ForexSignal88.com l Jakarta, 06/02/2019 – Keputusan bank sentral Amerika Serikat (AS) Federal Reserve untuk menghentikan kenaikan suku bunga acuan akan menjaga perekonomian AS yang sehat secara fundamental agar tetap berada di jalur pertumbuhan lebih tinggi lagi.

Hal itu disampaikan Presiden Federal Reserve Minneapolis Neel Kashkari dalam sebuah acara di gereja di Long Lake, Minnesota, AS. Acara tersebut tertutup bagi wartawan namun rekaman suara perhelatan itu kemudian diedarkan.

"Saya rasa kita masih memiliki ruang untuk berlari dalam pertumbuhan ekonomi AS," kata Kashkari, dilansir dari Reuters.

"Perekonomian AS sehat secara fundamental," tambahnya.

"Kami di The Fed tidak dapat mengontrol bila Eropa mengalami krisis, atau bila China mengalami hard landing, namun kami dapat mengontrol kesalahan kami sendiri, jadi bila kita dapat menghindari menginjak rem secara prematur, saya rasa pertumbuhan dapat terus berlanjut."

Pekan lalu, The Fed menghapus janji untuk tetap menaikkan suku bunga secara bertahap dan alih-alih berjanji untuk lebih sabar dalam mengubah arah kebijakan moneternya. Pernyataan dovish itu disambut baik oleh para pelaku pasar namun oleh beberapa analis dianggap sebagai isyarat bahwa ekonomi mulai melemah.

The Fed telah menaikkan suku bunganya sejak Desember 2015 termasuk empat kali di 2018 menjadi kisaran 2,25%-2,5%.

"Saya rasa ada banyak orang di luar sana yang ingin bekerja. Mari biarkan ekonomi terus menguat dan bila kita kemudian melihat tanda-tanda, upah naik, inflasi meningkat, kita akan selalu bisa menginjak rem. Mari jangan menginjak rem terlalu cepat," ujar Kashkari.

Ia menegaskan bahwa proyeksi perekonomian AS masih kuat. Selama tidak ada tanda-tanda ekonomi overheating, The Fed tidak seharusnya mendorong bunga jangka pendek di atas jangka panjang dan menciptakan apa yang disebut pembalikan yield atau inverted yield yang menjadi tanda awal resesi.

Sumber : Forexsignal88.com

Share This

Artikel Terkait Lainnya

 

Berita Forex Lainnya

September 18, 2019

Uni Eropa: Diluar Ekspektasi, Laporan ZEW Jerman Ternyata Dirilis Cukup Oke

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 18/09/2019 – Laporan ZEW yang mengisyaratkan perbaikan sentimen ekonomi Jerman. Namun, risiko ekonomi kawasan ini masih cukup besar. Lembaga riset Zentrum fur Europaische Wirtschaftsforschung (ZEW) melaporkan bahwa indeks sentimen…
September 18, 2019

Kubu FED Cut Rate Vs Steady Rate, Kira-kira Siapa Pemenangnya?

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 18/09/2019 – The Federal Reserve menggelar pertemuan dua hari dimulai sejak Selasa (17/9) hingga Rabu (18/9) waktu Amerika Serikat (AS). Bank Sentral AS ini diprediksi akan menggunting suku bunga meski di tubuh The Fed sendiri…
September 17, 2019

Indeks US Dollar 'REBOUND' di Sesi Perdagangan Awal Pekan

in Berita Forex by Super User
Forexsignal88.Com - Kurs dolar AS terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya pada akhir perdagangan Senin (Selasa pagi WIB) rebound karena investor mencerna data ekonomi terbaru yang keluar ternyata lebih baik dari perkiraan. Sentimen konsumen rebound…
September 17, 2019

China: Perlambatan Ekonomi Semakin Terasa di Berbagai Sektor

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 17/09/2019 – Perlambatan ekonomi Tiongkok semakin mendalam. Indikasinya dari data ekonomi terbaru China yakni pertumbuhan produksi industri pada bulan Agustus 2019 yang terlemah dalam 17,5 tahun terakhir. Efek perang dagang dengan…
September 17, 2019

Ketidakpastian Perang Dagang Ternyata Juga Turut Menekan Perekonomian Jerman Loh!

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 17/09/2019 – Kiel Institute for the World Economy (IfW) memprediksi, perekonomian Jerman akan jatuh ke jurang resesi pada kuartal yang tengah berjalan saat ini. Terkait hal itu, IfW memangkas prediksi pertumbuhan untuk negara…