ForexSignal88.com l Jakarta, 24/12/2018 – Dolar AS mengawali perdagangan pekan ini dengan nada negatif. Pada hari Jumat (21/12), greenback berhasil menguat karena saat itu para investor mencari keamanan di mata uang AS dengan datangnya gelombang volatilitas pasar ekuitas yang terus-menerus dan kemungkinan penutupan pemerintah AS pada hari Sabtu.

Sebelumnya dolar AS jatuh selama dua hari berturut-turut setelah Federal Reserve pada hari Rabu mengisyaratkan kenaikan suku bunga yang lebih sedikit untuk dua tahun ke depan.

Safe haven yen Jepang menguat terhadap dolar AS karena kecemasan pasar secara keseluruhan. Pada minggu lalu, yen memiliki kinerja mingguan terbaiknya dalam persentase sejak Februari.

Presiden AS Donald Trump mengakui pada hari Jumat ada kemungkinan besar Senat tidak akan menyetujui permintaannya sebesar $5,7 miliar untuk mendanai proyek dinding perbatasannya dan penutupan pemerintahan mungkin akan dimulai pada Sabtu tengah malam.

Presiden Trump bersikeras dia tidak akan menandatangani undang-undang pengeluaran jika tidak termasuk dana $5,7 miliar untuk dinding perbatasan AS-Meksiko.

Melalui Twitter pada hari Jumat, Trump mengatakan shutdown bisa berlangsung “lama” jika itu terjadi. Sekretaris pers Gedung Putih Sarah Sanders tidak memberikan rincian di Jumat pagi tentang seberapa lama “waktu yang sangat lama” tersebut.

Penutupan pemerintahan sebagian (partial government shutdown) pun akhirnya terjadi seperti yang diperkirakan sebelumnya mulai Sabtu pukul 00.00 waktu setempat.

Berita itu menggerogoti indeks saham Wall Street, dengan S&P 500, yang sudah berada di jalur untuk membukukan “Desember terburuk” sejak Great Depression, mencapai level terendah sejak Agustus 2017.

Dow Jones Industrial Average jatuh ke tingkat terlemah sejak Oktober 2017, sementara Nasdaq tenggelam ke level terendah 15 bulan, menggoda wilayah bear market untuk hari kedua berturut-turut.

Jika government shutdown terus berlangsung, sebagian analis melihat dolar AS dapat melanjutkan kenaikannya di minggu ini.

Sebelumnya, beberapa laporan ekonomi AS pada hari Jumat tampil beragam dan hanya berdampak minimal pada dolar AS.

Data menunjukkan pesanan barang modal non pertahanan yang tidak termasuk pesawat terbang, sebuah proxy yang diawasi ketat untuk rencana pengeluaran bisnis, turun 0,6 persen bulan lalu setelah kenaikan 0,5 persen pada Oktober.

Ekonomi AS juga melambat sedikit lebih dari yang diperkirakan sebelumnya pada kuartal ketiga dan momentum tampaknya telah melambat lebih lanjut di kuartal keempat, demikian menurut Departemen Perdagangan AS.

Data juga menunjukkan belanja konsumen AS meningkat tajam pada bulan November tetapi pertumbuhan upah tetap moderat, menunjukkan laju konsumsi saat ini tidak mungkin dipertahankan.

Michael Pearce, ekonom senior di Capital Economics, New York, menjelaskan bahwa data yang beragam itu seharusnya tidak akan mencegah The Fed dari menaikkan suku bunga dalam waktu dekat.

Data CNBC pada akhir sesi Jumat memperlihatkan indeks dolar AS naik 0,7 persen menjadi 96,95, membukukan kenaikan persentase harian terbesar dalam dua minggu. Sedangkan di Senin pagi ini terlihat indeks tersebut tercatat turun 0,09% di 96,87 saat berita ini ditulis.

Sumber berita: ForexSignal88, BBC, CNBC, Reuters

Sumber gambar: The Penny Hoarder

Share This

Berita Forex Lainnya

May 24, 2019

Prospek Rate Cut Muncul Lagi, Dolar AS Terpukul Telak

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 24/05/2019 – Dolar AS mundur setelah mencapai level tertinggi dalam dua tahun karena data domestik yang lebih lemah dan ancaman kejatuhan ekonomi dari perang perdagangan dengan China meningkatkan harapan untuk penurunan suku bunga…
May 24, 2019

Hubungan AS dan Iran Terus Memanas, Apa Dampaknya?!

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 24/05/2019 – Presiden AS Donald Trump beberapa bulan terakhir meningkatkan tekanan terhadap Iran dan mengirimkan armada perang ke Timur Tengah. Langkah itu meningkatkan kekhawatiran bahwa ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran…
May 24, 2019

Ckckck! Giliran Korsel Sekarang yang Dibujuk AS untuk Menghentikan Penggunaan Teknologi Huawei

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 24/05/2019 – Pemerintah Amerika Serikat dilaporkan sebuah koran lokal di Korea Selatan Chosun Ilbo tengah membujuk pemerintah untuk menghentikan penggunaan produk-produk dari Huawei Technologies Inc. Salah satu produsen manufaktur…
May 23, 2019

Sinyal dari FOMC Bikin Dolar AS Bertahan di Dekat Titik Tertinggi Satu Bulan

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 23/05/2019 – Dolar Amerika Serikat (AS) bertahan di dekat level tertinggi satu bulan pada hari Rabu setelah risalah dari pertemuan Komite Pasar Terbuka Federal di bulan Mei menunjukkan para pejabat bank sentral AS sepakat bahwa…
May 23, 2019

Mantul! China Membuka Ruang untuk Negosiasi Perang Dagang Terbaru

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 23/05/2019 – Duta Besar China untuk Amerika Serikat (AS) Cui Tiankai mengatakan, Beijing siap melanjutkan pembicaraan perdagangan dengan Washington. Hal itu dikatakan untuk merespon ketidakpastian kelanjutan perang dagang antara…