ForexSignal88.com l Jakarta, 25/03/2019 – Dolar AS melemah terhadap safe haven yen Jepang pada hari Jumat karena data manufaktur AS yang suram memicu kekhawatiran tentang ekonomi yang lebih luas, dan imbal hasil obligasi mengisyaratkan kekhawatiran akan terjadinya resesi.

Namun dolar AS naik terhadap euro karena survei manufaktur Jerman yang jauh lebih lemah dari perkiraan menimbulkan kekhawatiran pasar bahwa ekonomi utama Eropa ini mungkin melambat.

Pada hari Jumat, spread antara imbal hasil Treasury 3-bulan dan imbal hasil 10- tahun terbalik untuk pertama kalinya sejak 2007 setelah data manufaktur PMI AS tidak sesuai harapan pasar. Pembalikan kurva hasil ini secara luas dilihat sebagai indikator utama resesi.

“Anda harus menganggapnya serius bahwa itu adalah sinyal perlambatan pertumbuhan atau potensi resesi dalam 12 hingga 18 bulan ke depan. Inilah yang diperhatikan oleh The Fed,” kata Sean Simko, kepala manajemen pendapatan tetap global di SEI Investments Co di Oaks, Pennsylvania.

Dolar AS berakhir 0,77 persen lebih rendah di ¥109,94. Jepang adalah negara kreditor terbesar di dunia dan mata uangnya diuntungkan ketika investor Jepang memulangkan dana pada saat tekanan finansial atau geopolitik.

Dolar AS, yang berada di bawah tekanan setelah Federal Reserve mengejutkan para investor pada hari Rabu dengan meninggalkan semua rencana untuk menaikkan suku bunga tahun ini, menemukan sedikit bantuan dari euro yang lebih lemah.

"Flash PMI bulan Maret menambah bukti bahwa pertumbuhan PDB lesu di tiga negara maju terbesar di kuartal 1, dengan Jerman terus mendapat beban dari perlambatan manufaktur global," Simon MacAdam, ekonom global Capital Economics, mengatakan dalam sebuah catatan.

Berita Forex Lainnya

August 16, 2019

AS: Indeks US Dollar Kembali Perkasa Didukung Rilis Data Ekonomi Yang Bagus

in Berita Forex by Super User
Forexsignal88.Com - Kurs dolar Amerika Serikat (AS) menguat moderat terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya dan pulih dari pelemahan awal terhadap safe-haven yen pada akhir perdagangan Kamis (Jumat pagi WIB), karena data penjualan ritel AS yang lebih…
August 16, 2019

Uni Eropa: ECB Siapkan Serangkaian Paket Kebijakan Moneter Longgar Baru. Apa Saja Itu?!

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 16/08/2019 – Laporan GDP (Gross Domestic Product) kuartal II/2019 menunjukkan pertumbuhan tahunan Zona Euro stagnan 1.1 persen (Year-on-Year), tetapi pertumbuhan kuartalan Jerman tergelincir ke area negatif dan Kanselir Angela…
August 16, 2019

AS: Animo FED Cut Rate Kembali Bergema di Survey FedWatch

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 16/08/2019 – Indeks dolar dibentuk dari enam mata uang yakni euro, yen, poundsterling, dolar Kanada, krona Swedia, dan franc Swiss. Indeks ini juga dijadikan tolak ukur kekuatan dolar AS terhadap mata uang lainnya. Euro, pound dan…
August 15, 2019

Kekhawatiran Perlambatan Ekonomi Eropa Menaikkan Indeks US Dollar

in Berita Forex by Super User
Forexsignal88.Com - Kurs dolar AS menguat terhadap sejumlah mata uang utama lainnya pada akhir perdagangan Rabu (Kamis pagi WIB), karena investor khawatir tentang perlambatan ekonomi di Eropa. Jerman, mesin ekonomi di Uni Eropa, baru saja mengumumkan bahwa…
August 15, 2019

Kisut Dah Ah! Perang Dagang Mulai Menekan Output Industri Dan Retail Sales China

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 15/08/2019 – Departemen Statistik China merilis data output industri periode Juli di level 4.8 persen. Data dalam basis tahunan itu melambat dari bulan sebelumnya sebesar 6.3 persen, dan menorehkan laju kenaikan paling lemah sejak…