ForexSignal88.com l Jakarta, 04/09/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback masih bergerak ringan dan sepertinya masih ingin menguat kembali terkait dengan rencana perubahan suku bunga Australia.

Seperti kita ketahui bahwa di perdagangan sebelumnya, kondisi greenback mengalami tekanan dari beberapa mata uang utama dunia lainnya, sehingga hal ini mengakibatkan EURUSD ditutup menguat di level 1,1616, GBPUSD ditutup melemah di level 1,2870, AUDUSD ditutup menguat di level 0,7212 dan USDJPY ditutup melemah di level 111,01.

Dan untuk sementara di pagi ini, EURUSD bergerak di level 1,1601, GBPUSD bergerak di level 1,2859, AUDUSD di level 0,7192 dan yen di level 110,99.

Di perdagangan sebelumnya, indeks dolar AS diperdagangkan kurang berhasil membaik dengan pemicu setelah beberapa pelaku pasar melihat aksi mengoleksi kembali dolar AS yang muncul membaiknya data-data ekonomi AS di saat pasar keuangan AS dan Kanada yang libur sehingga potensi penguatan dolar juga terbatas.

Sebelumnya melihat komentar Trump dan Powell telah membuat perubahan tren yang buruk bagi dolar AS di mana the Fed diharapkan memikirkan kenaikan suku bunganya. Namun faktor hasil data ekonomi AS yang membaik telah menjadi bukti bahwa memang data tidak bisa dikalahkan dengan verbal intervensi sehingga lambat laun dolar AS kembali menguat kembali.

Faktor belum berhasilnya perundingan perpisahan Inggris dari Uni Eropa atau Brexit dan tidak jadinya hasil perundingan Kanada dalam NAFTA, sangat mendukung upaya greenback untuk menguat lagi di hari ini, mengingat upaya dunia dalam menghindari perang dagang telah gagal sehingga aksi safe haven dolar AS kembali marak jelang RBA menentukan suku bunganya hari ini.

Kondisi tensi perang dagang yang sedikit meningkat memang dan akan membuat aksi safe haven muncul lagi dan tampaknya tren ini sedang berlangsung sepanjang hari ini dengan harapan ini bisa terjaga dengan menguatnya dolar AS.

Ini terlihat dari upaya Trump untuk tidak mengendurkan tensinya untuk terus menekan China di mana $200 milyar produk China sudah diperaiapkannya untuk mendapatkan tarif baru sehingga tensi perang dagang sudah siap-siap untuk memanas kembali. Kondisi ini memang akan menjadi sinyal bagi aksi safe haven dolar lebih besar mengingat ancaman inflasi yang naik.

Apalagi tekanan kinerja China yang menurun, kemungkinan besar memberi ruang kepada bank sentral Australia untuk menahan keinginan menaikkan suku bunganya, sehingga ada ruang bagi dolar AS untuk menguat lagi.

Sumber Berita: Investing, MarketWatch, Reuters, Bloomberg, ForexSignal88

Sumber gambar: Reuters

Share This

Berita Forex Lainnya

July 17, 2019

Indeks US Dollar: How High Can U Go?

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 17/07/2019 – Trump pada hari Selasa mengatakan bahwa AS dan China masih memiliki jalan yang panjang sebelum dapat mencapai kesepakatan dalam perdagangan. Trump juga mengatakan bahwa AS dapat mengenakan tarif impor tambahan pada…
July 17, 2019

Trend Suku Bunga Rendah Menguntungkan Investor Properti Negeri Kangguru Loh!

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 17/07/2019 – Westpac Banking Corp (WBC) dan Australia and New Zealand Banking Group (ANZ) mulai menurunkan suku bunga kredit untuk menguji sistem (stress test) aplikasi pengajuan kredit. Mengutip Reuters, Selasa (16/7) upaya ini…
July 17, 2019

Indeks US Dollar yang Terlalu Kuat Sebenarnya Tidak Bagus Bagi Pemerintahan Trump

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 17/07/2019 – Tampaknya Presiden Amerika Serikat Donald Trump memang benar-benar ingin melemahkan dolar AS untuk memperkuat ekonomi Amerika. Trump telah berulang kali menyebut bahwa the greenback terlalu kuat terhadap mata uang…
July 16, 2019

Nah Loh! RUU Pajak Digital Perancis Mulai Disahkan. Apa Dampaknya?

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 16/07/2019 – Anggota parlemen Prancis telah menyetujui RUU yang akan mengenakan pajak atas layanan digital yang diberikan oleh perusahaan besar. Namun ada risiko serangan balasan dari pemerintahan Presiden Amerika Serikat Donald…
July 16, 2019

Sepak Terjang Cryptocurrency Mulai Diganjal Parlemen AS

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 16/07/2019 – Anggota parlemen Amerika Serikat (AS) tampaknya tak ingin perusahaan raksasa teknologi seperti Google dan lainnya beralih jadi institusi keuangan atau terbitkan mata uang digital (cryptocurrency) seperti yang…