ForexSignal88.com l Jakarta, 27/03/2019 – Para pemimpin China, Prancis, Jerman, dan Uni Eropa (UE) dijadwalkan bertemu di Paris untuk mengadakan pembicaraan yang "belum pernah terjadi sebelumnya" tentang bagaimana meningkatkan hubungan negara mereka.

Pembicaraan mereka dilakukan meskipun ada kegelisahan akibat upaya investasi besar-besaran Beijing di Eropa.

Pertemuan para pemimpin itu diadakan menjelang diadakannya pertemuan Uni Eropa-China di Brussels bulan depan, dan sehari setelah Presiden China Xi Jinping menandatangani berbagai kesepakatan dengan Prancis, termasuk kontrak pesawat Airbus bernilai triliunan rupiah.

Dalam jamuan makan malam kenegaraan pada Senin malam, Presiden Prancis Emmanuel Macron mengatakan ia berharap akan dapat membangun pemerintahan global baru dengan China dan akan membahas ini pada pertemuan yang belum pernah terjadi sebelumnya dengan kanselir Jerman dan presiden Komisi Eropa.

"Ini adalah isyarat penting yang kami buat sekarang. Ini adalah bukti keterikatan Anda yang mendalam terhadap kerja sama China dengan Eropa ... dan keinginan saya untuk membangun Eropa yang kuat," katanya kepada Xi, mengutip AFP.

Kanselir Jerman Angela Merkel dan Ketua Komisi Uni Eropa Jean-Claude Juncker akan bergabung dengan Xi dan Macron di Elysee Palace untuk mengeksplorasi "titik konvergensi" antara dua raksasa perdagangan itu.

Pada hari Senin, China dan Prancis menandatangani belasan kesepakatan tentang tenaga nuklir, pertukaran budaya, dan energi bersih, sementara Beijing juga berkomitmen untuk membeli 290 unit pesawat Airbus A320 dan 10 unit pesawat A350 dari konglomeratsi Eropa, Airbus.

Berita yang pertama kali diumumkan saat kunjungan kenegaraan Macron ke China pada Januari 2018 tersebut, awalnya bertujuan untuk membeli 184 unit pesawat A320 untuk 13 maskapai penerbangan China.

Semua kesepakatan, termasuk ekspor ayam beku Prancis ke China, berjumlah total sekitar US$ 40 miliar.

Kunjungan Xi menimbulkan tantangan khusus bagi Macron, yang ingin memperdalam hubungan Uni Eropa dengan China sambil menekan pengaruh global Beijing yang terus berkembang.

Berbicara di Istana Elysee pada hari Senin setelah pembicaraan dengan Xi, Macron membahas tentang "kemitraan Eropa-China yang kuat", menambahkan bahwa ini harus didasarkan pada "multilateralisme yang kuat" dan perdagangan yang "adil dan seimbang".

Berita Forex Lainnya

June 19, 2019

Uni Eropa: Potensi ECB Cut Rate dan Quantitave Easing Kembali Bergema. Apa Dampaknya?

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 19/06/2019 – Pada sesi perdagangan kemarin, bank sentral Eropa alias European Central Bank (ECB) menunjukkan sikap yang kian sabar alias dovish. Berbicara dalam ECB Forum di Sintra, Portugal, Gubernur ECB Mario Draghi menegaskan…
June 19, 2019

Aksi India Tantang Perang Dagang Dengan AS Berpotensi Menjadi Bumerang

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 19/06/2019 – Keputusan India untuk mengenakan tarif impor pada barang-barang buatan Amerika Serikat telah meningkatkan pertempuran perdagangan dengan negeri Paman Sam. Namun aksi balasan ini justru dinilai dapat menjadi bumerang…
June 18, 2019

AS Siap Lanjutkan Kenaikan Tarif Jika Kesepakatan Dengan China Gagal

in Berita Forex by Super User
Forexsignal88.Com - Ketegangan perang dagang AS-China tampaknya belum mereda. Menteri Perdagangan AS Wilbur Ross mengatakan Presiden AS Donald Trump siap untuk melanjutkan dengan tarif atas sisa $ 300 miliar dalam barang-barang Tiongkok tanpa adanya…
June 18, 2019

Nah Loh! Optimisme Cut FED Rate Kian Meningkat. Kok Bisa?

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 18/06/2019 – Menjelang pertemuan The Federal Reserve selaku bank sentral AS pada hari Selasa (18/6/2019) dan Rabu (19/6/2019) waktu setempat, pelaku pasar kian optimistis bahwa Jerome Powell (Gubernur The Fed) dan kolega akan…
June 18, 2019

Perusahaan Inggris Pangkas Investasinya Tahun Ini Terkait Ketidakpastian Brexit

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 18/06/2019 – Sebuah survei menunjukkan perusahaan-perusahaan Inggris sepertinya akan memangkas investasi yang terbesar dalam 10 tahun terakhir pada 2019 di saat krisis Brexit berlanjut. Mengutip Reuters, Kamar Dagang Inggris…