ForexSignal88.com l Jakarta, 11/01/2019 – Dolar AS mulai pulih setelah jatuh dari posisi terendah tiga bulan pada hari Kamis, memperpanjang kenaikannya terhadap euro dan yen, setelah Ketua Federal Reserve Jerome Powell mengatakan bank sentral AS bermaksud untuk mengecilkan neraca (balance sheet) lebih lanjut, sebuah sinyal bahwa bank itu belum sepenuhnya menghentikan pengetatan kebijakan moneter.

Ketua The Fed juga mengatakan dia melihat tidak ada risiko jangka pendek dari resesi AS dan mengharapkan momentum positif berkelanjutan pada data ekonomi.

Namun, ia pun menegaskan bahwa The Fed dapat “bersabar” pada kebijakan moneter dan dapat bergerak “secara fleksibel dan cepat” jika data ekonomi menjaminnya.

Data CNBC pada akhir sesi perdagangan Kamis menunjukkan indeks dolar AS naik 0,34 persen menjadi 95,55, setelah sebelumnya turun ke titik terendah tiga bulan.

Penyebab merosotnya dolar AS pada sesi Rabu adalah risalah dari rapat kebijakan Federal Reserve 18-19 Desember yang menunjukkan beberapa pembuat kebijakan bank itu mendukung suku bunga stabil tetap stabil di tahun ini.

Pada hari Kamis, beberapa pejabat The Fed lainnya kembali menggemakan sikap hati-hati dari risalah tersebut. Presiden Fed St. Louis James Bullard, yang memiliki hak voting di Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) pada tahun ini, mengatakan sikap kebijakan bank sentral AS mungkin terlalu hawkish dan harus mendengarkan sinyal pasar dan berhenti menaikkan suku bunga.

Charles Evans, presiden Federal Reserve Bank of Chicago, seorang voting member FOMC lainnya untuk tahun 2019, mengulangi pandangannya pada hari Kamis bahwa The Fed memiliki “kapasitas yang baik untuk menunggu” sebelum, menurut perkiraannya, melakukan tiga kenaikan suku bunga lagi.

Presiden Fed Richmond Thomas Barkin juga berbicara dengan hati-hati pada hari Kamis, mengatakan para relasinya khawatir tentang berapa lama pertumbuhan ekonomi AS yang kuat dapat berlanjut.

Sementara itu EURUSD turun 0,37 persen menjadi $1,1501, sementara dolar AS naik 0,43 persen versus yen menjadi ¥108,42.

Data dari Eropa cukup membebani euro dengan data industri Prancis turun lebih dari yang diperkirakan pada November sementara data produksi sektor swasta Swedia cukup mendatar.

Di bidang perdagangan, China dan AS memperpanjang pembicaraan perdagangan di Beijing, mendongkrak harga minyak dan sentimen yang lebih luas.

Sumber berita: ForexSignal88, CNBC, Reuters

Sumber gambar: Finance.basov.com.ua

Share This

Berita Forex Lainnya

January 24, 2019

Inggris : MANTAB !! Amandemen Cooper MENAIKKAN Pasangan GBPUSD di Sesi Tengah Pekan

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 24/01/2019 – Kabar gembira datang dari Inggris. Anggota Partai Buruh John McDonnell pada Rabu kemarin mengatakan bahwa partainya kemungkinan besar akan mendukung amandemen Cooper. Sebagai informasi, amandemen Cooper merupakan…
January 24, 2019

Perdagangan dan Ekonomi Global Seret Greenback ke Selatan

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 24/01/2019 – Dolar AS melemah terhadap sejumlah mata uang pada hari Rabu karena ketidakpastian pada perdagangan dan ekonomi global mengaburkan prospek jangka pendek mata uang AS dan membatasi pergerakannya pada ruang perdagangan…
January 23, 2019

ASTAGA !! Pasar Keuangan Global 'RONTOK' Gara-gara Peringatan IMF & Perang Dagang

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 23/01/2019 – Pesimisme tentang pertumbuhan global memicu turunnya pasar keuangan dunia, Selasa (22/1/2019), dan membuat para investor mencari perlindungan ke aset-aset yang relatif lebih aman, seperti dolar, obligasi pemerintah,…
January 23, 2019

Risk Appetite Bergeser, Dolar AS Mulai Tergusur

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 23/01/2019 – Dolar AS jatuh terhadap yen Jepang pada hari Selasa karena kekhawatiran tentang pertumbuhan global yang lesu dan berlanjutnya ketegangan perdagangan AS-Tiongkok mendorong para investor untuk mulai mencari aset safe…
January 22, 2019

HOT ISSUES : Negeri Sakura Diprediksi Akan Mengalami RESESI FISKAL !!

in Berita Forex by FS88 Research Division
ForexSignal88.com l Jakarta, 22/01/2019 – Jepang, negara Asia dengan perekonomian terbesar ketiga di dunia, diprediksi bisa jatuh ke dalam resesi di tahun fiskal 2019. Negara yang menggantungkan aktivitas ekonominya pada ekspor itu telah terpukul oleh…