ForexSignal88.com l Jakarta, 09/04/2019 – Dolar AS merosot pada Selasa setelah muncul data ekonomi AS yang lemah sementara mata uang terkait komoditas seperti dolar Kanada dan Australia mendapat dukungan dari lonjakan harga minyak mentah.

Indeks dolar AS yang mengukur kinerja greenback terhadap enam mata uang utama berakhir turun 0,34% di 96,65, menandai penurunan harian terbesar sejak 20 Maret.

Selain tekanan dari mata uang terkait komoditas, dolar AS terbebani oleh data yang menunjukkan pesanan barang tahan lama AS menurun pada bulan Februari dan karena euro memantul sebagai akibat dari aksi para investor yang menambah posisi untuk mengantisipasi pertemuan Bank Sentral Eropa (ECB) yang akan datang.

Kekuatan dolar AS sempat memuncak menjelang akhir pekan lalu, ketika data pekerjaan AS menunjukkan laju kenaikan upah telah melambat. Sejak itu mata uang AS belum dapat menemukan daya tarik lagi.

Ditambah lagi, rebound terbaru imbal hasil obligasi AS tidak dapat memberikan banyak penguatan untuk dolar AS karena masih tetap pada level rendah secara absolut.

Imbal hasil Treasury 10-tahun melambung semalam menjadi 2,518 persen, beranjak lebih jauh dari level terendah 15-bulan di 2,34 persen yang disentuh pada akhir Maret. Imbal hasil itu masih signifikan di bawah titik tertinggi baru-baru ini di sekitar 2,8 persen pada awal Maret.

Sedangkan mata uang komoditas, dolar Kanada berakhir menguat 0,52% di C$1,3311 per dolar AS sementara dolar Australia berakhir positif 0,3% di $0,7124.

Berita Forex Lainnya

September 18, 2019

Uni Eropa: Diluar Ekspektasi, Laporan ZEW Jerman Ternyata Dirilis Cukup Oke

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 18/09/2019 – Laporan ZEW yang mengisyaratkan perbaikan sentimen ekonomi Jerman. Namun, risiko ekonomi kawasan ini masih cukup besar. Lembaga riset Zentrum fur Europaische Wirtschaftsforschung (ZEW) melaporkan bahwa indeks sentimen…
September 18, 2019

Kubu FED Cut Rate Vs Steady Rate, Kira-kira Siapa Pemenangnya?

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 18/09/2019 – The Federal Reserve menggelar pertemuan dua hari dimulai sejak Selasa (17/9) hingga Rabu (18/9) waktu Amerika Serikat (AS). Bank Sentral AS ini diprediksi akan menggunting suku bunga meski di tubuh The Fed sendiri…
September 17, 2019

Indeks US Dollar 'REBOUND' di Sesi Perdagangan Awal Pekan

in Berita Forex by Super User
Forexsignal88.Com - Kurs dolar AS terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya pada akhir perdagangan Senin (Selasa pagi WIB) rebound karena investor mencerna data ekonomi terbaru yang keluar ternyata lebih baik dari perkiraan. Sentimen konsumen rebound…
September 17, 2019

China: Perlambatan Ekonomi Semakin Terasa di Berbagai Sektor

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 17/09/2019 – Perlambatan ekonomi Tiongkok semakin mendalam. Indikasinya dari data ekonomi terbaru China yakni pertumbuhan produksi industri pada bulan Agustus 2019 yang terlemah dalam 17,5 tahun terakhir. Efek perang dagang dengan…
September 17, 2019

Ketidakpastian Perang Dagang Ternyata Juga Turut Menekan Perekonomian Jerman Loh!

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 17/09/2019 – Kiel Institute for the World Economy (IfW) memprediksi, perekonomian Jerman akan jatuh ke jurang resesi pada kuartal yang tengah berjalan saat ini. Terkait hal itu, IfW memangkas prediksi pertumbuhan untuk negara…