ForexSignal88.com l Jakarta, 27/07/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback masih bergerak ringan dan sepertinya berupaya melemah sejenak jelang rilis data pertumbuhan AS nanti malam.

Seperti kita ketahui bahwa di perdagangan sebelumnya, kondisi greenback memberikan tekanan kepada beberapa mata uang utama dunia lainnya, sehingga hal ini mengakibatkan EURUSD ditutup melemah di level 1,1642, GBPUSD ditutup melemah di level 1,3109, AUDUSD ditutup melemah di level 0,7376 dan USDJPY ditutup menguat di level 111,21.

Dan untuk sementara di pagi ini, EURUSD bergerak di level 1,1646, GBPUSD bergerak di level 1,3105, AUDUSD di level 0,7381 dan yen di level 111,04.

Di perdagangan sebelumnya, indeks dolar AS diperdagangkan bidsa berhasil membaik dengan penddukung data pesanan barang yang masih tumbuh serta klaim pengangguran mingguan yang masih memperlihatkan situasi tenaga kerja AS yang masih ketat. Penguatan greenback juga didukung oleh keputusan ECB yang tidak merubah kebijakan suku bunga negatifnya, membuat harapan bagi the Fed yang merupakan satu-satunya bank sentral utama dunia yang telah berhasil menormalisasi kebijakan moneternya.

Pelemahan dolar AS sebelumnya muncul pasca pertemuan antara Presiden Komisi Uni Eropa Jean Claude Juncker dengan Presiden Donald Trump yang telah menghasilkan kesepakatan penundaan tarif baru bagi Uni Eropa dan AS, membuat tensi perang dagang keduanya sedikit mereda dan membuat dolar AS tidak seksi lagi.

Sebelumnya kondisi pelemahan dolar AS masih ada di mana adanya pengaruh dari keinginan Presiden Trump yang ingin agar suku bunga tha Fed tidak naik terus dan juga menuduh Uni Eropa dan China telah melakukan manipulasi pergerakan mata uangnya agar terus melemah dengan menahan kenaikan suku bunganya sehingga dolar AS menguat terus menerus. Verbal intervensi Trump ini merupakan pemusnah harapan penguatan indeks dolar pasca ucapan Jerome Powell pekan lalu

Hasil pertemuan Trump dengan Juncker telah menunda tarif baru bagi kedua belah pihak diiringi akan adanya peningkatan pembelian produk asal AS oleh Uni Eropa. Dolar AS menguat di pekan lalu berkat adanya pendukung dari pernyataan ketua the Fed Jerome Powell bahwa perekonomian AS masih akan kokoh dan kenaikan suku bunga the Fed memang masih terbuka lebar.

Sisi perang dagang yang sedikit mereda membuat investor kembali yakin terhadap masa depan ekonomi global yang tidak jadi meredup, sehingga mereka masih membutuhkan aset pengaman sejenak di luar dolar AS seperti mencari yen. Kondisi ini tentu tidak menguntungkan sejenak bagi dolar AS sebagai mata uang pengaman atau safe haven dengan mencari yen dan Swiss franc. Namun potensi ini juga tidak bisa dimanfaatkan secara besar-besaran oleh pound dan euro karena investor akan lebih mengoleksi dolar AS daripada keduanya karena imbal hasil AS lebih menjanjikan jelang kenaikan suku bunganya.

Sebetulnya situasi safe haven memang tidak bisa dihindarkan dengan pertimbangan menghindari untuk sementara aset-aset berlatar belakang imbal hasil yang tidak pasti suku bunganya, di mana latar belakang dolar AS masih didukung oleh rencana kerja the Fed yang suka menaikkan suku bunganya pada masa mendatang, menjadi poin utama pendukung indeks dolar bertahan. Apalgi nanti malam ada rilis data PDB AS, data yang menentukan naik tidaknya suku bunga the Fed.

Sumber Berita: Investing, MarketWatch, Reuters, Bloomberg, ForexSignal88

Sumber gambar: Reuters

Share This

Berita Forex Lainnya

June 25, 2019

Nah Loh! Cuitan Pedas Trump Terhadap Kebijakan FED Rate Kembali Berkumandang

in Berita Forex by Super User
Forexsignal88.com - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump kembali mengkritik Federal Reserve pada hari Senin karena tidak memangkas suku bunga acuan pada rapat bulan ini. Kritikan ini menunjukkan Trump terus menjaga tekanannya pada bank sentral AS untuk…
June 25, 2019

Laju Kenaikan GBPUSD Sedikit Tertahan di Sesi Awal Pekan. Kenapa?

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 25/06/2019 – Penguatan poundsterling belakangan ini dipicu oleh sikap dovish Bank Sentral AS (Federal Reserve/The Fed), bukan dari dalam negeri Inggris. Akibatnya, poundsterling kehabisan tenaga untuk menguat. Setelah The Fed…
June 25, 2019

Sebenarnya Dalam Rangka Apa Trump Berencana ke Korsel Selama Dua Hari? Berikut Penjelasannya!

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 25/06/2019 – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dijadwalkan akan mengunjungi Korea Selatan akhir pekan ini setelah ia bertukar surat dengan Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un. Pertemuan ini meningkatkan harapan akan adanya…
June 24, 2019

Pelaku Pasar WAJIB Mencermati Beberapa Sentimen Penggerak Harga di Minggu Ini. Apa Saja Itu?

in Berita Forex by Super User
Forexsignal88.Com - Pekan depan sepertinya akan menjadi periode yang sibuk. Banjir rilis data, dialog dagang AS-China, sampai perseteruan AS-Iran menjadi hal-hal yang perlu dicermati pelaku pasar. Ada dua sentimen besar yang menggerakkan pasar keuangan global…
June 24, 2019

Bocoran Trading EURUSD untuk Hari ini

in Berita Forex by Super User
Forexsignal88.Com - Markit Purchasing Manager Index (PMI) yang mengukur ke depan menunjukkan segala sesuatu sedang berjalan pada arah yang benar. PMI manufaktur Jerman naik dari dasarnya dengan angka 45.4 dibandingkan dengan 44.3 waktu yang lalu, menunjukkan…