ForexSignal88.com l Jakarta, 27/12/2018 – Dolar AS menguat terhadap hampir seluruh rivalnya pada hari Rabu karena saham-saham AS menjauh dari posisi terendah 20-bulan meskipun ketidakpastian terkait dengan penutupan sebagian pemerintah AS dan kebijakan moneter Federal Reserve tetap menjadi ancaman laten untuk greenback.

Saham-saham AS naik lebih dari 2 persen karena rebound pada saham teknologi dan lompatan saham ritel yang dipimpin oleh Amazon.com berhasil menjadi penolong bursa saham untuk menghentikan laju penurunan beruntun empat sesi sebelumnya.

Nick Bennenbroek, ahli strategi mata uang di Wells Fargo di New York, menjelaskan bahwa ada stabilitas sementara yang kembali ke bursa ekuitas di tengah kondisi perdagangan yang tetap ringan dan sikap berhati-hati para investor yang terus mengawasi dengan cermat berita politik AS.

Pada hari Selasa, Presiden AS Donald Trump mengatakan penutupan sebagian pemerintah federal akan berlangsung sampai permintaannya untuk dana pembangunan tembok perbatasan AS-Meksiko terpenuhi.

Trump juga mengulangi kritiknya bahwa The Fed telah menaikkan suku bunga terlalu cepat. Dolar AS telah terpukul dalam beberapa pekan terakhir oleh kekhawatiran para investor bahwa kenaikan suku bunga akan merugikan ekonomi AS karena pertumbuhan internasional yang sedang melambat.

Saat ini ada sejumlah isu yang terus menjadi sumber kekhawatiran pasar yaitu Trump yang terus melontarkan kritik pedasnya kepada The Fed, perang dagang Sino-AS, perlambatan pertumbuhan China dan Uni Eropa serta Brexit.

Data CNBC menunjukkan Indeks Dolar AS naik 0,45 persen menjadi 97,05 yang berarti masih di bawah titik tertinggi 1½ tahun di 97,71 pada 14 Desember.

Sebagai upaya nyata untuk menenangkan kegelisahan Wall Street oleh kritik Trump terhadap The Fed, seorang pejabat Gedung Putih mengatakan pada hari Rabu bahwa Ketua The Fed Jerome Powell tidak sedang menghadapi risiko kehilangan pekerjaannya. Selain itu Presiden Trump pun secara langsung telah menyatakan senang dengan kinerja Menteri Keuangannya, Steven Mnuchin.

Likuiditas di beberapa bursa tetap tipis setelah pasar utama ditutup pada hari Selasa untuk liburan Natal. Pasar di Inggris, Jerman dan Prancis tetap ditutup pada hari Rabu. Hari ini pasar utama kembali beroperasional.

Sumber berita: ForexSignal88, Reuters

Sumber gambar: Videvo

Share This

Berita Forex Lainnya

September 13, 2019

Kebijakan ECB Cut Rate Membuat Trump Kembali 'MURKA' Terhadap FED. Kenapa?

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 13/09/2019 – Presiden AS Donald Trump kembali murka terhadap The Federal Reserve (The Fed) yang merupakan bank sentral negerinya sendiri. Saking kesalnya, presiden AS ke-45 tersebut sampai menyindir bahwa para pejabat bank sentral…
September 13, 2019

Sebenarnya Kebijakan 'SUKU BUNGA RENDAH' Berdampak Positif Nggak Sih?

in Berita Forex by Super User
Forexsignal88.Com - Dalam cuitan di twitter, Rabu (11/9), Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dengan iri ke suku bunga ultra-rendah, bahkan negatif di sejumlah negara. Trump mengecam bank sentral AS yang tak mengikuti sarannya memangkas bunga secara…
September 13, 2019

Euro 'BERGERAK LIAR' Dipicu Kebijakan ECB Cut Rate dan QE

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 13/09/2019 – Mata uang euro bergerak liar pada perdagangan Kamis (12/9/19) setelah European Central Bank (ECB) memangkas suku bunga pada rapat kebijakan moneter Kamis kemarin. Setelah pengumuman tersebut, euro sempat menguat ke…
September 12, 2019

Indeks US Dollar Kembali PERKASA di Sesi Tengah Pekan

in Berita Forex by Super User
Forexsignal88.Com - Kurs dolar AS menguat terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya pada akhir perdagangan Rabu (Kamis pagi WIB), karena investor mempertimbangkan serangkaian data ekonomi utama yang positif. Total persediaan pedagang grosir mencapai 679,1…
September 12, 2019

Harga Produsen AS Secara Tak Terduga Naik Pada Agustus 2019

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 12/09/2019 – Tapi, data ini tidak akan mengubah ekspektasi pasar keuangan atas Federal Reserve (The Fed) akan memangkas suku bunga lagi pekan depan untuk mendukung ekonomi negeri uak Sam yang melambat. Mengutip Reuters, Departemen…