ForexSignal88.com l Jakarta, 10/12/2018 – Dolar AS membuka perdagangan pekan ini dengan sebuah penguatan setelah ada kabar geopolitik Jerman dan Inggris yang negatif bagi euro dan pound sterling namun positif bagi yen Jepang.

Sebelumnya, pada sesi perdagangan terakhir di pekan lalu, greenback melemah karena sebuah rangkaian data penting menunjukkan para pengusaha AS, pada bulan November, mempekerjakan lebih sedikit pekerja dari perkiraan para ekonom.

Angka pada tersebut mendukung pandangan bahwa pertumbuhan AS termoderasi dan Federal Reserve mungkin akan berhenti menaikkan suku bunga lebih cepat dari perkiraan sebelumnya.

Nonfarm payrolls (NFP) menunjukkan peningkatan sebanyak 155.000 pekerjaan pada bulan lalu, sementara tingkat pengangguran tidak berubah di dekat titik terendah 49-tahun yaitu 3,7 persen. Sementara itu para ekonom memperkirakan NFP meningkat dengan 198.000 pekerjaan pada bulan November.

Penghasilan per jam rata-rata naik enam sen, atau 0,2 persen pada November setelah naik 0,1 persen pada Oktober. Data kenaikan gaji tahunan sebesar 3,1 persen, sesuai dengan lompatan di bulan Oktober, yang merupakan kenaikan terbesar sejak April 2009.

Para pembuat kebijakan The Fed diperkirakan bakal menaikkan suku bunga lagi pada pertemuan 18-19 Desember tetapi fokus pasar adalah pada berapa banyak kenaikan suku bunga selanjutnya di tahun depan.

Data NFP sedikit mengecewakan tetapi tingkat pertumbuhan upah seperti yang diharapkan dan dapat membuat The Fed tetap menjaga rencananya untuk menaikkan suku pada bulan Desember.

Secara umum, data-data tersebut menimbulkan aksi jual dolar AS, sebagian besar karena reaksi terhadap ekspektasi yang lebih rendah untuk kenaikan suku bunga pada tahun 2019.

Dari perdagangan suku bunga berjangka terlihat para pedagang tidak melihat lebih dari satu kenaikan suku bunga pada tahun depan, dibandingkan dengan ekspektasi para pelaku pasar sebulan sebelumnya untuk peluang dua kenaikan suku bunga, demikian menurut FedWatch CME Group.

Ketua Federal Reserve Jerome Powell mengatakan pada pekan lalu bahwa suku bunga AS mendekati tingkat netral yang ditafsirkan oleh pasar sebagai sinyal perlambatan kenaikan suku bunga.

Jatuhnya imbal hasil (yield) obligasi pemerintah AS, yang telah memangkas keuntungan diferensial yield yang dinikmati greenback pada awal tahun ini, menjadi faktor lain yang menghambat kemajuan dolar AS.

Sementara itu sterling jatuh pada hari Jumat dan menuju penurunan mingguan keempat berturut-turut karena Perdana Menteri Inggris Theresa May tampaknya tetap menjaga dengan kuat rencana kesepakatan Brexit-nya menjelang pemungutan suara di parlemen Inggris meskipun ada peringatan bahwa rencana itu bisa membuat pemerintahannya terguling.

Sedangkan dolar Kanada menguat terhadap mata uang AS karena harga minyak bergerak lebih tinggi dan dukungan dari data yang menunjukkan peningkatan rekor dalam pekerjaan domestik sehingga meningkatlah ekspektasi pasar untuk kenaikan suku bunga lebih lanjut dari Bank of Canada.

Sumber berita: ForexSignal88, CNBC, Reuters

Sumber gambar: BusinessTimes.com

Share This

Berita Forex Lainnya

July 19, 2019

Kali Ini Sentimen Negatif US Dollar Berasal Dari The Fed dan IMF

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 19/07/2019 – Rilis Beige Book oleh bank sentral AS (The Federal Reserves/The Fed) memberikan tekanan bagi dolar AS. Beige Book adalah gambaran aktivitas ekonomi terkini yang dikumpulkan dari berbagai negara bagian. Secara umum,…
July 19, 2019

Perang Dagang Kembali Menekan Laju Ekspor Negeri Sakura Sejak Awal Tahun 2019

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 19/07/2019 – Nilai ekspor Jepang kembali turun untuk bulan ketujuh berturut-turut pada Juni 2019. Terkena dampak dari perang dagang China-Amerika Serikat (AS) yang membuat kepercayaan bisnis manufaktur mencapai level terendah tiga…
July 18, 2019

Trump Kembali Cuitkan Ancaman terhadap China

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 18/07/2019 – Tensi perang dagang kembali naik karena Presiden AS Donald Trump mengancam China melalui twit-nya terkait dengan belum terealisasinya pembelian produk pertanian Negeri Paman Sam oleh Negeri Tirai Bambu.Terkait dengan…
July 18, 2019

Diplomasi Kerjasama Perdagangan AS dan Jepang Akan Dimulai di September

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 18/07/2019 – Amerika Serikat (AS) dan Jepang sedang menggodok kerja sama perdagangan di sektor pertanian dan otomotif yang dapat disepakati oleh Presiden Donald Trump dan Perdana Menteri Shinzo Abe saat mereka bertemu di New York…
July 17, 2019

Indeks US Dollar: How High Can U Go?

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 17/07/2019 – Trump pada hari Selasa mengatakan bahwa AS dan China masih memiliki jalan yang panjang sebelum dapat mencapai kesepakatan dalam perdagangan. Trump juga mengatakan bahwa AS dapat mengenakan tarif impor tambahan pada…