ForexSignal88.com l Jakarta, 02/07/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback masih bergerak sangat ringan di kala pasar sudah melihat bahwa dolar AS sepertinya masih dimunculkannya sisi penguatannya pasca kurang menyakinkannya data ekonomi AS sebelumnya.

Seperti kita ketahui bahwa di perdagangan kemarin, kondisi greenback mengalami tekanan dari beberapa mata uang utama dunia lainnya, sehingga hal ini mengakibatkan EURUSD ditutup menguat di level 1,1683, GBPUSD ditutup menguat di level 1,3208, AUDUSD ditutup menguat di level 0,7407 dan USDJPY ditutup menguat di level 110,75.

Dan untuk sementara di pagi ini, EURUSD bergerak di level 1,1669, GBPUSD bergerak di level 1,3198, AUDUSD di level 0,7392 dan yen di level 110,76.

Di perdagangan sebelumnya, indeks dolar AS diperdagangkan memburuk setelah Uni Eropa mencapai kesepakatan masalah imigrasi di akhir pekan lalu sehingga keutuhan politik di Jerman terjaga. Masalah migran di Eropa menjadi topik bahasan utama dalam EU Summit karena wilayah tersebut kebanjiran pengungsi dari Asia dan Afrika sehingga menimbulkan masalah dana yang membuat beberapa kesulitan dan juga masalah keamanan.

Selain itu, akhir pekan lalu data inflasi AS melalui data core PCE memang mendukung akan naiknya suku bunga the Fed, namun situasi pendapatan dan daya belanja konsumen AS sedikit menghambat laju penguatan indeks dolar selanjutnya.

Seperti kita ketahui bahwa kondisi positif indeks dolar sebelumnya terjadi karena beberapa pejabat the Fed telah berhasil menyakinkan pasar bahwa ekonomi di AS masih butuh naiknya suku bunga agar tidak memanas. Setelah Jerome Powell dan Eric Rosengren menyatakan rasa konsisten kenaikan suku bunga the Fed, selanjutnya Raphael Bostic dari Atlanta juga menyatakan bahwa perekonomian AS masih ekspansi moderat, sehingga segera memanas lagi.

Berkembang wacana bahwa the Fed bisa menaikkan suku bunganya 2 kali lagi di tahun ini dan 4 kali lagi di tahun depan. Kondisi ini tentu menjaga irama positif bagi indeks dolar yang sebelumnya juga menguat karena wacana perang dagang yang masih belum selesai.

Kondisi perang dagang yang terjadi antara AS dengan China, di mana munculnya tarif baru bisa membuat harga barang di AS akan naik sehingga inflasi akan meninggi dan dibutuhkan kenaikan suku bunga the Fed, dan membuat indeks dolar terus menguat.

Meski data pertumbuhan ekonomi AS atau PDBnya dinyatakan turun namun data core PCE berhasil membuat keyakinan investor, akan tetapi kondisi ini masih membuat jalan penguatan lanjutan bagi indeks dolar sehingga level terbaik 11 bulan sepertinya akan segera dilewatinya lagi.

Sumber Berita: Investing, MarketWatch, Reuters, Bloomberg, ForexSignal88

Sumber gambar: Reuters

Share This

Berita Forex Lainnya

January 23, 2019

ASTAGA !! Pasar Keuangan Global 'RONTOK' Gara-gara Peringatan IMF & Perang Dagang

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 23/01/2019 – Pesimisme tentang pertumbuhan global memicu turunnya pasar keuangan dunia, Selasa (22/1/2019), dan membuat para investor mencari perlindungan ke aset-aset yang relatif lebih aman, seperti dolar, obligasi pemerintah,…
January 23, 2019

Risk Appetite Bergeser, Dolar AS Mulai Tergusur

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 23/01/2019 – Dolar AS jatuh terhadap yen Jepang pada hari Selasa karena kekhawatiran tentang pertumbuhan global yang lesu dan berlanjutnya ketegangan perdagangan AS-Tiongkok mendorong para investor untuk mulai mencari aset safe…
January 22, 2019

HOT ISSUES : Negeri Sakura Diprediksi Akan Mengalami RESESI FISKAL !!

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 22/01/2019 – Jepang, negara Asia dengan perekonomian terbesar ketiga di dunia, diprediksi bisa jatuh ke dalam resesi di tahun fiskal 2019. Negara yang menggantungkan aktivitas ekonominya pada ekspor itu telah terpukul oleh…
January 22, 2019

Pergerakan Forex Stabil, GBP Masih Pimpin Pasar

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 22/01/2019 – Dinamika bursa forex sejak kemarin hingga Selasa pagi tampak stabil. Tidak banyak perubahan besar yang tercatat dari pergerakan beberapa pasangan mata uang di sesi perdagangan Senin. Safe haven yen Jepang menguat…
January 21, 2019

China : Banyak Analis Memperkirakan China Mengalami Kontraksi PERTUMBUHAN EKONOMI TERLAMBAT 28 Tahun

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 21/01/2019 – Sejumlah analis memprediksi, China akan melaporkan pertumbuhan ekonomi paling lambat dalam 28 tahun terakhir di tengah pelemahan permintaan domestik dan kenaikan tarif ekspor ke Amerika Serikat (AS). Kondisi ini akan…