ForexSignal88.com l Jakarta, 07/12/2018 – Dolar AS relatif stabil pada Jumat pagi setelah melemah terhadap mata uang utama pada hari Kamis karena imbal hasil (yield) Treasury AS jatuh dan para pedagang mengurangi ekspektasi tentang jumlah kenaikan suku bunga yang akan diterapkan Federal Reserve di tengah melemahnya data ekonomi dan meningkatnya volatilitas pasar.

Patokan imbal hasil Treasury 10-tahun mencapai titik terendah tiga bulan dari 2,845 persen. Yield tersebut terakhir turun 7 basis poin pada 2,851 persen.

Indeks dolar AS berakhir negatif 0,31 persen di 96,77. Pasangan euro/dolar AS berakhir 0,29 persen lebih tinggi dari penutupan sesi Rabu di $1,1378.

Para pembuat kebijakan The Fed diperkirakan bakal menaikkan suku bunga lagi pada rapat kebijakan 18-19 Desember tetapi fokus pasar saat ini adalah pada berapa banyak kenaikan suku bunga federal selanjutnya di tahun depan.

Menurut FedWatch CME Group, para pedagang suku bunga berjangka memperkirakan hanya ada satu kenaikan suku bunga The Fed pada tahun 2019, dibandingkan dengan ekspektasi sebulan sebelumnya untuk kemungkinan dua kenaikan suku bunga.

Dolar AS telah berada di bawah tekanan hampir sepanjang minggu ini karena inversi di bagian kurva imbal hasil (yield curve) AS yang mengibarkan bendera merah untuk potensi resesi.

Data pada hari Kamis juga membebani greenback. Defisit perdagangan AS melonjak ke titik tertinggi 10 tahun pada bulan Oktober karena ekspor kedelai turun lagi dan impor barang-barang konsumsi naik ke rekor tinggi, menunjukkan langkah-langkah terkait tarif impor pemerintah Trump untuk mengecilkan kesenjangan perdagangan tampaknya tidak efektif.

Andrew Hunter, seorang ekonom AS di Capital Economics, berpendapat bahwa pelebaran defisit perdagangan AS menjadi $55,5 miliar pada bulan Oktober, dari $54,6 miliar, terutama didorong oleh penurunan lebih lanjut pada ekspor ke China sekaligus menunjukkan bahwa perdagangan bersih akan sekali lagi menjadi hambatan pada pertumbuhan PDB pada kuartal keempat.

Data lain menunjukkan para pengusaha swasta di AS mempekerjakan lebih sedikit pekerja dari yang diperkirakan pada bulan November, menunjukkan terjadinya moderasi dalam laju pertumbuhan pekerjaan di negara tersebut.

Dolar AS tercatat berakhir turun 0,44 persen terhadap yen Jepang setelah tersiar berita dari Kanada mengenai penangkapan seorang eksekutif papan atas Huawei, raksasa teknologi China, mendorong kekhawatiran pasar akan timbulnya gejolak baru dalam ketegangan perdagangan Sino-AS.

Yen cenderung mendapat keuntungan selama terjadi tekanan dari geopolitik atau keuangan karena Jepang adalah negara kreditor terbesar di dunia dan ada asumsi bahwa para investor Jepang akan memulangkan dana apabila terjadi krisis.

Sementara itu pound sterling ditutup naik 0,38 persen meskipun ada kekhawatiran tentang dampak dari pemungutan suara Parlemen UK pada pekan depan yang akan menentukan sikap legislatif atas kesepakatan Brexit yang diajukan oleh Perdana Menteri Theresa May.

Sumber berita: ForexSignal88, Reuters

Sumber gambar: Spiked

Share This

Berita Forex Lainnya

August 16, 2019

AS: Indeks US Dollar Kembali Perkasa Didukung Rilis Data Ekonomi Yang Bagus

in Berita Forex by Super User
Forexsignal88.Com - Kurs dolar Amerika Serikat (AS) menguat moderat terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya dan pulih dari pelemahan awal terhadap safe-haven yen pada akhir perdagangan Kamis (Jumat pagi WIB), karena data penjualan ritel AS yang lebih…
August 16, 2019

Uni Eropa: ECB Siapkan Serangkaian Paket Kebijakan Moneter Longgar Baru. Apa Saja Itu?!

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 16/08/2019 – Laporan GDP (Gross Domestic Product) kuartal II/2019 menunjukkan pertumbuhan tahunan Zona Euro stagnan 1.1 persen (Year-on-Year), tetapi pertumbuhan kuartalan Jerman tergelincir ke area negatif dan Kanselir Angela…
August 16, 2019

AS: Animo FED Cut Rate Kembali Bergema di Survey FedWatch

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 16/08/2019 – Indeks dolar dibentuk dari enam mata uang yakni euro, yen, poundsterling, dolar Kanada, krona Swedia, dan franc Swiss. Indeks ini juga dijadikan tolak ukur kekuatan dolar AS terhadap mata uang lainnya. Euro, pound dan…
August 15, 2019

Kekhawatiran Perlambatan Ekonomi Eropa Menaikkan Indeks US Dollar

in Berita Forex by Super User
Forexsignal88.Com - Kurs dolar AS menguat terhadap sejumlah mata uang utama lainnya pada akhir perdagangan Rabu (Kamis pagi WIB), karena investor khawatir tentang perlambatan ekonomi di Eropa. Jerman, mesin ekonomi di Uni Eropa, baru saja mengumumkan bahwa…
August 15, 2019

Kisut Dah Ah! Perang Dagang Mulai Menekan Output Industri Dan Retail Sales China

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 15/08/2019 – Departemen Statistik China merilis data output industri periode Juli di level 4.8 persen. Data dalam basis tahunan itu melambat dari bulan sebelumnya sebesar 6.3 persen, dan menorehkan laju kenaikan paling lemah sejak…