ForexSignal88.com l Jakarta, 10/01/2018 – Pada perdagangan awal pekan kemarin, harga minyak dunia bergerak seragam dimana harga minyak WTI dan harga minyak Brent berjalan serasi untuk melanjutkan penguatannya dengan laporan bulanan EIA yang memperkirakan harga minyak dunia mengalami kenaikan di tahun ini.

Energy Information Administration semalam menyatakan dalam laporan bulanannya bahwa menaikkan perkiraan harga minyak WTI untuk tahun ini menjadi $55,33 per barel dan minyak Brent menjadi $59,74. EIA juga menyatakan bahwa produksi minyak AS di kuartal ini akan naik menjadi $10,04 juta bph, hampir menyamai rekor produksi minyak serpih sepanjang sejarah AS yang pernah tercipta di November 1970.

Hanya Rusia dan Arab Saudi yang mempunyai kapasitas produksi di atas 10 juta bph yaitu Rusia sebesar 11 juta bph dan Arab Saudi sebesar 10,7 juta bph. EIA juga merevisi perkiraan pertumbuhan produksi minyak AS untuk tahun ini dari 780 ribu bph menjadi 970 ribu bph. EIA juga memperkirakan bahwa tahun depan produksi minyak AS bisa mendekati angka 11 juta bph dimana rata-rata produksi minyak AS bisa tumbuh 580 ribu bph menjadi 10,85 juta bph.

Hal ini membuat harga minyak jenis West Texas Intermediate kontrak Februari di bursa New York Mercantile Exchange divisi Comex untuk ditutup menguat $1,45 atau 2,35% di level $63,18 per barel. Sedangkan minyak jenis Brent kontrak Februari di pasar ICE Futures London ditutup menguat $1,16 atau 1,71% di harga $68,94 per barel.

EIA juga melaporkan bahwa produksi minyak OPEC rata-rata turun 200 ribu bph  menjadi 32,5 juta bph di tahun lalu. Tahun depan diperkirakan akan naik lagi 200 ribu bph sebagai akibat naiknya produksi minyak Libya.

Pekan ini, OPEC juga dilaporkan bahwa tingkat kepatuhan pembatasan pasokan minyak 1,8 juta bph naik dari 125% di November menjadi 128% di Desember lalu. Namun produksi minyak OPEC mengalami kenaikan sebesar 50 ribu bph sehingga total menjadi 32,40 juta bph, sedikit di bawah target komitmen 32,50 juta bph.

Penguatan harga minyak juga didukung oleh laporan akhir pekan dari Baker Hughes bahwa 5 kilang minyak AS sudah di non-aktifkan sehingga secara total kilang yang aktif menjadi 742 kilang atau turun dari pekan sebelumnya. Sebelumnya harga minyak masih bertahan di level tertinggi sejak 2 setengah tahun karena investor gusar melihat kondisi politik Iran yang kurang kondusif sejak akhir tahun lalu sehingga dikhawatirkan tuntutan pendemo tersebut bisa mengganggu layanan terhadap produksi dan ekspor minyak Iran.

Tingginya harga minyak juga didukung oleh tingginya aktivitas industri di seluruh dunia, sehingga permintaan minyak sedang membaik dimana EIA memperkirakan bahwa permintaan minyak AS akan mengalami kenaikan dari 410 ribu bph menjadi 470 ribu bph.

API tadi pagi juga melaporkan bahwa persediaan minyak AS mengalami penurunan di pekan lalu sebesar 11,2 juta barel. Sedangkan persediaan bensin naik 4,3 juta barel, untuk minyak pemanas dan solar naik persediaannya menjadi 4,7 juta barel.

Penguatan harga minyak pekan lalu didukung oleh penundaan pengiriman minyak AS oleh tanker-tanker yang akan berlayar ke seluruh dunia, karena kondisi cuaca yang buruk sedang terjadi di sebagian besar kawasan AS sedang dilanda musim dingin yang ekstrem. Tentunya kondisi ini dapat menganggu pasokan minyak dunia.

Sumber berita: ForexSignal88, Bloomberg, Investing, MarketWatch, Reuters,

Sumber gambar: Decom World

Share This

Berita Komoditas Lainnya

December 19, 2018

Emas Naik ke Level Tertinggi Lebih dari Lima Bulan Menunggu Prospek Fed

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 19/12/2018 – Harga emas bergerak naik perlahan hingga ke puncak tertinggi dalam lebih dari lima bulan terakhir pada hari Rabu siang karena dolar AS yang melunak menjadi dukungan bagi bullion di saat para investor menunggu isyarat…
December 19, 2018

Harga Emas Terangkat Penurunan Dolar AS

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 19/12/2018 – Harga emas membukukan kenaikan moderat pada hari Selasa sekaligus mencatatkan harga penutupan tertinggi dalam lima bulan. Harga emas mendapatkan dukungan dari dolar AS yang lebih lemah menjelang pembaruan kebijakan…
December 18, 2018

Harga Emas Naik karena Greenback Tertekan Menjelang Agenda Fed

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 18/12/2018 – Harga emas terpantau bergerak naik sedikit pada hari Selasa siang menjelang pertemuan penting Federal Reserve karena spekulasi pasar bahwa tanda-tanda gejolak ekonomi dapat mendorong bank sentral tersebut untuk segera…
December 18, 2018

Harga Emas Positif, Pasar Tunggu FOMC

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 18/12/2018 – Harga emas naik pada hari Senin seiring terjadinya penurunan indeks dolar AS, imbal hasil Treasury dan bursa saham AS serta komentar dari seorang manajer pengelola dana terkenal. Semua faktor itu mendorong harga emas…
December 17, 2018

Harga Emas Tak Bergairah Hingga Senin Siang

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 17/12/2018 – Harga emas masih enggan bergerak hingga Senin siang setelah pada sesi penutupan pekan lalu merosot ke $1.232,70. Tekanan jual menghampiri perdagangan komoditas tersebut menjelang pertemuan Federal Reserve di pekan…