ForexSignal88.com l Jakarta, 22/05/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback masih bergerak sangat ringan di kala pasar sudah melihat bahwa dolar AS masih harus mengalami saat-saat ambil untungnya.

Seperti kita ketahui bahwa di perdagangan awal pekan kemarin, kondisi greenback mengalami tekanannya dari mata uang utama dunia, sehingga hal ini mengakibatkan EURUSD ditutup menguat di level 1,1790, GBPUSD ditutup melemah di level 1,3421, AUDUSD ditutup menguat di level 0,7578 dan USDJPY ditutup menguat di level 111,03.

Dan untuk sementara di pagi ini, EURUSD bergerak di level 1,1791, GBPUSD bergerak di level 1,3434, AUDUSD di level 0,7588 dan yen di level 110,90.

Sebelumnya di perdagangan awal pekan lalu, indeks dolar AS sempat diperdagangkan sangat kuat dan tetap bertahan di dekat level tertinggi 4 setengah bulannya diiringi dengan masih bertahannya juga imbal hasil obligasi pemerintah AS yang masih di atas level 3% yang merupakan level psikologis tertinggi hampir dalam 7 tahun terakhir. Yield obligasi AS tenor 10 tahun bertahan di atas level 3%, membuat isyarat ke investor bahwa investasi di AS masih lebih menjanjikan daripada negara maju lainnya.

Data ekonomi AS di pekan lalu seakan ada konfirmasi nyata bahwa indeks dolar harus menguat karena dukungan kepada naiknya suku bunga the Fed bulan depan semakin membesar. Kondisi dolar AS pagi ini sedikit tertahan penguatannya, setelah inflasi dunia akan naik pasca kenaikan harga minyak dunia sehingga investor butuh aset-aset pelindung nilai dari tingginya inflasi.

Kemarin nuansa safe haven yen kalah oleh pernyataan dari Menteri Keuangan AS, Steven Mnuchin bahwa AS dan China sepakat untuk menunda perang dagangnya setelah kedua belah pihak akan menunda kebijakan tarifnya. Mnuchin menyatakan bahwa China akan setuju memberikan pengurangan defisit perdagangannya senilai $200 milyar di mana China akan lebih banyak membeli produk-produk pertanian dan energi serta tehnologi AS. Namun sebetulnya China juga berharap kepada perusahaan ZTE diberikan kebebasan lagi untuk berbisnis di dunia pasca tuduhan perusahaan tehnologi China ini melakukan pelanggaran bisnis.

Namun masalah harga minyak ini membatasi penguatan lebih lanjut dari dolar AS dan langsung mengalami aksi ambil untung hingga pagi ini. Investor juga sedang melihat perkembangan dari proses denuklirisasi di mana Presiden Trump sedang bertemu dengan Presiden Korea Selatan Moon Jae-in di mana Trump ingin memastikan apakah Kim Jong-un serius ingin menghapuskan persenjataan nuklirnya atau tidak.

Proses perundingan 12 Juni nanti sepertinya terancam gagal karena Korea Utara tidak mau menghapuskan seluruh program nuklirnya karena tidak ingin seperti Iran. Kondisi ini tentu akan mengutamakan aksi safe haven bila pertemuan di Singapura tersebut gagal tercapai.

Sumber Berita: Investing, MarketWatch, Reuters, Bloomberg, ForexSignal88

Sumber gambar: CNBC

Share This

Berita Forex Lainnya

March 22, 2019

Inggris : Kisruh BREXIT Semakin Mendekati Detik-detik Terakhir ... Soft Brexit ? Atau Semakin RUNYAM ?!

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 22/03/2019 – Para pemimpin Uni Eropa memberi tahu Theresa May pada Kamis kemarin bahwa dia dapat memiliki waktu dua bulan tambahan untuk mengatur Brexit yang tertib, namun demikian Inggris tetap beresiko menghadapi hard brexit…
March 22, 2019

Brexit Lukai Euro dan Sterling, Dolar AS Balas Menekan

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 22/03/2019 – Dolar AS rebound terhadap sejumlah mata uang pada hari Kamis, membalas semua kerugian yang terjadi di sesi sebelumnya, karena kekhawatiran pasar terkait Brexit semakin melukai sterling dan euro, membantu menghilangkan…
March 21, 2019

Inggris : Theresia May Minta Uni Eropa Untuk Perpanjangan Tenggat Waktu Brexit

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 21/03/2019 – Perdana Menteri Inggris Theresa May meminta penundaan waktu dari para pemimpin Eropa untuk melepaskan diri dari Uni Eropa. Namun, penundaan waktu Brexit yang diminta May diklaim tidak akan makan waktu lama. Dilansir…
March 21, 2019

Dolar Terpukul oleh Dovish Fed, Pound Tetap Lemah

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 21/03/2019 – Dolar AS turun tajam terhadap sejumlah mata uang utama pada hari Rabu, setelah Federal Reserve mempertahankan suku bunga AS stabil dan para pembuat kebijakannya menurunkan proyeksi untuk kenaikan suku bunga lebih…
March 20, 2019

Anda Mau Tahu Fundamental yang 'PALING HOT' dan Ditunggu Oleh Para Pelaku Pasar di Pekan Ini ? Berikut Ulasannya !!

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 20/03/2019 – Fokus pelaku pasar tertuju pada rapat kebijakan moneter Federal Reserve (The Fed) AS di pekan ini. Namun, sentimen dari The Fed juga tidak bagus bagi dolar AS setelah isu merebak di pasar jika Bank Sentral paling…