ForexSignal88.com l Jakarta, 03/01/2019 – Pergerakan besar dan tiba-tiba di bursa forex terjadi pada Kamis pagi dengan yen Jepang melonjak karena 'flash crash' menyapu pasar mata uang.

Yen Jepang melonjak di awal perdagangan sesi Asia pada hari Kamis karena tembusnya level teknikal krusial memicu penjualan stop-loss besar-besaran dari AS dan dolar Australia di pasar yang bervolume sangat tipis.

Dolar AS jatuh ke level 104,71 yen menurut data MetaTrader yang digunakan tims analisis pasar keuangan ForexSignal88.com, penurunan 3,5 persen dari pembukaan ¥108,76 dan level terendah sejak Maret 2018. Sebelumnya, pada akhir sesi Rabu mata uang Jepang berakhir di ¥108,80 terhadap dolar AS.

Beberapa analis pasar mata uang mengatakan pergerakan tersebut dimulai ketika Apple Inc, salah satu raksasa teknologi, mengejutkan para investor dengan memangkas panduan pendapatannya, mengutip penjualan iPhone yang lesu di China.

Berita itu menyeret perdagangan saham berjangka AS meluncur turun dan memicu aliran dana ke obligasi safe haven.

Dengan aksi penghindaran terhadap risiko tinggi, safe haven yen pun terdorong lagi hingga melibas tingkat teknikal mayor dan memicu aliran stop-loss besar-besaran dari para investor yang telah menjual yen selama berbulan-bulan sebelumnya.

Pergerakan harga tersebut diperburuk oleh kelangkaan likuiditas, dengan pasar Jepang masih libur setelah Tahun Baru, dan oleh perdagangan algoritmik otomatis yang dilakukan oleh komputer dalam hitungan mikro detik.

Sebagian besar mata uang utama runtuh terhadap yen hanya dalam hitungan detik.

"Sepertinya kita mengalami flash crash," kata Ray Attrill, kepala strategi FX di National Australia Bank.

Menurutnya, secara teori yang mungkin terjadi saat ini adalah bahwa mungkin para pedagang ritel mata uang Jepang memaksa keluar dari AUDJPY yang akhirnya menciptakan kekosongan likuiditas dan ini merupakan sebuah dislokasi pasar ketimbang karena sebuah peristiwa bersifat fundamental.

Data MetaTrader menunjukkan dolar Australia jatuh ke level ¥70,43, level yang tidak terlihat sejak akhir 2011, setelah dibuka pagi tadi di sekitar ¥76,05.

Aussie pun anjlok terhadap dolar AS hingga $0,6715, terendah sejak Maret 2009, setelah dibuka di sekitar $0,6982.

Sumber berita: ForexSignal88, Reuters

Sumber gambar: Wiki.iteach.ru

Share This

Berita Forex Lainnya

March 26, 2019

Inggris : Sebenarnya Tensi 'HARD BREXIT' Semakin Menguat !!

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 26/03/2019 – Uni Eropa (UE) pada hari Senin (25/3/2019) mengumumkan bahwa pihaknya telah menyelesaikan persiapannya untuk Inggris yang akan keluar dari blok tersebut tanpa kesepakatan. Hal itu dilakukan karena kekhawatiran Brexit…
March 26, 2019

Jepang : Kebijakan Moneter 'ULTRA LONGGAR' Masih Menjadi Pilihan Utama BOJ

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 26/03/2019 – Gubernur Bank Sentral Jepang atau Bank of Japan (BOJ) Hirohiko Kuroda menjabarkan bagaimana pihaknya tetap akan mempertahankan kebijakan moneter ultra-longgar dalam jangka panjang, pada kesempatan konferensi pers,…
March 26, 2019

Greenback Semakin Ketar-Ketir Saat Yield Treasury Terus Merosot

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 26/03/2019 – Dolar AS diperdagangkan lebih rendah terhadap para pesaingnya pada hari Senin karena imbal hasil (yield) obligasi pemerintah AS memperpanjang penurunannya dari minggu lalu di tengah kekhawatiran atas perlambatan…
March 25, 2019

Warga Inggris Sebenarnya Menginginkan Brexit Atau Tidak Sih ?! Kok Terjadi Demo Besar-besaran ?!

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 25/03/2019 – Jalanan London pada Sabtu (23/3/2019) dipenuhi oleh warga Inggris yang menuntut referendum lain terkait keanggotaan Uni Eropa, ketika negara itu mengalami kelumpuhan politik atas Brexit. Diwartakan kantor berita AFP,…
March 25, 2019

Lemah Lawan Yen dan Sterling, Greenback Tetap Pukul Euro di Hari Jumat

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 25/03/2019 – Dolar AS melemah terhadap safe haven yen Jepang pada hari Jumat karena data manufaktur AS yang suram memicu kekhawatiran tentang ekonomi yang lebih luas, dan imbal hasil obligasi mengisyaratkan kekhawatiran akan…