ForexSignal88.com l Jakarta, 17/12/2018 – Dolar AS naik ke titik tertinggi 19 bulan terhadap sejumlah mata uang pada hari Jumat (14/12) karena berita politik dan ekonomi yang mengkhawatirkan di luar Amerika Serikat (AS) mendorong tawaran yang kuat untuk sisi keamanan greenback.

Yuan China jatuh pada sesi tersebut setelah data menunjukkan penjualan ritel China pada November tumbuh pada laju paling lambat sejak tahun 2003 dan hasil industri negara itu menandai pertumbuhan terlemahnya dalam hampir tiga tahun. Yuan offshore merosot 0,36 persen menjadi 6,9025 per dolar.

Indeks yang melacak kinerja greenback versus enam mata uang utama mencapai level tertingginya sejak Mei 2017, di 97.71. Indeks itu tercatat naik 0,38 persen menjadi 97,43, sesi perdagangan mingguan terbaiknya sejak awal Agustus.

Daya tarik greenback tumbuh mengikuti data optimis pada penjualan ritel dan hasil industri AS pada bulan November.

Namun penguatan dolar AS dibatasi oleh spekulasi pasar bahwa Federal Reserve mungkin akan segera berhenti menaikkan suku bunga setelah kenaikan yang secara luas diperkirakan bakal dilakukan di pekan ini sebanyak seperempat poin, menjadi 2,25-2,50 persen.

Greenback juga tertahan oleh kemungkinan penutupan pemerintahan sebagian (partial government shutdown) karena Presiden AS Donald Trump dan para anggota parlemen federal tidak satu kata tentang pendanaan untuk dinding perbatasan negara.

Euro tercatat berakhir turun 0,50 persen di $1,1301 setelah data Jerman menunjukkan ekspansi sektor swasta melambat ke level terendah empat tahun pada bulan Desember dan aktivitas bisnis Prancis secara tak terduga mengalami kontraksi.

Presiden Bank Sentral Eropa (ECB) Mario Draghi mengatakan pertumbuhan negara-negara pemimpin Uni Eropa lebih lemah dari perkiraan sebelumnya dan mendesak mereka untuk maju dengan reformasi zona euro, demikian seorang pejabat mengatakan kepada Reuters.

Kekhawatiran tentang ekonomi Eropa juga dipicu oleh ketidakpastian apakah PM May bisa meyakinkan parlemen Inggris untuk menyetujui rancangan perjanjian Brexit-nya.

Sementara itu pound sterling melemah karena para pedagang khawatir bahwa Perdana Menteri Inggris Theresa May harus berjibaku untuk mendapatkan jaminan dari Uni Eropa atas kesepakatan Brexit setelah dia lolos dari pemungutan suara mos percaya di awal pekan lalu.

Pound berakhir 0,61 persen lebih rendah, di $1,2581, masih bertahan di atas titik terendah 20 bulan di $1,2477 yang dicapai pada hari Rabu.

Sumber berita: ForexSignal88, Reuters

Sumber gambar: The Fun Times Guide To Coins

Share This

Berita Forex Lainnya

January 23, 2019

ASTAGA !! Pasar Keuangan Global 'RONTOK' Gara-gara Peringatan IMF & Perang Dagang

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 23/01/2019 – Pesimisme tentang pertumbuhan global memicu turunnya pasar keuangan dunia, Selasa (22/1/2019), dan membuat para investor mencari perlindungan ke aset-aset yang relatif lebih aman, seperti dolar, obligasi pemerintah,…
January 23, 2019

Risk Appetite Bergeser, Dolar AS Mulai Tergusur

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 23/01/2019 – Dolar AS jatuh terhadap yen Jepang pada hari Selasa karena kekhawatiran tentang pertumbuhan global yang lesu dan berlanjutnya ketegangan perdagangan AS-Tiongkok mendorong para investor untuk mulai mencari aset safe…
January 22, 2019

HOT ISSUES : Negeri Sakura Diprediksi Akan Mengalami RESESI FISKAL !!

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 22/01/2019 – Jepang, negara Asia dengan perekonomian terbesar ketiga di dunia, diprediksi bisa jatuh ke dalam resesi di tahun fiskal 2019. Negara yang menggantungkan aktivitas ekonominya pada ekspor itu telah terpukul oleh…
January 22, 2019

Pergerakan Forex Stabil, GBP Masih Pimpin Pasar

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 22/01/2019 – Dinamika bursa forex sejak kemarin hingga Selasa pagi tampak stabil. Tidak banyak perubahan besar yang tercatat dari pergerakan beberapa pasangan mata uang di sesi perdagangan Senin. Safe haven yen Jepang menguat…
January 21, 2019

China : Banyak Analis Memperkirakan China Mengalami Kontraksi PERTUMBUHAN EKONOMI TERLAMBAT 28 Tahun

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 21/01/2019 – Sejumlah analis memprediksi, China akan melaporkan pertumbuhan ekonomi paling lambat dalam 28 tahun terakhir di tengah pelemahan permintaan domestik dan kenaikan tarif ekspor ke Amerika Serikat (AS). Kondisi ini akan…