada penutupan perdagangan akhir pekan Jumat (Sabtu pagi WIB), namun demikian tetap mengakhiri pergerakan mingguan dengan kenaikan tajam di tengah…