ForexSignal88.com l Jakarta, 04/04/2018 – Pada perdagangan pasar uang Asia Pasifik hingga jelang siang hari ini, secara umum dolar AS atau greenback masih mengalami tekanan dari mata uang utama dunia, sebagai bentuk kewaspadaan tinggi investor pasca pengenaan tarif impor AS terhadap produk-produk asal China.

Seperti kita ketahui bahwa di perdagangan kemarin, kondisi greenback memberikan tekanannya kepada mata uang utama dunia lainnya, kecuali terhadap pound dan dolar Australia, sehingga hal ini mengakibatkan EURUSD ditutup melemah di level 1,2270, GBPUSD ditutup menguat di level 1,4054, AUDUSD ditutup menguat di level 0,7682 dan USDJPY ditutup melemah di level 106,58.

Dan untuk sementara di pagi ini, EURUSD bergerak di level 1,2285, GBPUSD bergerak di level 1,4094, AUDUSD di level 0,7711 dan yen di level 106,48.

Sebelumnya nilai dolar AS membaik karena didukung oleh upaya AS yang akan mengenakan tarif impor baru kepada beberapa produk asal China dengan nilai antara $50 milyar hingga $60 milyar per tahunnya.

Sebelumnya dari pihak China sendiri di awal pekan lalu telah melakukan pengenaan tarif impor terhadap 128 produk asal AS dengan nilai hampir $3 milyar per tahun. Menurut Kementerian Keuangan China sendiri, usaha proteksi atau pengenaan tarif impor ini sudah sesuai dengan aturan dari WTO dan pihak China sendiri tidak akan melakukan banding terhadap kebijakan proteksi dari AS sehingga dapat diartikan bahwa perang dagang yang sesungguhnya sudah dikobarkan oleh China.

Genderang perang dagang ini menurut banyak pihak tidak akan memberikan keuntungan bagi semua pihak, termasuk pihak AS dan China itu sendiri, sehingga investor akan lebih memilih jalan untuk menyelamatkan aset-asetnya dengan mencari aset yang aman seperti yen dan Swiss franc. Diperkirakan oleh pemerintah China bahwa sekitar 1000 industri China akan mengalami penurunan penjualan dan pendapatannya sebagai dampak dari tarif yang baru tersebut.

Situasi pagi ini membuat investor kembali melepas dolar AS lagi karena khawatir bahwa dampak dari perang dagang ini bisa membuat surat hutang pemerintah AS akan dijual secara besar-besaran oleh pihak China. Seperti diketahui bahwa China merupakan negara terbesar di dunia yang memegang surat hutang pemerintah AS, sehingga dikhawatirkan aoan terjadi tindakan balasan jika Trump terus menekan China.

Pemerintah Beijing sendiri menjawab tuduhan Trump bahwa China banyak melakukan pelanggaran hak paten produk-produk bertehnologi tinggi. Namun Beijing membantahnya bahwa mereka telah melakukan pelonggaran alias pemberian stimulus bagi produk-produk bertehnologi tinggi berupa keringanan pajak dan tarif, sehingga hasilnya bisa sangat kompetitif selama ini.

Perseteruan AS dan China ini untung tidak menganggu kinerja ekonomi Australia di mana tadi pagi penjualan eceran Australia mengalami kenaikan, sehingga ada kinerja mata uangnya yang ikut membaik. Yen kembali membaik, namun terbatas karena sektor eksporter Jepang melihat potensi perang dagang ini dapat membantu produk Jepang untuk makin mudah masuk ke pasar AS.

Sumber Berita: Investing, MarketWatch, Reuters, Bloomberg, ForexSignal88

Sumber gambar: CNBC

Share This

Berita Forex Lainnya

June 25, 2019

Nah Loh! Cuitan Pedas Trump Terhadap Kebijakan FED Rate Kembali Berkumandang

in Berita Forex by Super User
Forexsignal88.com - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump kembali mengkritik Federal Reserve pada hari Senin karena tidak memangkas suku bunga acuan pada rapat bulan ini. Kritikan ini menunjukkan Trump terus menjaga tekanannya pada bank sentral AS untuk…
June 25, 2019

Laju Kenaikan GBPUSD Sedikit Tertahan di Sesi Awal Pekan. Kenapa?

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 25/06/2019 – Penguatan poundsterling belakangan ini dipicu oleh sikap dovish Bank Sentral AS (Federal Reserve/The Fed), bukan dari dalam negeri Inggris. Akibatnya, poundsterling kehabisan tenaga untuk menguat. Setelah The Fed…
June 25, 2019

Sebenarnya Dalam Rangka Apa Trump Berencana ke Korsel Selama Dua Hari? Berikut Penjelasannya!

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 25/06/2019 – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dijadwalkan akan mengunjungi Korea Selatan akhir pekan ini setelah ia bertukar surat dengan Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un. Pertemuan ini meningkatkan harapan akan adanya…
June 24, 2019

Pelaku Pasar WAJIB Mencermati Beberapa Sentimen Penggerak Harga di Minggu Ini. Apa Saja Itu?

in Berita Forex by Super User
Forexsignal88.Com - Pekan depan sepertinya akan menjadi periode yang sibuk. Banjir rilis data, dialog dagang AS-China, sampai perseteruan AS-Iran menjadi hal-hal yang perlu dicermati pelaku pasar. Ada dua sentimen besar yang menggerakkan pasar keuangan global…
June 24, 2019

Bocoran Trading EURUSD untuk Hari ini

in Berita Forex by Super User
Forexsignal88.Com - Markit Purchasing Manager Index (PMI) yang mengukur ke depan menunjukkan segala sesuatu sedang berjalan pada arah yang benar. PMI manufaktur Jerman naik dari dasarnya dengan angka 45.4 dibandingkan dengan 44.3 waktu yang lalu, menunjukkan…