ForexSignal88.com l Jakarta, 24/03/2020 – Seorang pejabat bank sentral China menyerukan peningkatan koordinasi kebijakan global untuk mengelola dampak ekonomi dari wabah virus corona. Melansir Reuters, pejabat itu mengatakan, langkah-langkah kebijakan yang dilakukan China baru-baru terbilang sukses, dan bank sentral masih memiliki kapasitas untuk menggelontorkan kebijakan lebih lanjut.

Chen Yulu, wakil gubernur di Peoples Bank of China (PBoC), dalam konferensi pers juga bilang bahwa gubernur PBOC Yi Gang telah bertukar pandangan dengan Ketua Federal Reserve AS Jerome Powell, Dana Moneter Internasional dan lembaga-lembaga lainnya.

“Epidemi global menyebar dengan cepat. Sangat mendesak bagi semua negara untuk memperkuat koordinasi internasional dalam kebijakan makro seperti kebijakan kesehatan masyarakat, kebijakan perdagangan, kebijakan fiskal dan moneter," kata Chen seperti yang dikutip Reuters.

"Kami akan secara aktif berpartisipasi dalam kerja sama internasional dalam menanggapi tantangan yang ditimbulkan oleh situasi yang kompleks." Dia juga memprediksi, ekonomi Tiongkok akan segera pulih kembali ke tingkat potensi pertumbuhannya dan akan ada peningkatan yang signifikan dalam tiga bulan mendatang.

Sebelumnya, analis sektor swasta memangkas perkiraan pertumbuhan mereka untuk China ke posisi terendah yang tidak terlihat sejak Revolusi Kebudayaan berakhir pada tahun 1976, dengan kontraksi tajam yang diharapkan pada kuartal pertama.

Berita Forex Lainnya

April 07, 2020

Indeks US Dollar Masih Ditutup Positif Dalam Pergerakan 5 Hari Berturut-turut Sejak Pekan Kemarin

in Berita Forex by Super User
Forexsignal88.Com - Dolar AS menguat terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya pada akhir perdagangan Senin (Selasa pagi WIB), karena ketidakpastian akibat COVID-19 mendorong selera para investor untuk memburu mata uang tersebut. Indeks dolar, yang…
April 07, 2020

PM Inggris Resmi Dirawat Karena Terpapar Virus Corona, Apa Akibatnya Terhadap Pergerakan Pound?!

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 07/04/2020 – Inggris merupakan negara dengan jumlah kasus COVID-19 terbanyak ke delapan saat ini. Berdasarkan data Johns Hopkins CSSE, hingga hari ini ada 48.451 kasus positif COVID-19, dengan 4.943 orang meninggal dunia, dan 229…
April 07, 2020

Penyebaran Corona di Eropa Melambat, Mudah-mudahan Seterusnya! Apa Dampaknya Bagi Ekonomi?!

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 07/04/2020 – Melambatnya pandemi COVID-19 terlihat dari penurunan jumlah kasus baru di Jerman dalam tiga hari beruntun hingga Minggu kemarin. Kemudian Spanyol, jumlah korban meninggal pada Minggu kemarin sebanyak 674 orang,…
April 07, 2020

Kondisi Darurat Juga Melanda Jepang Dalam Menghadapi Pandemi Corona

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 07/04/2020 – PM Shinzo Abe mengumumkan kondisi darurat karena ibukota Tokyo sudah mencatat lebih dari 1000 kasus positif COVID-19. Pertumbuhan jumlah kasus di Jepang tergolong lambat (jika tidak memperhitungkan kapal pesiar…
April 06, 2020

Rilis Data PMI yang Buruk Menekan Eksistensi Pound Inggris ke Selatan

in Berita Forex by Super User
Forexsignal88.Com - Pemerintah Inggris telah mengumumkan stimulus tambahan untuk menopang perusahaan-perusahaan yang terdampak pandemi COVID-19, tetapi skor PMI Inggris ambruk ke rekor terendah sejak awal pencatatan data pada tahun 1998. CIPS dan IHS Markit…