ForexSignal88.com l Jakarta, 09/04/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback masih sedikit alami tekanan kembali dari mata uang utama dunia, dengan kewaspadaan tinggi pasca Trump ingin menaikkan target tarif impor produk China ke AS pada akhir pekan lalu.

Seperti kita ketahui bahwa di perdagangan akhir pekan kemarin, kondisi greenback mengalami tekanannya dari mata uang utama dunia lainnya, sehingga hal ini mengakibatkan EURUSD ditutup menguat di level 1,2280, GBPUSD ditutup menguat di level 1,4088, AUDUSD ditutup melemah di level 0,7673 dan USDJPY ditutup melemah di level 106,94.

Dan untuk sementara di pagi ini, EURUSD bergerak di level 1,2271, GBPUSD bergerak di level 1,4096, AUDUSD di level 0,7689 dan yen di level 106,88.

Sebelumnya nilai dolar AS gagal menekan mata uang utama dunia setelah tensi perang dagang meninggi kembali dengan wacana belum akan berdialognya AS dengan China untuk menghindarkan diri dari perang dagang yang makin memanas. Saling serang terus terjadi, di mana pihak AS akan menerapkan pemakaian tarif bagi 1300 jenis produk China dengan asumsi yang bernilai sekitar $50 milyar per tahunnya, naik menjadi $100 milyar per tahunnya

China sebelumnya juga menerapkan hal yang sama, dari awalnya yang mempunyai nilai tarif sekitar $3 milyar per tahun, lalu naik menjadi $50 milyar. Tindakan tersebut rupanya makin memanaskan suasana di pasar, hingga pembukaan pasar pagi ini kemajuan wacana mendinginkan perang dagang tersebut masih belum nampak kejadiannya.

Situasi pagi ini membuat investor masih melanjutkan usaha untuk melepas dolar AS lagi di mana ada rasa kekhawatiran yang memuncak bahwa akan ada dampak dari perang dagang ini bisa membuat surat hutang pemerintah AS akan dijual secara besar-besaran oleh pihak China. Seperti diketahui bahwa China merupakan negara terbesar di dunia yang memegang surat hutang pemerintah AS, sehingga dikhawatirkan aoan terjadi tindakan balasan jika Trump terus menekan China.

Pasar ekuitas Asia sendiri masih belum membaik karena mengikuti pasar eluitas AS akhir pekan lalu yang memburuk karena menurunnya data nonfarm payroll. Memang data tenaga kerja AS akhir pekan lalu terkesan beragam, namun investor khawatir bahwa tidak sesuainya data tambahan penerima upah di AS pada bulan lalu dapat diartikan bahwa kinerja ekonomi AS di periode akhir kuartal pertama lalu akan menurun.

Kondisi ini memang tidak akan menguntungkan bagi dolar AS sehingga upaya kenaikan suku bunga the Fed akan sedikit menurun.

Sumber Berita: Investing, MarketWatch, Reuters, Bloomberg, ForexSignal88

Sumber gambar: CNBC

Share This

Berita Forex Lainnya

June 17, 2019

Kisruh! Setelah China, Giliran India Sekarang yang Diajak Perang Dagang Oleh AS

in Berita Forex by Super User
Forexsignal88.Com - Setelah dengan China, Amerika Serikat (AS) kini terlibat perang dagang dengan India. Terbaru, India akan mengenakan tarif pembalasan yang lebih tinggi terhadap 28 produk asal AS termasuk almond, apel, dan kacang walnut mulai Minggu (16/6).…
June 17, 2019

Inggris: Boris Johnson Kemungkinan Bisa Menduduki 'KURSI PANAS' yang Sudah Ditinggalkan Theresa May

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 17/06/2019 – Persaingan untuk menggantikan posisi Theresa May sebagai pemimpin Partai Konservatif yang berkuasa dan sebagai perdana menteri Inggris memasuki fase baru. Tiga dari 10 kandidat yang bersaing dalam kontes kepemimpinan…
June 17, 2019

Berbeda Dengan Sikap AS, Hubungan Israel dan China Justru Semakin 'MESRA' Loh. Kok Bisa?!

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 17/06/2019 – China dan Israel terus meningkatkan hubungan bisnis dalam beberapa tahun terakhir. Bahkan, kedua negara memiliki perjanjian perdagangan bebas. Hal itu dilaporkan telah membuat Amerika Serikat (AS), sekutu utama…
June 14, 2019

Peluncuran Lebih Banyak Stimulus Diperlukan Guna Menopang Ekonomi China. Kenapa?!

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 14/06/2019 – Regulator China dinilai harus meningkatkan dukungan untuk menopang ekonomi guna menjaga likuiditas yang cukup dalam sistem keuangan negara tersebut. Wakil Perdana Menteri Liu He menyarankan Beijing untuk segera…
June 14, 2019

Hubungan AS dan Rusia Semakin 'MEMBURUK' Menurut Putin

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 14/06/2019 – Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan, hubungan antara Moskow dan Washington semakin memburuk. Hal itu ia katakan dalam sebuah wawancara yang diterbitkan pada hari Kamis, (13/6). Pasalnya, pemerintah Amerika…