ForexSignal88.com l Jakarta, 12/03/2018 – Pada Senin pagi tekanan jual mulai menghampiri perdagangan emas setelah pada hari Jumat harga emas memantul dari posisi terendahnya di sesi tersebut karena dolar AS tergelincir terhadap sebagian mata uang utama seiring terlihatnya perlambatan pada kenaikan upah yang sebelumnya diharapkan akan mendorong kenaikan inflasi secara bertahap pada tahun ini.

Pertumbuhan lapangan kerja AS membukukan kenaikan terbesar di bulan Februari dalam lebih dari 1½ tahun. Meskipun data tersebut meningkatkan kemungkinan kenaikan suku bunga, kenaikan upah yang lebih lambat hanya menunjukkan kenaikan inflasi secara bertahap.

Indeks Dolar AS sedikit melemah, membuat harga emas yang berdenominasi dolar AS menjadi lebih murah bagi para pembeli dengan mata uang lainnya.

Bob Haberkorn, ahli strategi pasar senior di RJO Futures di Chicago, melihat harga emas sedikit teredam karena pasar tetap bereaksi positif pada jumlah pekerjaan yang lebih baik dari perkiraan yang pada gilirannya mendukung dolar AS.

Steven Ricchiuto, kepala ekonom Mizuho Securities USA di New York, menjelaskan jumlah payroll yang kuat menunjukkan The Fed mungkin akan menaikkan suku bunga dan menurutnya kecil peluangnya untuk terjadi kurang dari tiga kenaikan suku bunga The Fed di tahun ini.

Namun demikian pertumbuhan upah yang lamban bisa menurunkan ekspektasi bahwa The Fed akan menaikkan perkiraan suku bunga menjadi empat kenaikan di tahun ini.

Sebelumnya terlihat optimisme bahwa mengetatnya kondisi pasar tenaga kerja akan memacu pertumbuhan upah lebih cepat dan mendongkrak inflasi ke arah target 2 persen yang ditetapkan The Fed.

Sementara itu berita bahwa Presiden AS Donald Trump setuju untuk bertemu dengan Korea Utara Kim Jong Un dalam pertemuan tatap muka pertama antara kedua para pemimpin negara yang berseteru tersebut telah menimbulkan tekanan pada harga emas, demikian menurut Norbert Rucker, kepala riset komoditas Julius Baer di Zurich.

Sumber berita: ForexSignal88, CNBC, Forex Factory, Investing, Reuters

Sumber gambar: Villa Ka

Share This

Berita Komoditas Lainnya

December 17, 2018

Harga Emas Tak Bergairah Hingga Senin Siang

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 17/12/2018 – Harga emas masih enggan bergerak hingga Senin siang setelah pada sesi penutupan pekan lalu merosot ke $1.232,70. Tekanan jual menghampiri perdagangan komoditas tersebut menjelang pertemuan Federal Reserve di pekan…
December 17, 2018

Harga Emas Meredup, Terbayangi oleh Kemilau Dolar AS

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 17/12/2018 – Harga emas jatuh ke level terendah dalam lebih dari seminggu pada hari Jumat (14/12) dan membukukan penurunan mingguan terbesar dalam lebih dari sebulan karena dolar AS naik pada data ekonomi AS yang kuat menjelang…
December 14, 2018

Harga Emas Stabil Seiring Beralihnya Fokus Pasar ke Fed Meeting

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 14/12/2018 – Harga emas relatif stabil pada Jumat siang meskipun dibayangi tekanan jual. Stabilitas ini didukung oleh ketidakpastian di sekitar prospek kebijakan Federal Reserve untuk tahun depan. Harga logam mulia ini berada di…
December 14, 2018

Emas Turun karena Palladium Mundur Titik Rekor Tertinggi

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 14/12/2018 – Harga emas berakhir lebih rendah pada hari Kamis, dengan kekuatan dolar AS secara keseluruhan memaksa harga logam itu bergerak mundur lebih jauh. Harga palladium yang menjauh dari rekor harga penutupan (settlement)…
December 13, 2018

Harga Emas Merosot Tipis karena Kabar Brexit dan AS-China

in Berita Komoditas by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 13/12/2018 – Harga emas merosot tipis sejak Kamis pagi karena dolar AS mulai stabil setelah menurun dari level tertinggi satu bulan di sesi sebelumnya sedangkan palladium naik ke rekor tertinggi sepanjang masa $1.264,25 pada awal…