ForexSignal88.com l Jakarta, 04/05/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback masih bergerak sangat ringan di kala pasar sedang menantikan agenda penting dari AS di malam nanti yaitu data nonfarm payroll.

Seperti kita ketahui bahwa di perdagangan kemarin, kondisi greenback memberikan tekanannya kepada mata uang utama dunia lainnya, sehingga hal ini mengakibatkan EURUSD ditutup menguat di level 1,1987, GBPUSD ditutup mendatar di level 1,3574, AUDUSD ditutup menguat di level 0,7530 dan USDJPY ditutup melemah di level 109,17.

Dan untuk sementara di pagi ini, EURUSD bergerak di level 1,1987, GBPUSD bergerak di level 1,3581, AUDUSD di level 0,7546 dan yen di level 109,14.

Sebelumnya di perdagangan kemarin, indeks dolar AS diperdagangkan melemah di picu oleh aksi ambil untung setelah the Fed tidak menaikkan suku bunganya. Pelemahan dolar AS sendiri sebagai bentuk aksi ambil untung investor setelah dolar AS telah mengalami penguatan sejak 2 pekan lalu, atau tepatnya pasca Beige Book di mana investor menaikkan taruhannya pada dolar AS bahwa the Fed bisa menaikkan suku bunganya secara agresif.

Kondisi ini berbalik semalam di mana inflasi AS yang sudah meninggi, tampaknya oleh the Fed akan dibiarkan untuk tetap tinggi tanpa akan adanya kenaikan suku bunga yang terburu-buru juga, sehingga untuk sementara kondisi imbal hasil obligasi pemerintah AS juga turut mengalami tekanan untuk menjauhi level psikologis di bawah 3% kembali.

Sebelumnya, indeks dolar menguat tajam dengan diikuti naiknya imbal hasil obligasi 10 tahun milik pemerintah AS yang bertengger di level tertinggi 4 tahun lalu. Situasi ini makin melebarkan jarak antara obligasi milik AS dengan milik Jerman dan Jepang. Jarak antara obligasi AS dengan Jerman yaitu paling lebar sejak 29 tahun sedangkan dengan Jepang terlebar sejak 11 tahun silam.

Arti dari kondisi yield obligasi yang melebar yang berarti kinerja ekonomi AS masih jauh lebih baik dan lebih aman serta kuat daripada negara-negara lain, sehingga masih kita lihat bahwa pagi ini kondisi dolar AS memang masih menguat, namun tidak besar. Semenjak perang dagang AS dengan China mereda ketegangannya serta proses denuklirisasi Korea, investor kembali memandang fundamental ekonomi AS dan dunia sebagai patokan untuk perdagangannya.

Beberapa data ekonomi AS semalam juga membaik, namun tampaknya investor juga mulai was-was menghadapi data tenaga kerja AS tersebut, sehingga kalau kita lihat bahwa sejak semalam hingga pagi ini, praktis volume perdagangan juga masih kecil sehingga pergerakan harga pun juga masih takut-takut alias hati-hati.

Sumber Berita: Investing, MarketWatch, Reuters, Bloomberg, ForexSignal88

Sumber gambar: CNBC

Share This

Berita Forex Lainnya

June 25, 2019

Nah Loh! Cuitan Pedas Trump Terhadap Kebijakan FED Rate Kembali Berkumandang

in Berita Forex by Super User
Forexsignal88.com - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump kembali mengkritik Federal Reserve pada hari Senin karena tidak memangkas suku bunga acuan pada rapat bulan ini. Kritikan ini menunjukkan Trump terus menjaga tekanannya pada bank sentral AS untuk…
June 25, 2019

Laju Kenaikan GBPUSD Sedikit Tertahan di Sesi Awal Pekan. Kenapa?

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 25/06/2019 – Penguatan poundsterling belakangan ini dipicu oleh sikap dovish Bank Sentral AS (Federal Reserve/The Fed), bukan dari dalam negeri Inggris. Akibatnya, poundsterling kehabisan tenaga untuk menguat. Setelah The Fed…
June 25, 2019

Sebenarnya Dalam Rangka Apa Trump Berencana ke Korsel Selama Dua Hari? Berikut Penjelasannya!

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 25/06/2019 – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dijadwalkan akan mengunjungi Korea Selatan akhir pekan ini setelah ia bertukar surat dengan Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un. Pertemuan ini meningkatkan harapan akan adanya…
June 24, 2019

Pelaku Pasar WAJIB Mencermati Beberapa Sentimen Penggerak Harga di Minggu Ini. Apa Saja Itu?

in Berita Forex by Super User
Forexsignal88.Com - Pekan depan sepertinya akan menjadi periode yang sibuk. Banjir rilis data, dialog dagang AS-China, sampai perseteruan AS-Iran menjadi hal-hal yang perlu dicermati pelaku pasar. Ada dua sentimen besar yang menggerakkan pasar keuangan global…
June 24, 2019

Bocoran Trading EURUSD untuk Hari ini

in Berita Forex by Super User
Forexsignal88.Com - Markit Purchasing Manager Index (PMI) yang mengukur ke depan menunjukkan segala sesuatu sedang berjalan pada arah yang benar. PMI manufaktur Jerman naik dari dasarnya dengan angka 45.4 dibandingkan dengan 44.3 waktu yang lalu, menunjukkan…