ForexSignal88.com l Jakarta, 12/12/2018 – Pasar keuangan mulai meragukan laju kenaikan suku bunga Federal Reserve alias Fed Fund Rate tahun depan. Bank sentral Amerika Serikat (AS) diperkirakan akan menaikkan suku bunga pada pertemuan pekan depan untuk mengimbangi pasar tenaga kerja yang naik tinggi dan pertumbuhan ekonomi yang masih kencang.

Tapi, laju kenaikan suku bunga tahun depan bisa melambat. Volatilitas pasar keuangan dalam dua bulan terakhir sejak Oktober dan tanda-tanda perlambatan ekonomi global memicu keraguan bahwa The Fed akan menaikkan bunga hingga tiga kali pada 2019, seperti rencana sebelumnya.

Kepala ekonom Goldman Sachs memperkirakan, The Fed tidak akan menaikkan suku bunga pada bulan Maret. Bank sentral akan menaikkan suku bunga tiga kali setelah Maret 2019. Sebelumnya, Goldman memperkirakan The Fed akan menaikkan suku bunga hingga empat kali tahun depan.

"Peluang kenaikan pada bulan Maret kini turun menjadi sedikit di bawah 50%," kata Jan Hatzius, Kepala Ekonom Goldman dalam catatan yang dikutip Reuters. Dia menambahkan, kenaikan akan terjadi secara kuartalan mulai Juni hingga tutup tahun 2019.

Para trader yang bertransaksi pada produk future suku bunga jangka pendek justru bertaruh bahwa bank sentral AS tidak akan menaikkan suku bunga sama sekali tahun depan. Bahkan ada trader yang bertaruh bahwa The Fed justru akan menurunkan lagi suku bunga.

Spekulasi ini mencerminkan kekhawatiran prospek pertumbuhan ekonomi AS di tengah perlambatan ekonomi global dan proses Britains exit (Brexit) yang masih terkendala. Perdana Menteri Inggris Theresa May menunda voting parlemen untuk Brexit.

Faktor lain adalah laju inflasi yang diramal mulai melambat. Perselisihan dagang antara AS dan China juga turut menjadi perhatian pasar. "Pasar saham dalam kondisi yang kurang menarik, dan ini bisa menimbulkan ketidakpastian kebijakan

Sumber : Forexsignal88.com

Share This

Artikel Terkait Lainnya

 

Berita Forex Lainnya

January 23, 2019

ASTAGA !! Pasar Keuangan Global 'RONTOK' Gara-gara Peringatan IMF & Perang Dagang

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 23/01/2019 – Pesimisme tentang pertumbuhan global memicu turunnya pasar keuangan dunia, Selasa (22/1/2019), dan membuat para investor mencari perlindungan ke aset-aset yang relatif lebih aman, seperti dolar, obligasi pemerintah,…
January 23, 2019

Risk Appetite Bergeser, Dolar AS Mulai Tergusur

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 23/01/2019 – Dolar AS jatuh terhadap yen Jepang pada hari Selasa karena kekhawatiran tentang pertumbuhan global yang lesu dan berlanjutnya ketegangan perdagangan AS-Tiongkok mendorong para investor untuk mulai mencari aset safe…
January 22, 2019

HOT ISSUES : Negeri Sakura Diprediksi Akan Mengalami RESESI FISKAL !!

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 22/01/2019 – Jepang, negara Asia dengan perekonomian terbesar ketiga di dunia, diprediksi bisa jatuh ke dalam resesi di tahun fiskal 2019. Negara yang menggantungkan aktivitas ekonominya pada ekspor itu telah terpukul oleh…
January 22, 2019

Pergerakan Forex Stabil, GBP Masih Pimpin Pasar

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 22/01/2019 – Dinamika bursa forex sejak kemarin hingga Selasa pagi tampak stabil. Tidak banyak perubahan besar yang tercatat dari pergerakan beberapa pasangan mata uang di sesi perdagangan Senin. Safe haven yen Jepang menguat…
January 21, 2019

China : Banyak Analis Memperkirakan China Mengalami Kontraksi PERTUMBUHAN EKONOMI TERLAMBAT 28 Tahun

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 21/01/2019 – Sejumlah analis memprediksi, China akan melaporkan pertumbuhan ekonomi paling lambat dalam 28 tahun terakhir di tengah pelemahan permintaan domestik dan kenaikan tarif ekspor ke Amerika Serikat (AS). Kondisi ini akan…