ForexSignal88.com l Jakarta, 28/01/2019 – Dolar AS jatuh ke level terendah lebih dari satu minggu pada hari Jumat walaupun Presiden AS Donald Trump mengumumkan perjanjian tentatif dengan anggota parlemen untuk mengakhiri penutupan sebagian pemerintah (shutdown) AS selama tiga minggu ke depan.

Pengumuman Trump itu secara singkat mengupas kerugian dolar AS tetapi para traders mengatakan reaksi mata uang itu tidak sekuat yang diharapkan.

Perjanjian itu menyerukan tiga minggu pendanaan stop-gap (talangan sementara) dan seorang asisten senior Demokrat mengatakan itu tidak termasuk dana yang diminta presiden untuk pembangunan tembok perbatasan AS-Meksiko.

Trump sebelumnya bersikeras meminta dana $5,7 miliar untuk membantu pembangunan dinding di sepanjang perbatasan kedua negara yang luas.

Juan Perez, pedagang mata uang senior, di Tempus Inc di Washington, menjelaskan reaksi dolar AS belum kuat karena ketidakpastian tetap ada dan itu hanya pembukaan kembali yang bersifat sementara sedangkan Trump sebenarnya bersikeras bahwa solusi permanen harus dibuat.

Shutdown AS berlangsung selama 35 hari, mempengaruhi 800.000 pekerja federal. Salah satu dari banyak efek shutdown tersebut adalah pembatalan atau penundaan ratusan penerbangan di bandara di wilayah New York dan Philadelphia.

Data MetaTrader yang digunakan oleh tim analisis pasar keuangan Forexsignal88.com (FS88) menunjukkan indeks dolar AS berakhir turun 0,837 persen di 95,420.

Dolar AS berusaha menahan gempuran rival-rivalnya karena fokus para investor an traders bergeser ke rapat kebijakan Federal Reserve minggu ini dengan bank sentral AS itu diperkirakan tidak akan mengubah suku bunga acuan setelah menaikkannya empat kali pada tahun lalu.

Sementara itu euro rebound pada hari Jumat, stabil setelah penjelasan dari presiden Bank Sentral Eropa (ECB) yang intinya tidak mengubah penilaian pasar terhadap prospek suram pada ekonomi zona euro. Mata uang tunggal zona euro itu berakhir naik 0,95 persen menjadi $1,1415 per dolar AS.

Presiden ECB Mario Draghi pada hari Kamis memperingatkan penurunan ekonomi zona euro bisa lebih jelas daripada yang diperkirakan beberapa minggu lalu sehingga komentarnya diterjemahkan oleh pasar sebagai tanda penundaan kenaikan suku bunga pertama bank sentral tersebut.

Euro pada hari Kamis melemah terhadap semua rivalnya karena komentar-komentar itu dan jatuh ke level terendah dua bulan di $1,1290 terhadap dolar AS.

Sedangkan pound sterling melanjutkan tren naiknya hingga mencapai titik tertinggi lebih dari tiga bulan terhadap dolar AS setelah sebuah laporan di surat kabar Sun menyebut Partai Persatuan Demokrat (DUP) Irlandia Utara telah memutuskan untuk memberikan dukungan bersyarat untuk kesepakatan Brexit Perdana Menteri Theresa May.

Sumber berita: ForexSignal88, Reuters

Sumber gambar: Entrepreneur

Share This

Berita Forex Lainnya

September 18, 2019

Uni Eropa: Diluar Ekspektasi, Laporan ZEW Jerman Ternyata Dirilis Cukup Oke

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 18/09/2019 – Laporan ZEW yang mengisyaratkan perbaikan sentimen ekonomi Jerman. Namun, risiko ekonomi kawasan ini masih cukup besar. Lembaga riset Zentrum fur Europaische Wirtschaftsforschung (ZEW) melaporkan bahwa indeks sentimen…
September 18, 2019

Kubu FED Cut Rate Vs Steady Rate, Kira-kira Siapa Pemenangnya?

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 18/09/2019 – The Federal Reserve menggelar pertemuan dua hari dimulai sejak Selasa (17/9) hingga Rabu (18/9) waktu Amerika Serikat (AS). Bank Sentral AS ini diprediksi akan menggunting suku bunga meski di tubuh The Fed sendiri…
September 17, 2019

Indeks US Dollar 'REBOUND' di Sesi Perdagangan Awal Pekan

in Berita Forex by Super User
Forexsignal88.Com - Kurs dolar AS terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya pada akhir perdagangan Senin (Selasa pagi WIB) rebound karena investor mencerna data ekonomi terbaru yang keluar ternyata lebih baik dari perkiraan. Sentimen konsumen rebound…
September 17, 2019

China: Perlambatan Ekonomi Semakin Terasa di Berbagai Sektor

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 17/09/2019 – Perlambatan ekonomi Tiongkok semakin mendalam. Indikasinya dari data ekonomi terbaru China yakni pertumbuhan produksi industri pada bulan Agustus 2019 yang terlemah dalam 17,5 tahun terakhir. Efek perang dagang dengan…
September 17, 2019

Ketidakpastian Perang Dagang Ternyata Juga Turut Menekan Perekonomian Jerman Loh!

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 17/09/2019 – Kiel Institute for the World Economy (IfW) memprediksi, perekonomian Jerman akan jatuh ke jurang resesi pada kuartal yang tengah berjalan saat ini. Terkait hal itu, IfW memangkas prediksi pertumbuhan untuk negara…