ForexSignal88.com l Jakarta, 13/03/2019 –  Pihak Gedung Putih Amerika Serikat (AS) meminta kongres untuk menyepakati undang-undang infrastruktur guna meningkatkan infrastruktur AS yang nilainya mencapai US$ 1 triliun.

Bila disepakati, rencananya anggaran tersebut akan dipakai untuk mendanai perbaikan jalan, jembatan, bandara dan proyek-proyek pemerintah lainnya.

Melansir halaman Reuters, Selasa (12/3) Sekretaris Transportasi AS Elaine Chao pada hari Senin (11/3) lalu mengatakan bahwa Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) AS perlu mengambil tindakan pada bulan Agustus mendatang, mengingat padatnya jadwal jelang Pemilihan Presiden tahun 2020.

"RUU infrastruktur ini harus disahkan sekitar Agustus. Kita melihat kerangka waktu untuk itu sangat, sangat ketat," ujar Chao.

Walau pihak Gedung Putih belum memperkenalkan rincian undang-undang infrastruktur yang dijadwalkan rampung tahun ini, pihaknya pada hari Senin sudah mengeluarkan lembar fakta yang merinci beberapa prinsipnya. Partai Demokrat AS yang menjadi pengendali di DPR memperkirakan akan mengusulkan rencana legislatif mereka sendiri pada bulan Mei 2019.

Pakar mengatakan, AS memang sangat perlu menginvestasikan anggaran yang signifikan di bandara-bandara yang padat, infrastruktur energi yang menua, serta jalan-jalan yang rusak.

Namun, Chao mengatakan belum ada kejelasan anggaran sebesar US$ 1 triliun yang diusulkan Donald Trump tersebut bakal bersumber dari mana. "Saya belum tahu apakah ini akan sepenuhnya didanai federal. Semuanya masih di atas meja," sambungnya.

Sebab, berkaca pada rencana serupa di bulan Februari 2018 untuk menjaring dana publik terutama dari swasta sebesar US$ 200 miliar untuk memacu proyek senilai US$ 1,5 triliun dianggap tidak berhasil menurut Chao. Proposal tersebut pun tidak pernah mendapat suara di Kongres.

Berita Forex Lainnya

March 19, 2019

FOMC Meeting Ditunggu, Perdagangan Forex Mendatar Hingga Selasa Pagi

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 19/03/2019 – Dolar AS sedikit berubah terhadap sejumlah mata uang pada hari Senin, di dekat level terendah dua minggu, karena kehati-hatian pasar tentang ekonomi AS dan ekspektasi untuk Federal Reserve yang akomodatif membuat…
March 19, 2019

Inggris : Tensi Brexit Dapat MEMICU PEMANGKASAN INVESTASI Bisnis Terbesar Dalam 10 Tahun

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 19/03/2019 – Perusahaan-perusahaan Inggris menyiapkan pemangkasan investasi terbesar dalam 10 tahun terakhir pada 2019 akibat Brexit. Bahkan jika Perdana Menteri Theresa May mendapatkan kesepakatan untuk memudahkan Inggris keluar…
March 19, 2019

AS : Sentimen DOVISH Terhadap FED RATE Kembali Muncul Untuk Pekan Ini

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 19/03/2019 – Dalam beberapa hari terakhir, muncul ekspektasi di pasar bahwa The Federal Reserves (The Fed) akan menahan suku bunga acuan dalam rapat pekan ini. Bahkan bukan tidak mungkin Jerome 'Jay' Powell dan kolega menurunkan…
March 19, 2019

Jepang : Data Ekspor Dirilis MENURUN 3 Bulan Berturut-turut ... Apakah Perlambatan Ekonomi Juga Mulai MENGHANTAM Jepang ?!

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 19/03/2019 – Nilai ekspor Jepang turun di Februari 2019. Ini berarti, dalam 3 bulan berturut-turut, ekspor Negeri Sakura tersebut turun. Tak hanya ekspor, impor Jepang juga mengalami penurunan. Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran…
March 18, 2019

Inggris : Theresa May Ultimatum Parlemen Inggris Setujui Kesepakatan Brexit atau Bersiap Tertunda Lebih Lama !

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 18/03/2019 – Perdana Menteri Inggris Theresa May mengultimatum anggota parlemen untuk menyetujui perjanjian perceraian Brexit atau tidak menyetujui perjanjian perceraian dan mengakibatkan perpisahan dengan Uni Eropa ditunda lebih…