ForexSignal88.com l Jakarta, 13/04/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback memang masih Bisa menguat lagi seiring dengan meredanya ketegangan di Suriah dan jelang data sentimen konsumen AS nanti malam.

Seperti kita ketahui bahwa di perdagangan kemarin, kondisi greenback memberikan tekanannya kepada mata uang utama dunia lainnya, kecuali terhadap pound dan dolar Asutralia, sehingga hal ini mengakibatkan EURUSD ditutup melemah di level 1,2325, GBPUSD ditutup menguat di level 1,4227, AUDUSD ditutup menguat di level 0,7752 dan USDJPY ditutup menguat di level 107,30.

Dan untuk sementara di pagi ini, EURUSD bergerak di level 1,2330, GBPUSD bergerak di level 1,4239, AUDUSD di level 0,7763 dan yen di level 107,32.

Sebelumnya kemarin dolar AS diperdagangkan lebih baik setelah situasi ketegangan di Timur Tengah mulai sedikit mereda pasca ucapan Presiden Trump di Twitter yang menyatakan bahwa serangan militer AS ke Suriah belum diputuskan dan kemungkinan juga tidak ada serangan tersebut.

Sehari sebelumnya, investor sempat was-was setelah menara pengawas lalu-lintas udara Uni Eropa harus bersiap menghadapi serangkaian penerbangan darurat karena ada permintaan dari Nato bahwa dalam waktu dekat akan ada penerbangan militer ke arah Suriah. AS dalam hal ini ingin sekali memberikan sebuah tamparan bagi Suriah dan Rusia setelah senjata kimia dipakasi dalam memberantas pemberontak di Suriah. Inggris sudah setuju bila sewaktu-waktu Dewan Keamanan PBB memberi lampu hijau untuk penyerangan tersebut.

Namun situasi tersebut berangsur-angsur mereda juga di perdagangan pasar uang sejak semalam, apalagi Fed minutes sangat bernada hawkish sehingga investor mencari aset-aset yang berisiko seperti dolar AS.

Yen sendiri masih terkoreksi oleh dolar AS, karena situasi normalisasi kebijakan moneter Jepang masih jauh dari target terjadinya. Dolar Australia sedikit membaik setelah perang dagang makin mereda sehingga diharapkan ekspor tambang Australia ke China tidak terganggu. Apalagi Presiden Trump sepertinya akan ikut lagi dalam komitmen TPP, sehingga peluang ekspor komoditi Australia makin terbuka lebar.

Euro sendiri masih menguat, walau tipis, dengan setelah paparan hasil rapat suku bunga bank sentral Uni Eropa di pekan lalu di mana waktu itu ECB tidak merubah kebijakan moneternya. Paparan tersebut berbunyi sedikit hawkish, namun investor masih belum melihat potensi normalisasi kebijakan moneter zona euro akan dipercepat. Beberapa pejabat ECB sendiri sangat yakin bahwa paket stimulus ekonomi zona euro segera dihentikan dan bisa segera pula menaikkan suku bunganya. Namun di sisi lain, Mario Draghi tidak ingin nilai euronya terus menguat.

Sumber Berita: Investing, MarketWatch, Reuters, Bloomberg, ForexSignal88

Sumber gambar: CNBC

Share This

Berita Forex Lainnya

March 19, 2019

FOMC Meeting Ditunggu, Perdagangan Forex Mendatar Hingga Selasa Pagi

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 19/03/2019 – Dolar AS sedikit berubah terhadap sejumlah mata uang pada hari Senin, di dekat level terendah dua minggu, karena kehati-hatian pasar tentang ekonomi AS dan ekspektasi untuk Federal Reserve yang akomodatif membuat…
March 19, 2019

Inggris : Tensi Brexit Dapat MEMICU PEMANGKASAN INVESTASI Bisnis Terbesar Dalam 10 Tahun

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 19/03/2019 – Perusahaan-perusahaan Inggris menyiapkan pemangkasan investasi terbesar dalam 10 tahun terakhir pada 2019 akibat Brexit. Bahkan jika Perdana Menteri Theresa May mendapatkan kesepakatan untuk memudahkan Inggris keluar…
March 19, 2019

AS : Sentimen DOVISH Terhadap FED RATE Kembali Muncul Untuk Pekan Ini

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 19/03/2019 – Dalam beberapa hari terakhir, muncul ekspektasi di pasar bahwa The Federal Reserves (The Fed) akan menahan suku bunga acuan dalam rapat pekan ini. Bahkan bukan tidak mungkin Jerome 'Jay' Powell dan kolega menurunkan…
March 19, 2019

Jepang : Data Ekspor Dirilis MENURUN 3 Bulan Berturut-turut ... Apakah Perlambatan Ekonomi Juga Mulai MENGHANTAM Jepang ?!

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 19/03/2019 – Nilai ekspor Jepang turun di Februari 2019. Ini berarti, dalam 3 bulan berturut-turut, ekspor Negeri Sakura tersebut turun. Tak hanya ekspor, impor Jepang juga mengalami penurunan. Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran…
March 18, 2019

Inggris : Theresa May Ultimatum Parlemen Inggris Setujui Kesepakatan Brexit atau Bersiap Tertunda Lebih Lama !

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 18/03/2019 – Perdana Menteri Inggris Theresa May mengultimatum anggota parlemen untuk menyetujui perjanjian perceraian Brexit atau tidak menyetujui perjanjian perceraian dan mengakibatkan perpisahan dengan Uni Eropa ditunda lebih…