ForexSignal88.com l Jakarta, 12/04/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback memang masih sedikit alami tekanan kembali kecuali kepada yen, di mana pengaruh dari hasil Fed minutes rupanya sedang melanda pasar keuangan pagi ini.

Seperti kita ketahui bahwa di perdagangan kemarin, kondisi greenback masih mengalami tekanannya dari mata uang utama dunia lainnya sehingga hal ini mengakibatkan EURUSD ditutup menguat di level 1,2366, GBPUSD ditutup menguat di level 1,4174, AUDUSD ditutup melemah di level 0,7749 dan USDJPY ditutup melemah di level 106,81.

Dan untuk sementara di pagi ini, EURUSD bergerak di level 1,2368, GBPUSD bergerak di level 1,4183, AUDUSD di level 0,7759 dan yen di level 106,88.

Sebelumnya kemarin dolar AS masih gagal menekan mata uang utama dunia meski tensi perang dagang bisa mereda pasca pernyataan Presiden Xi Jinping yang akan segera melakukan reformasi perdagangan dan ekonomi di China. Situasi ini, tentu membuat kondisi safe haven yen mereda namun sesaat kemudian situasi berbalik setelah ketegangan di Timur Tengah mulai memuncak kembali.

Menara pengawas lalu-lintas udara Uni Eropa harus bersiap menghadapi serangkaian penerbangan darurat karena ada permintaan dari Nato bahwa dalam waktu dekat akan ada penerbangan militer ke arah Suriah. AS dalam hal ini ingin sekali memberikan sebuah tamparan bagi Suriah dan Rusia setelah senjata kimia dipakasi dalam memberantas pemberontak di Suriah. Inggris sudah setuju bila sewaktu-waktu Dewan Keamanan PBB memberi lampu hijau untuk penyerangan tersebut.

Namun situasi tersebut berangsur-angsur mereda juga di perdagangan pasar uang pagi ini, setelah Gubernur Bank of Japan Haruhiko Kuroda menyatakan bahwa Jepang masih akan membutuhkan stimulus ekonomi untuk mengejar target inflasi 2%. Rupanya Kuroda khawatir kalau yen terus menguat dan bisa menghantam ekspornya, sehingga harus berupaya meredam penguatan mata uangnya dengan dalih bahwa Jepang masih butuh paket stimulus.

Dolar Australia sedikit membaik setelah perang dagang makin mereda sehingga diharapkan ekspor tambang Australia ke China tidak terganggu. Euro sendiri masih menguat, walau tipis, dengan menantikan paparan hasil rapat suku bunga bank sentral Uni Eropa di pekan lalu di mana waktu itu ECB tidak merubah kebijakan moneternya.

Beberapa pejabat ECB sendiri sangat yakin bahwa paket stimulus ekonomi zona euro segera dihentikan dan bisa segera pula menaikkan suku bunganya. Namun di sisi lain, Mario Draghi tidak ingin nilai euronya terus menguat.

Sumber Berita: Investing, MarketWatch, Reuters, Bloomberg, ForexSignal88

Sumber gambar: CNBC

Share This

Berita Forex Lainnya

January 16, 2019

BREXIT : Adrenalin Kian 'MEMUNCAK' di Seputar PERTARUHAN TERAKHIR May

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 16/01/2019 – Perdana Menteri Inggris Theresa May perlu 318 suara dari 650 anggota parlemen untuk memenangkan proposalnya. Tapi, dukungan untuk meloloskan proposal tersebut kelihatannya hampir tidak ada. Pemerintahan Theresa May…
January 16, 2019

Pemerintah Inggris Kalah Telak, Sterling Berbalik Menguat

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 16/01/2019 – Pound sterling rebound dari posisi terendah terhadap dolar AS sesi perdagangan Selasa di $1,2669. Setelah penurunan cepat terjadi, mata uang Inggris memukul balik dan melakukan rally lebih dari satu sen hingga…
January 15, 2019

Inggris : Posisi May Kembali TERANCAM Voting BREXIT

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 15/01/2019 – Perdana Menteri Inggris Theresa May memperingatkan para anggota parlemen bahwa kegagalan melalui Brexit akan menjadi bencana bagi demokrasi. Ia menyampaikan hal itu demi mendapatkan dukungan jelang pemungutan suara di…
January 15, 2019

Dolar AS Mendatar di Tengah Penguatan Yen

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 15/01/2019 – Greenback bergerak mendatar pada hari Senin saat safe haven yen bergerak naik karena terjadinya penurunan tajam yang tak terduga dalam ekspor China meningkatkan kekhawatiran pasar atas kesehatan ekonomi global. USDJPY…
January 14, 2019

Inggris : Ketidakpastian BREXIT Menurunkan Pertumbuhan Ekonomi ke Level TERENDAH 3 Bulan

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 14/01/2019 – Ekonomi Inggris tumbuh pada laju terlemahnya dalam tiga bulan terakhir hingga November 2018. Data resmi yang dirilis pada Jumat (11/1) pekan kemarin menujukan perlambatan karena pabrik-pabrik terdampak kondisi…