ForexSignal88.com l Jakarta, 03/02/2020 – Inggris akhirnya resmi meninggalkan Uni Eropa (UE), tepat 31 Januari 2020 kemarin, setelah bergabung dalam perserikatan tersebut selama 47 tahun. Ini menjadi salah satu penanda perubahan politik dan ekonomi terbesar dalam sejarah Eropa modern.

Keluarnya Inggris dari Uni Eropa, mengakhiri spekulasi Brexit yang berkembang selama tiga setengah tahun yang gejolak. Brexit sudah menyebabkan kekacauan dalam politik Inggris, ketidakpastian ekonomi dan meningkatnya ketegangan antara Inggris dan UE, sebagai mitra dagang tunggal terbesarnya sebagai sebuah blok .

Setelah resmi keluar pada 31 Januari, ini menjadi masa transisi bagi Inggris di mana masih tetap menjadi anggota pasar tunggal dan serikat pabean dan memulai negosiasi dengan UE untuk mencapai kesepakatan perdagangan bebas.

Selama masa transisi, Inggris tidak akan memiliki hak suara untuk masalah-masalah UE tetapi masih akan terikat oleh peraturan UE. Pemerintah Inggris telah menetapkan batas waktu yang ambisius (dan beberapa orang mengatakan, tidak dapat bertahan) pada akhir tahun 2020 di mana kesepakatan harus dicapai, jika tidak maka akan meninggalkan pasar tunggal dengan "tidak ada kesepakatan" dan harus kembali ke aturan Organisasi Perdagangan Dunia.  

Sejarah Brexit

Pada 23 Juni 2016, masyarakat Inggris melakukan referendum untuk memutuskan apakah harus tetap menjadi anggota Uni Eropa. Dan hasilnya 51,9% orang Inggris memilih untuk meninggalkan Uni Eropa dengan 48,1% suara untuk tetap dalam serikat ekonomi dan politik.

Ini menjadi semacam gempa politik itu tidak terduga bagi Inggris, euroskeptisisme marak di negara ini dalam beberapa dekade dan tahun-tahun menjelang menjelang referendum. Sikap itu sebagian didorong oleh pers tabloid anti-Uni Eropa di Inggris dan kebangkitan Partai Kemerdekaan Inggris yang dipimpin oleh Nigel Farage.

Krisis migrasi di Eropa menjelang pemungutan suara 2016, kekhawatiran tentang kemungkinan aksesi Turki ke UE dan keinginan di antara banyak orang Inggris untuk menahan imigrasi juga berperan.

Berita Forex Lainnya

February 18, 2020

AUDUSD: Peluang Trading Forex Selasa 18/02/20

in Berita Forex by Super User
Forexsignal88.Com - Pelemahan pair AUDUSD masih terus berlanjut hingga perdagangan sebelumnya untuk 3 hari berturut. Dan masuk sesi Asia hari Selasa (18/02/2020) berpotensi bergerak negatif namun dibatasi oleh kuatnya perdagangan aset resiko yang dapat…
February 18, 2020

GBPUSD: Peluang Trading Forex Selasa 18/02/20

in Berita Forex by Super User
Forexsignal88.Com - GBP/USD turun mendekati 1.30 setelah Perdana Menteri Inggris Johnson mengatakan bahwa dia tidak mencari sesuatu yang spesial dari Uni Eropa di dalam pembicaraan yang akan datang bulan depan. Perdana Menteri luarnegeri Perancis mengatakan…
February 18, 2020

Beberapa Katalis Fundamental Penggerak Market Forex Selasa 18/02/20

in Berita Forex by Super User
Forexsignal88.Com - Pergerakan pasar forex awal pekan yang lambat kemarin terjadi oleh sepinya arahan dari kalender ekonomi makro serta liburnya pasar di AS, membuat posisi dolar AS sempat alami konsolidasi. Namun bergerak kuat kembali mengambil untung dari…
February 18, 2020

Galau! Singapura dan Jepang Terancam Resesi Gegara Wabah Corona

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta,18/02/2020 – Virus corona menyengat perekonomian negara maju. Mengutip Reuters pada Senin (17/2), tak tanggung-tanggung Jepang dan Singapura tampaknya berada di ambang resesi. Lantaran epidemi virus corona mengganggu pariwisata dan…
February 18, 2020

Sebenarnya Kenapa Sih Euro Melandai Terus? Berikut Ulasannya!

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta,18/02/2020 – Kecemasan pasar masih meradang karena rilis data Gross Domestic Product (GDP) pada Jumat pekan kemarin menunjukkan bahwa perekonomian Jerman masih berada di tepi jurang resesi. Laporan GDP Jerman menunjukkan…