ForexSignal88.com l Jakarta, 12/11/2018 – Pada sesi perdagangan terakhir di pekan lalu, dolar AS mempertahankan tren naik yang mulai diraih pada hari Kamis (8/11) setelah Federal Reserve (The Fed) mengumumkan keputusan kebijakan moneter terbarunya.

Terhadap enam mata uang saingannya, indeks dolar AS naik 0,72 persen pada hari Jumat (9/11), melebihi tingkat yang terlihat sebelum pengumuman The Fed tersebut.

The Fed mempertahankan suku bunga acuannya tidak berubah. Sementara keputusan itu seperti yang diharapkan mayoritas pelaku pasar, para investor tetap mencari petunjuk tentang langkah kebijakan moneter bank sentral AS berikutnya.

The Fed telah menaikkan suku bunga tiga kali tahun ini dan diperkirakan akan meningkatkan sekali lagi sebelum akhir tahun ini.

Greenback telah jatuh pada awal pekan lalu di tengah pemilihan sela (midterm election) AS, yang membagi kekuasaan Demokrat dan Republik ke dua majelis di Kongres AS.

Dominasi Demokrat di DPR AS menjadi isyarat kuat mereka akan bertindak sebagai pengawas Presiden AS Donald Trump dan dapat memblokir langkah pemotongan pajak dan deregulasi lebih lanjut.

Mata uang AS telah meningkat sejak presiden dari partai Republik itu memberlakukan pemotongan pajak yang signifikan. Greenback juga terkerek oleh pertumbuhan ekonomi AS yang kuat sehingga memotivasi The Fed untuk terus menaikkan suku bunga acuannya.

Tapi pergerakan naik dolar AS masih tampak teredam karena para pedagang valuta asing tetap berhati-hati dan terus mencari petunjuk berikutnya dari kekuatan ekonomi global meskipun saham-saham dunia mencatatkan kemenangan beruntun terpanjang di tahun ini pada hari Kamis.

Data MetaTrader 4 yang digunakan tim analis ForexSignal88 menunjukkan dolar AS melemah versus yen Jepang dengan pasangan USDJPY berakhir turun di ¥113,77. Dolar AS telah menguat selama seminggu terakhir terhadap yen karena perbedaan dalam kebijakan moneter dari The Fed dan Bank of Japan.

Dolar AS berakhir menguat sebesar 0,71 persen terhadap pound sterling dengan pasangan GBPUSD berakhir negatif di $1,2969 karena risiko politik dan ekonomi dari no-deal Brexit tetap menghantui pasar keuangan.

Perdana Menteri UK Theresa May meningkatkan upayanya untuk mendukung pengadilan Eropa untuk rancangan kesepakatan Brexit pada Kamis lalu ketika negosiasi mereka memasuki tahap akhir.

Sedangkan terhadap euro, greenback menguat 0,23 persen dengan pasangan EURUSD berakhir turun di $1,1338.

Sebelumnya pada hari Kamis, euro mendapat tekanan tambahan setelah Komisi Eropa memangkas proyeksi pertumbuhan Italia, menambah kekhawatiran para investor tentang utang dan prospek ekonomi Italia.

Sumber berita: ForexSignal88, Reuters

Sumber gambar: MoneyWeek

Share This

Berita Forex Lainnya

May 29, 2020

Drama Kisruh Hong Kong Sampai Bawa AS dan China ke Meja PBB

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 29/05/2020 – Amerika Serikat (AS) dan China bentrok di markas Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) saat membahas isu Hong Kong pada Rabu (27/5). Bentrokan terjadi setelah China menolak permintaan AS untuk menggelar rapat Dewan…
May 29, 2020

Ekonomi Jerman Diprediksi Susut 6.6% Terkait Pandemi

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 29/05/2020 – Ekonomi Jerman berpotensi menyusut 6,6% tahun ini sebagai konsekuensi dari krisis akibat virus corona (Covid-19) sebelum nantinya akan tumbuh sebesar 10,2% pada tahun 2020. Menurut analisa Institut Ifo yang dimuat…
May 29, 2020

Pernyataan Positif Topang Kenaikan Aussie Dollar di Sesi Tengah Pekan

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 29/05/2020 – Philip Lowe melontarkan pernyataan optimis terkait kondisi perekonomian yang terkena dampak pandemi Corona (Covid-19). Ketua bank sentral Australia (RBA) tersebut berpendapat bahwa pandemi memang berpengaruh cukup…
May 28, 2020

Makin Panas! AS Minta Para Sekutunya Putuskan Hubungan Bisnis dengan China

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 28/05/2020 – Dalam beberapa pekan terakhir, Amerika Serikat (AS) meminta sekutu-sekutunya untuk memutuskan hubungan dengan Cina di berbagai bidang dengan risiko keamanan. Melansir The Jerusalem Post, seorang pejabat AS dengan…
May 28, 2020

Anggaran Militer Naik, Tentara China Siaga Tempur

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 28/05/2020 – Presiden China Xi Jinping mengatakan bahwa tentara Cina harus meningkatkan kesiapannya untuk menghadapi konfrontasi bersenjata dan meningkatkan kemampuan tugas-tugas militer. Hal ini diungkapkannya ketika peningkatan…