ForexSignal88.com l Jakarta, 23/05/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback masih bergerak sangat ringan di kala pasar sudah melihat bahwa dolar AS masih harus mengalami saat-saat ambil untungnya.

Seperti kita ketahui bahwa di perdagangan kemarin, kondisi greenback bergerak beragam terhadap mata uang utama dunia lainnya, di mana terhadap EURUSD ditutup melemah di level 1,1776, GBPUSD ditutup menguat di level 1,3428, AUDUSD ditutup melemah di level 0,7573 dan USDJPY ditutup melemah di level 110,88.

Dan untuk sementara di pagi ini, EURUSD bergerak di level 1,1783, GBPUSD bergerak di level 1,3428, AUDUSD di level 0,7571 dan yen di level 110,55.

Sebelumnya di perdagangan sebelumnya, indeks dolar AS sempat diperdagangkan sedikit negatif meski masih tetap bertahan di dekat level tertinggi 4 setengah bulannya diiringi dengan masih bertahannya juga imbal hasil obligasi pemerintah AS yang masih di atas level 3% yang merupakan level psikologis di dekat level tertinggi 7 tahun terakhir. Yield obligasi AS tenor 10 tahun bertahan di atas level 3%, membuat isyarat ke investor bahwa investasi di AS masih lebih menjanjikan daripada negara maju lainnya.

Data ekonomi AS di pekan lalu seakan ada konfirmasi nyata bahwa indeks dolar harus menguat karena dukungan kepada naiknya suku bunga the Fed bulan depan semakin membesar. Kondisi dolar AS pagi ini sedikit tertahan penguatannya, di mana nuansa safe haven yen muncul kembali dengan latar belakang makin rumitnya kegiatan politik AS yang banyak sanksi ke Iran, Venezuela, Korea Utara, Rusia dan China.

Yen sendiri sempat tertekan setelah pernyataan dari Menteri Keuangan AS, Steven Mnuchin bahwa AS dan China sepakat untuk menunda perang dagangnya setelah kedua belah pihak akan menunda kebijakan tarifnya. Mnuchin menyatakan bahwa China akan setuju memberikan pengurangan defisit perdagangannya senilai $200 milyar di mana China akan lebih banyak membeli produk-produk pertanian dan energi serta tehnologi AS. Namun sebetulnya China juga meningkatkan impornya karena konsumsi yang meningkat dan tidak menyebut besaran nilai transaksinya.

Namun masalah harga minyak ini membatasi penguatan lebih lanjut dari dolar AS dan langsung mengalami aksi ambil untung hingga pagi ini. Investor juga sedang melihat perkembangan dari proses denuklirisasi Korea Utara yang sepertinya proses perundingan 12 Juni nanti terancam gagal karena Korea Utara tidak mau menghapuskan seluruh program nuklirnya karena tidak ingin seperti Iran. Kondisi ini tentu akan mengutamakan aksi safe haven bila pertemuan di Singapura tersebut gagal tercapai.

Yen sendiri membaik setelah data ekspor Jepang meningkat cukup signifikan, namun sedang was-was menghadapi proteksi dari AS. Sedangkan zona euro juga menghadapi masalah proteksi logam oleh AS, sehingga lobi-lobi sedang keras dilakukan oleh petinggi zona euro ke AS. Sedangkan pound sedikit tertahan karena sedang menantikan data inflasi Inggris nanti sore.

Sumber Berita: Investing, MarketWatch, Reuters, Bloomberg, ForexSignal88

Sumber gambar: CNBC

Share This

Berita Forex Lainnya

January 23, 2019

ASTAGA !! Pasar Keuangan Global 'RONTOK' Gara-gara Peringatan IMF & Perang Dagang

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 23/01/2019 – Pesimisme tentang pertumbuhan global memicu turunnya pasar keuangan dunia, Selasa (22/1/2019), dan membuat para investor mencari perlindungan ke aset-aset yang relatif lebih aman, seperti dolar, obligasi pemerintah,…
January 23, 2019

Risk Appetite Bergeser, Dolar AS Mulai Tergusur

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 23/01/2019 – Dolar AS jatuh terhadap yen Jepang pada hari Selasa karena kekhawatiran tentang pertumbuhan global yang lesu dan berlanjutnya ketegangan perdagangan AS-Tiongkok mendorong para investor untuk mulai mencari aset safe…
January 22, 2019

HOT ISSUES : Negeri Sakura Diprediksi Akan Mengalami RESESI FISKAL !!

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 22/01/2019 – Jepang, negara Asia dengan perekonomian terbesar ketiga di dunia, diprediksi bisa jatuh ke dalam resesi di tahun fiskal 2019. Negara yang menggantungkan aktivitas ekonominya pada ekspor itu telah terpukul oleh…
January 22, 2019

Pergerakan Forex Stabil, GBP Masih Pimpin Pasar

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 22/01/2019 – Dinamika bursa forex sejak kemarin hingga Selasa pagi tampak stabil. Tidak banyak perubahan besar yang tercatat dari pergerakan beberapa pasangan mata uang di sesi perdagangan Senin. Safe haven yen Jepang menguat…
January 21, 2019

China : Banyak Analis Memperkirakan China Mengalami Kontraksi PERTUMBUHAN EKONOMI TERLAMBAT 28 Tahun

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 21/01/2019 – Sejumlah analis memprediksi, China akan melaporkan pertumbuhan ekonomi paling lambat dalam 28 tahun terakhir di tengah pelemahan permintaan domestik dan kenaikan tarif ekspor ke Amerika Serikat (AS). Kondisi ini akan…