ForexSignal88.com l Jakarta, 01/08/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback masih bergerak ringan dan sepertinya sedikit menguat sejenak jelang rapat bank sentral AS dini hari nanti.

Seperti kita ketahui bahwa di perdagangan sebelumnya, kondisi greenback memberikan tekanan kepada beberapa mata uang utama dunia lainnya, sehingga hal ini mengakibatkan EURUSD ditutup melemah di level 1,1692, GBPUSD ditutup melemah di level 1,3117, AUDUSD ditutup menguat di level 0,7427 dan USDJPY ditutup menguat di level 111,83.

Dan untuk sementara di pagi ini, EURUSD bergerak di level 1,1683, GBPUSD bergerak di level 1,3110, AUDUSD di level 0,7411 dan yen di level 111,84.

Di perdagangan sebelumnya, indeks dolar AS diperdagangkan sedikit berhasil membaik lagi dengan dukungan core PCE tahunan tetap 1,9%, atau sedikit dibawah target the Fed 2% dan data sentimen konsumen yang tercatat terbaik sejak 18 tahun terakhir serta daya beli konsumen yang masih terjaga, seakan mendukung akan naiknya suku bunga the Fed lebih lanjut.

Bank of Japan masih mempertahankan suku bunga rendahnya dan memberikan paket stimulus jangka panjangnya serta memperbolehkan penjualan obligasinya lebih besar tingkat diskontonya, namun yen tetap tidak terbantu menguatnya karena pasar beranggapan bahwa surat hutang Jepang kurang menarik untuk dikoleksi jangka panjang.

Sebelumnya penguatan greenback juga didukung oleh keputusan ECB yang tidak merubah kebijakan suku bunga negatifnya di pekan lalu, membuat harapan bagi the Fed yang merupakan satu-satunya bank sentral utama dunia yang telah berhasil menormalisasi kebijakan moneternya.

Pelemahan dolar AS pekan lalu sempat muncul karena pasar melihat hasil dari pertemuan antara Presiden Komisi Uni Eropa Jean Claude Juncker dengan Presiden Donald Trump yang telah menghasilkan kesepakatan penundaan tarif baru bagi Uni Eropa dan AS, membuat tensi perang dagang keduanya sedikit mereda dan membuat dolar AS tidak seksi lagi.

Namun Presiden Trump sedang mempersiapkan tarif impor baru bagi produk asal China sebesar 25% yang awalnya 10% dengan nilai kurang $200 milyar per tahunnya, membuat situasi perang dagang kembali memanas jelang the Fed menentukan suku bunganya yang baru dini hari nanti. Kondisi ini tentu mendatangkan aksi safe haven solar sejenak.

Sumber Berita: Investing, MarketWatch, Reuters, Bloomberg, ForexSignal88

Sumber gambar: Reuters

Share This

Berita Forex Lainnya

March 19, 2019

FOMC Meeting Ditunggu, Perdagangan Forex Mendatar Hingga Selasa Pagi

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 19/03/2019 – Dolar AS sedikit berubah terhadap sejumlah mata uang pada hari Senin, di dekat level terendah dua minggu, karena kehati-hatian pasar tentang ekonomi AS dan ekspektasi untuk Federal Reserve yang akomodatif membuat…
March 19, 2019

Inggris : Tensi Brexit Dapat MEMICU PEMANGKASAN INVESTASI Bisnis Terbesar Dalam 10 Tahun

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 19/03/2019 – Perusahaan-perusahaan Inggris menyiapkan pemangkasan investasi terbesar dalam 10 tahun terakhir pada 2019 akibat Brexit. Bahkan jika Perdana Menteri Theresa May mendapatkan kesepakatan untuk memudahkan Inggris keluar…
March 19, 2019

AS : Sentimen DOVISH Terhadap FED RATE Kembali Muncul Untuk Pekan Ini

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 19/03/2019 – Dalam beberapa hari terakhir, muncul ekspektasi di pasar bahwa The Federal Reserves (The Fed) akan menahan suku bunga acuan dalam rapat pekan ini. Bahkan bukan tidak mungkin Jerome 'Jay' Powell dan kolega menurunkan…
March 19, 2019

Jepang : Data Ekspor Dirilis MENURUN 3 Bulan Berturut-turut ... Apakah Perlambatan Ekonomi Juga Mulai MENGHANTAM Jepang ?!

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 19/03/2019 – Nilai ekspor Jepang turun di Februari 2019. Ini berarti, dalam 3 bulan berturut-turut, ekspor Negeri Sakura tersebut turun. Tak hanya ekspor, impor Jepang juga mengalami penurunan. Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran…
March 18, 2019

Inggris : Theresa May Ultimatum Parlemen Inggris Setujui Kesepakatan Brexit atau Bersiap Tertunda Lebih Lama !

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 18/03/2019 – Perdana Menteri Inggris Theresa May mengultimatum anggota parlemen untuk menyetujui perjanjian perceraian Brexit atau tidak menyetujui perjanjian perceraian dan mengakibatkan perpisahan dengan Uni Eropa ditunda lebih…