ForexSignal88.com l Jakarta, 02/05/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback masih bergerak ringan di kala pasar melihat bahwa ekonomi AS masih lebih solid daripada ekonomi zona euro dan Inggris.

Seperti kita ketahui bahwa di perdagangan kemarin, kondisi greenback memberikan tekanannya kepada mata uang utama dunia lainnya, sehingga hal ini mengakibatkan EURUSD ditutup melemah di level 1,1991, GBPUSD ditutup melemah di level 1,3613, AUDUSD ditutup melemah di level 0,7488 dan USDJPY ditutup melemah di level 109,84.

Dan untuk sementara di pagi ini, EURUSD bergerak di level 1,1998, GBPUSD bergerak di level 1,3613, AUDUSD di level 0,7486 dan yen di level 109,76.

Sebelumnya di perdagangan sebelumnya, indeks dolar AS diperdagangkan menguat lagi di dorong oleh makin naiknya laju inflasi AS dan membuat investor menaikkan taruhannya bahwa the Fed akan segera menaikkan suku bunganya lagi dalam waktu dekat.

Sebelumnya, indeks dolar menguat tajam pasca naiknya imbal hasil obligasi 10 tahun milik pemerintah AS yang bertengger di level tertinggi 4 tahun lalu. Situasi ini makin melebarkan jarak antara obligasi milik AS dengan milik Jerman dan Jepang. Jarak antara obligasi AS dengan Jerman yaitu paling lebar sejak 29 tahun sedangkan dengan Jepang terlebar sejak 11 tahun silam.

Arti dari kondisi yield obligasi yang melebar tersebut bahwa kinerja ekonomi AS masih jauh lebih baik dan lebih aman serta kuat daripada negara-negara lain, sehingga masih kita lihat bahwa pagi ini kondisi dolar AS memang masih menguat, namun tidak besar. Semenjak perang dagang AS dengan China mereda ketegangannya serta proses denuklirisasi Korea, investor kembali memandang fundamental ekonomi AS dan dunia sebagai patokan untuk perdagangannya.

Kebetulan sekali pekan lalu beberapa data ekonomi AS termasuk Beige Book dan core PCE, yang hasilnya memang memunculkan isyarat ke investor bahwa suku bunga the Fed mempunyai kesempatan naik yang berkelanjutan. Beberapa data pertumbuhan AS juga terus menunjukkan tren yang positif pula, sehingga sentimen beli dolar terus berlanjut hingga semalam.

Di kala pasar Eropa dan China libur hari Buruh, indeks dolar menguat secara tidak terduga karena investor melihat bahwa the Fed dalam rapat suku bunganya akan menaikkan proyeksi kinerja ekonominya, sehingga investor sedikit mengesampingkan masalah defisit neraca keuangan yang selalu membuat Presiden Trump akan mengeluarkan kebijakan fiskal yang kontroversial dengan maksud melemahkan dolar AS.

Sumber Berita: Investing, MarketWatch, Reuters, Bloomberg, ForexSignal88

Sumber gambar: CNBC

Share This

Berita Forex Lainnya

June 05, 2020

Peningkatan Stimulus ECB Menguatkan Euro dan Menekan Dollar

in Berita Forex by Super User
Forexsignal88.Com - Dolar AS jatuh terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya pada akhir perdagangan Kamis (Jumat pagi WIB), di tengah momentum penguatan euro setelah Bank Sentral Eropa (ECB) meningkatkan stimulus untuk membangkitkan ekonomi kawasan yang…
June 05, 2020

Kerusakan Kegiatan Ekonomi Australia Tidak Separah yang Diproyeksikan

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 05/06/2020 – Hasil rilis data pertumbuhan ekonomi (produk domestik bruto/PDB) Australia kuartal I-2020 menunjukkan kontraksi atau minus 0,3% quarter-on-quarter (qoq). Namun demikian, hasil rilis tersebut masih lebih bagus dari…
June 05, 2020

Carut Marut! Hongkong Rentan Ditinggalkan Oleh Para Investor Global

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 05/06/2020 – Beberapa perusahaan global sedang mempertimbangkan untuk mengalihkan beberapa operasi keuangan mereka keluar dari Hong Kong. Para bankir senior di sana mengatakan, ini seiring langkah Amerika Serikat (AS) yang…
June 05, 2020

Wow! Jerman Luncurkan Paket Stimulus Corona Senilai 130 Miliar Euro

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 05/06/2020 – Setelah perundingan non-stop dua hari, Kanselir Angela Merkel akhirnya Rabu malam (3/6) mengumumkan, Jerman akan meluncurkan paket stimulus ekonomi baru senilai 130 miliar euro untuk membangkitkan kembali perekonomian…
June 04, 2020

EURUSD: Peluang Trading Forex 040620

in Berita Forex by Super User
Forexsignal88.Com - EUR/USD sempat diperdagangkan turun dari ketinggian 1.12.Salah satu penyebab turunnya EUR/USD dari level tertinggi sejak bulan Maret, adalah gagalnya pembicaraan antara pemerintah Jerman dengan para partner koalisinya. Partai kanan tengah…